Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Wagub Josef Imbau Pansimas Refleksi Akses Air Bersih & Sanitasi

Wagub Josef Imbau Pansimas Refleksi Akses Air Bersih & Sanitasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 28 Nov 2018
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi-Wagub NTT mengajak para fasilitator Penyediaan Air Minum dan dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) untuk bekerja dengan sepenuh hati dalam mewujudkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi. Salah satunya dengan melakukan refleksi kritis atas setiap pekerjaan yang telah dijalankan selama ini.

“Rapat Koordinasi ini merupakan momen untuk membuat refleksi kritis. Tidak hanya sebatas melakukan evaluasi. Refleksi kritis maksudnya, hasil dari evaluasi harus membangkitkan motivasi dalam diri untuk menggerakan orang lain dan diri sendiri dalam menggapai hasil yang telah disepakati bersama,” kata Wakil Gubernur Josef Nae Soi saat memberikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Fasilitator Masyarakat Program Pamsimas III Provinsi NTT dengan tema “Evaluasi Pelaksanaan Tahun Anggaran (TA) 2018 dan Perencanaan TA 2019 di Hotel Aston, Rabu (28/9/18).

Menurut Wakil Gubernur Josef Nae Soi, ada perbedaan mendasar antara refleksi kritis dan evaluasi. Evaluasi telah menjadi hal umum dan biasa dalam manajemen kerja . Nilainya hanya berkaitan dengan garapan. Kalau tujuan kerja tercapai, tidak ada lagi evaluasi.

“Tapi refleksi kritis, nilainya lebih dari itu. Berhubungan dengan work atau kerja. Membangkitkan semangat orang secara terus menerus, tanpa henti-hentinya. Masyarakat harus diberdayakan . Kalau masyarakat tidak dibangkitkan dan dilibatkan, proyek-proyek pemerintah hanya bersifat karitatif belaka, tidak bersifat sosial ,”jelas Wagub.

Lebih lanjut Wagub mengharapkan agar para fasilitator dapat bekerja lebih keras dalam mewujudkan Akses Air Minum Aman dan Sanitasi Layak yang ditargetkan Pemerintah Pusat tercapai pada Tahun 2019. Air minum, kata Wagub, merupakan kebutuhan mendasar yang tak bisa ditunda untuk dipenuhi. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, Gubernur dan Wakil Gubernur akan berupaya maksimal untuk mewujudkan target tersebut.

“Saya dari dulu mengartikan Air sebagai aman,intim dan ramah. Kalau tidak ada air, orang rasa tidak aman, tidak intim dan tidak ramah. Kalau tidak air, semua badan kita pasti gatal karena tidak mandi. Kalau tidak minum air,semua orang pasti sengsara. Bayangkan saja kalau berada di atas kapal. Tidak makan satu minggu,masih bisa bertahan,tapi kalau tidak minum air dua atau tiga hari,pasti langsung sekarat,” jelas Wagub.

Dalam Visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera, Wagub menegaskan, peran para fasilitator cukup strategis. Sebagai pendamping, fasilitator pu tugas mulia untuk meredam kemarahan masyarakat karena ketiadaan air. Fasilitator juga mesti punya rasa malu dan kesal bila melihat penderitaan masyarakat karena sulitnya akses terhadap air.

“Mari kita bangkit dari tidur, berdiri dan lari. Bila perlu melakukan loncatan atau lompatan yang sangat tinggi (quantum leap, red). Kalau di Jawa, mereka bekerja tujuh jam, maka kita harus kerja lebih dari itu untuk kejar ketertinggalan menuju NTT Sejahtera, “pungkas Wagub Nae Soi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Yuli Arfa menyatakan, para fasilitator merupakan ujung tombak pelaksanaan program pada tingkat lapangan. Untuk mempercepat proses akses air minum dan sanitasi.

“Keberadaan tim fasilitator sangat penting untuk mengawal proses pemberdayaan masyarakat. Agar mereka dapat menjadi pengambil keputusan utama, penanggung jawab utama pengelolaan air minum dan sanitasi. Berdasarkan temuan BPKP, para fasilitator masih belum melaksanakan pendampingan secara optimal, ” jelas Yuli Arfa.

Menurutnya, sejak Tahun 2008 sampai saat ini, jumlah desa sasaran program Pamsimas di NTT adalah sebanyak 1.504 desa dari total 3.353 desa/kelurahan di NTT.

