Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Warga TTS Tewas Disambar Petir Saat Cas Telepon Seluler di Rumahnya

Warga TTS Tewas Disambar Petir Saat Cas Telepon Seluler di Rumahnya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 7 Jan 2022
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Loading

SoE – Garda Indonesia | Delfina Babys (24), seorang warga dusun IV, Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas disambar petir saat sedang mengecas telepon seluler atau handphone di dalam rumahnya pada Kamis, 6 Januari 2022, pukul 14.00 WITA.

Adapun 3 (tiga) korban selamat lainnya, yakni Siska Tofeto, Maria Nenoliu dan Desri Selan, yang langsung dibawa ke Puskesmas Panite untuk mendapatkan pertolongan medis.

Petir menyambar juga 10 rumah warga lain di wilayah dusun yang sama hingga mengakibatkan kerusakan  jaringan listrik dan sejumlah peralatan elektronik.

Sekretaris Desa Oebelo, Simon Naat mengatakan, 4 (empat) orang yang menjadi korban sambaran petir tersebut tinggal di rumah berbeda dengan jarak antar – rumah sekitar 100 meter.

Korban tewas, Delfina Babys dikatakan Simon Naat, bahwa pada waktu kejadian, sedang mengecas telepon genggam di dalam rumahnya. Usai tersambar petir, korban masih sempat keluar rumah untuk mengambil air, namun seketika itu ia pun terjatuh dan meninggal dunia.

”Waktu petir sambar rumahnya dia sementara bermain handphone sambil dicas. Usai tersambar, dia sempat keluar rumah untuk ambil air tapi langsung jatuh dan meninggal dunia,” ungkapnya.

Cerita tambahan Antoneta Leni, tetangga korban yang meninggal dunia, bahwa sekitar pukul 14.00 WITA terdengar bunyi petir yang sangat keras. Ia, lalu keluar rumah dan melihat korban yang adalah tetangganya sudah tergeletak di samping rumahnya dalam kondisi kejang – kejang. Antoneta pun berteriak histeris, memberitahu kepada tetangga lainnya tentang kejadian tragis itu.

Pada saat kejadian, lanjut Antoneta, bahwa di dalam rumah, hanya ada anak korban yang baru berumur 2 tahun. Sedangkan, handphone dan alat cas milik korban terlihat dalam kondisi rusak.

Korban selamat, Siska Tofeto mengaku, saat kejadian dirinya sedang mencatuk rambutnya. Tak lama berselang terdengar suara sambaran petir yang diikuti dengan cahaya kilat yang menyambar arus listrik dan mengenai dirinya. Ia, yang sementara duduk di kursi, langsung terjatuh dan merasakan keram pada seluruh badannya.

Kisah korban selamat kedua, Maria Nenoliu menceritakan, pada saat kejadian ia sedang duduk di lantai tanah di dalam rumahnya. Tiba – tiba terdengar bunyi petir, dan seluruh isi rumahnya terlihat seperti ada percikan api dan terdengar bunyi letusan pada stop kontak listrik yang ada di rumahnya. Seketika itu, ia terjatuh dan mengalami kejang – kejang.

Desri Selan, korban selamat ketiga mengaku, sedang berada dalam rumah ketika petir menyambar. Ia sempat melihat cahaya percikan api yang sangat cepat menyambar dirinya dan menyebabkan dirinya terjatuh dan mengalami kejang – kejang.

Kapolsek Amanuban Selatan, Ipda Maks Tameno yang dikonfirmasi Garda Indonesia, membenarkan adanya kejadian nahas itu. Bahwa, korban yang meninggal dunia atas nama Delfina Babys, dan jenazahnya telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, setelah divisum sebelumnya. Sedangkan, tiga korban selamat lainnya telah dibawa ke Puskemas Panite untuk mendapatkan perawatan medis. Dan, saat ini kondisi para korban sudah mulai membaik.

Kapolsek, Ipda Maks pun mengimbau kepada seluruh warga agar tidak mengoperasikan peralatan elektronik dan handphone pada waktu hujan yang disertai dengan petir. (*)

Penulis (*/Daud Nubatonis)

Editor: (+Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan

    Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Menggugat menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor BPJS Kesehatan cabang Kupang, pada Rabu, 25 September 2019. Mereka menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan meminta Pemerintah membubarkan BPJS. Hal tersebut disampaikan lantaran kebijakan tersebut dinilai membebani masyarakat kelas bawah. Masa aksi yang […]

  • Pengkhianatan Parlemen dalam Memerangi Korupsi

    Pengkhianatan Parlemen dalam Memerangi Korupsi

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Antikorupsi selalu menjadi jargon kampanye sekaligus janji politik yang seksi sepanjang masa kampanye. Tapi apakah partai politik yang berselancar di atas jargon itu, setelah duduk di parlemen, masih setia pada janji politiknya? Adalah Bambang Wuryanto (Ketua Komisi III DPR-RI) yang akhirnya mengaku sendiri, “Fakta lapangan hari ini yang namanya kompetisi cari […]

  • Unggul Data Real Count Pilgub NTT, SIAGA Pawai Kemenangan

    Unggul Data Real Count Pilgub NTT, SIAGA Pawai Kemenangan

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Berdasarkan data real count yang masuk ke pusat data SIAGA pada Rabu, 27 November 2024, hingga pukul 16.00 Wita, pasangan yang diusung Partai NasDem, PKB dan PKS ini unggul 40,41 persen suara, disusul pasangan Melki-Johni 32,4 persen dan pasangan Ansy-Jane 26,18 persen. Kupang | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor […]

  • Tangis Haru Tim Voli Kiumalak Oebelo Menang LB Nabuasa Cup VIII

    Tangis Haru Tim Voli Kiumalak Oebelo Menang LB Nabuasa Cup VIII

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Di balik gemerlapnya pertandingan final, tersimpan kisah-kisah perjuangan para pemain dari tim Kiumalak Oebelo. Mereka adalah anak-anak muda yang memiliki satu kesamaan.   TTS | Sorak-sorai menggema di lapangan voli kantor Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), saat tim voli dari Kiumalak Oebelo memastikan diri sebagai […]

  • PVMBG Telusuri Korelasi Letusan Gunung Anak Krakatau dan Tsunami

    PVMBG Telusuri Korelasi Letusan Gunung Anak Krakatau dan Tsunami

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, gardaindonesia.id | Gunung api Anak Krakatau terletak di Selat Sunda adalah gunung api strato tipe A dan merupakan gunung api muda yang muncul dalam kaldera, pasca erupsi paroksimal tahun 1883 dari kompleks vulkanik Krakatau. Aktivitas erupsi pasca pembentukan dimulai sejak tahun 1927, pada saat tubuh gunung api masih di bawah permukaan laut. Tubuh Anak […]

  • Duduk Perkara Tabrakan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Mandalika

    Duduk Perkara Tabrakan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Mandalika

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Loading

    Marquez diduga menderita patah tulang selangkangan dan kembali ke Spanyol untuk menjalani pemindaian lebih lanjut. Bezzecchi tidak mengalami patah tulang, tetapi mengalami memar yang cukup parah akibat kecelakaan itu.   Lombok | Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dan Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) mengawali Grand Prix Indonesia dengan dramatis pada Minggu, 5 Oktober 2026. Bezzecchi – […]

expand_less