Warloka Terang, PLN Suplai Listrik Andal di Kampung Nelayan Modern Labuan Bajo
- account_circle Penulis
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar

![]()
Labuan Bajo | PLN melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo berkomitmen penuh mengawal produktivitas sektor perikanan sekaligus memastikan kenyamanan ibadah masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan penyiapan pasokan listrik andal guna mendukung kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Warloka, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis, 26 Februari 2026.
Pada kunjungannya, Menteri Sakti Wahyu Trenggono meninjau fasilitas strategis seperti cold storage, pabrik es, dan dermaga tambat nelayan. Ia menekankan bahwa infrastruktur ini adalah kunci hilirisasi sektor perikanan.
“Fasilitas ini harus dikelola profesional agar mampu meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan dan berdampak nyata pada kesejahteraan nelayan. Keberadaan cold chain sangat penting untuk menjaga kualitas ikan dan memperkuat posisi tawar nelayan di pasar,” ujar Menteri Sakti di lokasi KNMP Warloka.
Menjawab kebutuhan tersebut, Manager PLN ULP Labuan Bajo, Virtus Gita Anggara, menegaskan bahwa sistem kelistrikan di kawasan Warloka telah disiapkan dalam kondisi prima. Hal ini krusial mengingat fasilitas seperti cold storage dan pabrik es membutuhkan suplai listrik yang stabil tanpa henti.
“Kami telah melakukan langkah antisipatif, mulai dari penguatan kapasitas daya hingga pengecekan keandalan jaringan. Listrik adalah fondasi produktivitas. Dengan suplai yang stabil, nelayan dapat menekan potensi kerugian pascapanen dan meningkatkan nilai jual produk mereka,” jelas Virtus.
Tak hanya fokus pada sektor industri perikanan, PLN juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan pasokan listrik menjelang bulan suci Ramadan 1447 H di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT , F. Eko Sulistyono menyatakan bahwa PLN tengah dalam masa siaga untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat.
“Bulan Ramadan adalah momentum yang sangat berharga bagi masyarakat untuk beribadah. Kami di PLN ingin memastikan bahwa setiap cahaya yang menyala di rumah-rumah warga dan masjid-masjid menjadi pendukung kekhusyukan ibadah tersebut. Kami menyiagakan personel 24 jam dan memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi terbaik agar tidak ada kendala pasokan selama masa sahur, berbuka, hingga salat Tarawih,” ungkap Eko.
Eko menambahkan bahwa sinergi antara pembangunan ekonomi seperti di Warloka dan pelayanan sosial-keagamaan merupakan prioritas utama PLN.
“Di satu sisi kami mendukung pertumbuhan ekonomi pesisir melalui listrik untuk nelayan, di sisi lain kami hadir membawa terang dan kenyamanan bagi umat yang menjalankan ibadah puasa. Kami ingin kehadiran PLN benar-benar dirasakan manfaatnya secara utuh oleh masyarakat NTT,” tutupnya.
Melalui dukungan kelistrikan yang prima dan sinergi lintas sektor, PLN optimis bahwa pembangunan di Manggarai Barat akan terus bertumbuh, seiring dengan terjaganya kerukunan dan kenyamanan masyarakat dalam beribadah. (*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Tim PLN UIW NTT











Saat ini belum ada komentar