Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Undana Kupang: Rasio Elektrifikasi di Provinsi NTT Sebesar 82,79%

Undana Kupang: Rasio Elektrifikasi di Provinsi NTT Sebesar 82,79%

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
  • visibility 145
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Ir. Fredik L.Benu, M.Si., Ph.D., memaparkan hasil verifikasi Rasio Elektrifikasi (RE) yang dilakukan oleh Undana bekerja sama dengan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT.

Dalam pemaparan tersebut, Fred Benu menyampaikan bahwa dari verifikasi yang dilakukan RE di Provinsi NTT sebesar 82,97%.

Hal tersebut disampaikan Fred Benu dalam acara Seminar dan Deklarasi Hasil Verifikasi Rasio Elektrifikasi (RE) Nusa Tenggara Timur yang digelar pada Senin, 28 Oktober 2019 di Hotel Aston Kupang.

RE tersebut diperoleh dari hasil verifikasi terhadap 532 Desa dari 21 Kabupaten ditambah dengan data yang diperoleh dari BPS tentang Potensi Desa (Podes). Menurut Fred Benu, data Podes dijadikan sebagai patokan dalam melakukan verifikasi. Survey Verifikasi RE hanya dilakukan terhadap Desa dengan kriteria RE versi Sistem Layanan Informasi Desa (SILISA) yang didapat dari pihak PLN lebih besar dari 15 persen dari RE versi Podes.

“Data SILISA dari PLN untuk RE tiap Desa yang diatas 15 persen kita lakukan verifikasi. Bukan hanya tingkat desa saja tapi di dusun bahkan sampai ke rumah kalau kita rasa ada yang perlu diketahui,” jelas Benu.

Menurut Benu, kegiatan tersebut bertujuan untuk memverifikasi data RE ditingkatkan Desa tertentu. Selain itu untuk memperbaharui data RE di NTT, berpatokan pada data Podes di NTT.

“Data RE ini membantu semua pihak dalam perencanaan pengembangan masyarakat yang mempunyai hubungan dengan ketersediaan kelistrikan di masyarakat NTT, “ujar Benu.

Foto bersama Undana Kupang dan PLN Wilayah IX NTT

Pada kesempatan tersebut, Benu juga menyampaikan bahwa verifikasi tersebut dilakukan bukan hanya ditingkat desa tapi turun sampai ke dusun, bahkan jika ada hal yang perlu diverifikasi sampai ke rumah warga, pihaknya langsung berkunjung ke rumah tersebut.

Selain itu, dirinya menambahkan bahwa sebelum melakukan survei verifikasi, pihaknya berdiskusi dengan BPS NTT terkait metode dan format yang digunakan. Untuk memastikan bahwa data hasil verifikasi tersebut benar-benar valid, setelah verifikasi dan analisis data pun pihaknya masih berdiskusi dengan BPS NTT, sehingga pihaknya tidak meragukan data tersebut.

Sementara itu, General Manager PT. PLN UIW NTT, Ignatius Rendroyoko membenarkan bahwa studi riset yang dilakukan oleh Undana bekerja sama dengan PLN didasarkan atas data Podes. Menurutnya data Podes yang terakhir kali dilakukan pada tahun 2018 dengan data RE di NTT sebesar 76 persen.

“Kita membutuhkan data mutakhir (update). Untuk itulah PLN bekerja sama dengan Undana dan juga di support oleh BPS NTT sehingga data yang dihasilkan adalah data yang hari ini (dipaparkan),” jelas Rendroyoko.

Lanjutnya, data terbaru tersebut akan dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan baik oleh pihak PLN, Pemerintah Provinsi, maupun Kementerian ESDM dalam membuat program-program pembangunan yang akan ditujukan langsung untuk menambah rumah tangga berlistrik di Provinsi NTT.

Dirinya juga menambahkan bahwa tingkat RE sangat erat hubungannya dengan tingkat kemiskinan, sehingga jika RE di NTT meningkat maka secara tidak langsung dapat mengurangi tingkat kemiskinan di NTT juga.

“Rasio Elektrifikasi atau jumlah rumah tangga berlistrik di NTT ini akan naik, maka akan mengurangi tingkat kemiskinan yang terjadi di NTT,”tandasnya. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase) Foto oleh PLN Wilayah IX NTT

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penduduk Miskin Berkurang 8.060 Orang, NTT Peringkat 3 Termiskin

    Penduduk Miskin Berkurang 8.060 Orang, NTT Peringkat 3 Termiskin

    • calendar_month Sab, 2 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumlah penduduk miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada September 2018 sebanyak 1.134.011 jiwa dari jumlah penduduk NTT sebanyak 5.456.203 jiwa atau berkurang sebesar 8.060 orang (21,03 persen), namun predikat sebagai Provinsi Termiskin No 3 di Indonesia masih disandang (Posisi pertama Papua dan Kedua Papua Barat) Data tersebut disampaikan oleh Kepala Badan […]

  • Asal Mula dan Penyebab Karang Laut Berwarna-warni

    Asal Mula dan Penyebab Karang Laut Berwarna-warni

    • calendar_month Sab, 5 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Loading

    Bahan utama karang adalah karbon dan kalsium yang bersifat opaque, dengan warna yang tersedia mulai dari merah, putih, dan terkadang berwarna hitam, dengan kekerasan Mohs 3,5 dan teksturnya cukup rapuh. Ditemukan di kedalaman samudra tropis dan subtropis, karang hanya dapat tumbuh sekitar 3 cm dalam 100 tahun terakhir. Teksturnya rapat, halus, dan berkilau. Karang merah […]

  • Respons Cepat Aduan Masyarakat, Pemda Belu Buka Layanan Hotline 24 Jam

    Respons Cepat Aduan Masyarakat, Pemda Belu Buka Layanan Hotline 24 Jam

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna merespons cepat (quick response) terhadap seluruh pengaduan dan aspirasi masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM., dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. tak henti– hentinya melakukan pembenahan dalam bidang pelayanan publik melalui peluncuran hotline (saluran […]

  • Tren Positif Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025

    Tren Positif Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    SNLIK dimaksud untuk mendapatkan gambaran kondisi literasi dan inklusi keuangan Indonesia dari 2 (dua) sudut pandang yakni mempertimbangkan evaluasi pada pelaksanaan SNLIK sebelumnya dan kebutuhan data pemerintah.   Jakarta | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menghelat survei nasional literasi dan inklusi keuangan (SNLIK) untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan […]

  • Propam Polri Beber Pelanggaran Anggota Selama Tahun 2021, Ini Perinciannya

    Propam Polri Beber Pelanggaran Anggota Selama Tahun 2021, Ini Perinciannya

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Divisi Propam Polri di bawah kepemimpinan Irjen Ferdy Sambo mencatat sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama periode Januari—Oktober 2021. Namun, tahun 2021 ini pada umumnya pelanggaran yang dilakukan polisi mengalami penurunan dibanding 2020. Berdasarkan data yang dihimpun, Divisi Propam mencatat data pelanggaran disiplin, kode etik profesi […]

  • PDIP Diserang, Ada Pihak Targetkan Suara Hanya 7 Persen di 2029

    PDIP Diserang, Ada Pihak Targetkan Suara Hanya 7 Persen di 2029

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Selain itu, saat ini PDI Perjuangan menjadi satu-satunya partai di DPR yang tidak bergabung dalam koalisi pemerintahan yang dipimpin Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.   Jakarta | Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning mengungkapkan bahwa ada pihak-pihak yang tengah menargetkan suara partainya hanya sebesar 7 persen pada Pemilu 2029 mendatang. Pernyataan ini disampaikannya […]

expand_less