Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Usai Digempur Netizen, Istana Kembalikan ID Wartawan CNN

Usai Digempur Netizen, Istana Kembalikan ID Wartawan CNN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 172
  • comment 0 komentar

Loading

ID (identitas diri) liputan wartawan yang sudah dicabut, diserahkan lagi. Istana seperti tak berdaya menghadapi gempuran netizen plus organisasi wartawan.

Ceritanya! Sebuah kartu ID liputan, benda seukuran KTP biasanya cuma tergelincir di dalam dompet bersama struk belanja dan kartu parkir. Kali ini, kartu itu berubah jadi pusaka sakral, lebih berharga dari keris Mpu Gandring, lebih dicari dari tiket konser Lyodra Tiara Ziva (LTZ).

Ketika ID liputan wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, dicabut oleh Istana hanya karena ia bertanya soal isu keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG), seketika dunia maya pecah. Netizen, makhluk yang biasanya ribut soal gosip artis atau war tiket konser, tiba-tiba bersatu bak pasukan perang dalam epik kolosal. Mereka menyerbu dengan senjata pamungkas, cuitan, komentar, meme, hingga tagar #SaveDiana yang bertebaran lebih deras dari hujan di bulan Desember.

Kronologinya memang absurd. Di Lanud Halim Perdanakusuma, Diana bertanya soal ribuan siswa yang keracunan MBG. Pertanyaan itu dianggap “di luar konteks” oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI). Seketika, ID liputan Istana miliknya dicabut. Padahal, pekerjaan jurnalis memang mencari konteks yang tidak nyaman, menggali pertanyaan yang bikin pejabat keringat dingin. Tapi alih-alih menjawab dengan elegan, yang terjadi justru seperti drama sinetron, kartu disita, akses ditutup, dan publik dipaksa menonton babak baru kebebasan pers yang digadaikan.

Lalu datanglah gelombang protes. Dewan Pers langsung berteriak, pencabutan itu pelanggaran Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan akses itu harus dipulihkan segera. Abdul Manan, anggota Dewan Pers, lebih pedas lagi, tindakan BPMI sama saja dengan melarang wartawan meliput di Istana. Forum Pemred, IJTI, PWI, AJI ikut nimbrung, seperti Avengers yang mendengar ada kota diserang alien. Semua berteriak kompak, kembalikan ID itu, atau bersiaplah menghadapi badai.

Badai itu bernama netizen. Dengan jurus khas mereka, like, share, repost, retweet, isu ini melesat jadi trending, lebih cepat dari gosip percintaan Amanda Manopo & Kenny Austin.

Setiap komentar seperti panah api yang dilempar ke benteng Istana. Setiap meme adalah bom waktu yang meledak di timeline. Istana pun kewalahan. Akhirnya, setelah rapat, mediasi, dan mungkin juga membaca ribuan komentar pedas, pada Senin, 29 September 2025, ID liputan itu dikembalikan langsung kepada Diana Valencia. Serah terima disaksikan Pemred CNN, Titin Rosmasari, dan pejabat Istana, seolah-olah ini penandatanganan perjanjian damai antara dua kerajaan yang baru saja berperang.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Istana, Yusuf Permana, pun muncul dengan pernyataan klasik, kejadian ini tidak akan terulang kembali, Kepala Biro Pers sudah menyesal, dan semua pihak diminta move on. Kalimat itu terdengar manis, tapi netizen tahu, tanpa mereka, ID itu mungkin masih terkurung di laci Istana. Di titik inilah netizen merasa menang. Mereka berhasil membuktikan, sekali lagi, jari-jari mereka lebih tajam dari samurai, lebih efektif dari pasal-pasal hukum yang kadang tidur di rak buku.

Kemenangan ini bukan sekadar tentang selembar ID. Ini adalah simbol bahwa suara rakyat, meski diketik sambil rebahan dengan kuota darurat, bisa mengguncang istana yang megah. Ini bukti kebebasan pers bukan mainan birokrasi, tapi hak yang dijaga berjuta mata digital. Netizen merayakannya dengan meme, dengan caption heroik, dengan gelak tawa sarkastis. Mereka tidak hanya jadi penonton, tapi sutradara yang mengubah jalannya cerita.