Lanjut Yuli Arfa, pada tahun 2018, ada 297 desa di NTT yang mendapatkan program Pamsimas di 21 kabupaten. Sebanyak 241 desa dibiayai APBN dan 56 desa dari APBD Provinsi/Kab; 11 desa di antaranya adalah desa stunting yang berada di Kabupaten Sabu Raijua, Manggarai Timur, Timor Tengah Utara.

“Pemerintah Provinsi mewajibkan setiap kepala keluarga pada desa Pamsimas tanam sekurang-kurangnya 5 pohon kelor. Pada Tahun 2019, Pemerintah Pusat menetapkan 247 desa baru untuk program Pamsimas di NTT. Semua akses air minum dan sanitas harus inklusif disabilitas, ” pungkas Yuli Arfa selaku Provinsial Project Manager Unit Pamsimas NTT.

Kegitan Rakor Pamsimas ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 27 hingga 29 November. Diikuti 239 fasilitator yang terdiri dari fasilitator senior sebanyak 29 orang, bidang pemberdayaan 70 orang dan140 orang bidang teknik.

Sumber berita (*/humas Pemprov ntt)
Editor : rony banase

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Manggarai 2 Periode Ajak Masyarakat Pilih SIAGA

    Bupati Manggarai 2 Periode Ajak Masyarakat Pilih SIAGA

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai | Mantan Bupati Manggarai, Christian Rotok, mengajak seluruh masyarakat Manggarai Raya untuk memilih Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 27 November 2024. Ajakan itu Christian Rotok sampaikan saat konsolidasi Partai NasDem di Labuan Bajo pada Senin, 14 Oktober 2024. Christian Rotok […]

  • Ganjar Milenial Pecut Anak Muda NTT Majukan Pendidikan Daerah 3T

    Ganjar Milenial Pecut Anak Muda NTT Majukan Pendidikan Daerah 3T

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Farqih Pradana, seorang anak muda asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan keinginannya untuk memajukan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Keinginan tersebut datang usai Farqih mengikuti pelatihan micro teaching yang diselenggarakan sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) di Teras Boejangan, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang,Nusa Tenggara […]

  • KPK Siap Pulihkan Kerugian Keuangan Negara

    KPK Siap Pulihkan Kerugian Keuangan Negara

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) guna memulihkan kerugian keuangan negara. Hal itu disampaikan ketua KPK, H. Firli Bahuri dalam pelaporan kinerja bidang Penindakan dan Eksekusi Semester I tahun 2022. “Kami menyampaikan bahwa KPK terus berkomitmen dan berupaya dalam penegakkan hukum tindak pidana korupsi secara […]

  • Dr. H. Asriyadi Sulaiman Jadi Pjs. Bupati Kepulauan Selayar

    Dr. H. Asriyadi Sulaiman Jadi Pjs. Bupati Kepulauan Selayar

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Selayar-Sulsel, Garda Indonesia | Baruga Karaeng Pattingalloang, rumah jabatan Gubernur, Sulsel, di ruas Jln. Sungai Tangka No. 31, Sawerugading, Kota Makassar, menjadi lokasi kegiatan pelantikan tujuh  pejabat teras Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai pejabat sementara bupati oleh Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Nurdin Abdullah, M. Agr. pada Sabtu, 26 September 2020. Pengukuhan pjs bupati diawali dengan […]

  • Respons Cepat Pemkab Manggarai Bantu Warga Stroke Puluhan Tahun

    Respons Cepat Pemkab Manggarai Bantu Warga Stroke Puluhan Tahun

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Pihak keluarga, Mama Theresia Imur (50), menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih tak terhingga kepada Pemda Manggarai yang sudah memberikan bantuan sembako dan BPJS untuk meringankan beban keluarga.   Manggarai | Sebagai bentuk kepedulian dan komitmennya melayani masyarakat yang kesulitan, maka Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui dinas sosial (Dinsos) merespons cepat keluhan warga penderita stroke […]

  • Covid-19 Naik di NTT, Pelabuhan Udara & Laut Tak Tutup dan Wajib ‘Pool Test’

    Covid-19 Naik di NTT, Pelabuhan Udara & Laut Tak Tutup dan Wajib ‘Pool Test’

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kebijakan penutupan bandara dan pelabuhan laut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di NTT yang mengalami kontraksi 1,96 persen (kuartal kedua, red). Atas dasar tersebut, maka kita berlakukan apa yang kita sebut new normal,” jelas Kadis Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka dalam sesi jumpa media pada Senin siang, 28 September 2020 di […]

expand_less