Begitulah, di akhir babak ini, para netizen berdiri di atas puing-puing komentar, mengangkat jempol mereka ke langit biru sambil berteriak, “Hidup kebebasan pers! Hidup netizen!” Karena dalam republik absurd ini, hanya ada satu kekuatan yang tak bisa dilawan siapa pun, the power of netizen.(*)

Penulis (*/Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-73 Polwan, Ketua KPK : Polwan Antikorupsi Transformasi Polri Presisi

    HUT Ke-73 Polwan, Ketua KPK : Polwan Antikorupsi Transformasi Polri Presisi

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hari ini, Rabu, 1 September 2021, bangsa Indonesia khususnya segenap insan Polisi Wanita (Polwan) Kepolisian Republik Indonesia, kembali memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-73 bertema “Transformasi Polri yang Presisi Polwan Siap Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju” dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengakselerasi […]

  • Ekonomi NTT Juli—September 2022 Tumbuh 3,35 Persen

    Ekonomi NTT Juli—September 2022 Tumbuh 3,35 Persen

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis pertumbuhan ekonomi provinsi NTT yang memiliki 21 kabupaten dan 1 kota untuk periode triwulan ketiga (Juli—September 2022). Statistisi Madya BPS NTT, Nurani Vita Christiani, SST., M.M. dan Ir. Yezua Habel, M.Si. pada Senin, 7 November 2022 menguraikan bahwa perekonomian NTT berdasarkan […]

  • Bahas Tatib Pengungsi, Rudenim Kupang Sinergi Polres Kupang Kota, Kodim & Kejari

    Bahas Tatib Pengungsi, Rudenim Kupang Sinergi Polres Kupang Kota, Kodim & Kejari

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kepala Rumah Detensi (Rudenim) Kupang, Heksa Asik Soepriadi didampingi Kasie Keamanan dan Ketertiban Melsy I. Y. Fanggi, Kasie Registrasi Administrasi dan Pelaporan, I Putu Sukarna Antara, Kasubsi Keamanan Melky Ballo, dan Kasubsi Ketertiban Dominggus Koreh; mengunjungi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang guna menjalin silaturahmi dan membangun sinergitas dengan stakeholder terkait dalam penanganan […]

  • ‘Kasus Pertamax Oplosan” BPKN RI Akan Panggil Dirut Pertamina

    ‘Kasus Pertamax Oplosan” BPKN RI Akan Panggil Dirut Pertamina

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 1Komentar

    Loading

    Mufti Mubarok menambahkan, terhadap kerugian yang dialami konsumen ini, berdasarkan UUPK, konsumen/masyarakat berhak untuk menggugat dan meminta ganti rugi kepada PT. Pertamina   Jakarta | Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT. Pertamina, Subholding, dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) periode 2018—2023 diduga telah mengakibatkan kerugian negara dalam rekayasa ekspor-impor […]

  • MK Diskualifikasi Orient Riwu Kore dan Tetapkan Pemilihan Suara Ulang

    MK Diskualifikasi Orient Riwu Kore dan Tetapkan Pemilihan Suara Ulang

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mahkamah Konstitusi dalam amar putusan sengketa Pilkada Nomor 135/PHP.BUP-XIX/2021, menjatuhkan putusan dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2020, diajukan oleh Ir. Takem Irianto Radja Pono, M.Si. dan Ir. Herman Hegi Radja Haba terhadap Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sabu Raijua, beralamat […]

  • Pentingnya Jadi Ayah Hebat untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

    Pentingnya Jadi Ayah Hebat untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Derry Fahrizal Ulum Pemberian pola asuh dan hubungan dalam rumah tangga memberikan pengaruh bagi perkembangan anak, yang pelaksanaannya dipengaruhi oleh konteks. Sebagai orang pertama yang berinteraksi dengan anak dalam keluarga, orang tua atau pengasuh memainkan peran penting dalam perkembangan anak, terutama selama masa kanak-kanak hingga usia pra-sekolah. Banyak penelitian secara global menyatakan bahwa gaya […]

expand_less