Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Wisata Lansia Ala Gereja Bait El Kampung Baru Penfui Kupang

Wisata Lansia Ala Gereja Bait El Kampung Baru Penfui Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Lansia Gereja Bait El Kampung Baru Penfui Kupang boleh berbangga dan berbahagia dapat mengikuti Wisata Lansia pada Sabtu, 13 April 2019 pukul 09.00—16.00 WITA yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Raya Gerejawi Bait El Kampung Baru Penfui Kupang. Wisata Lansia ini diinisiasi sebagai bentuk apresiasi bagi lansia yang telah berkontribusi bagi gereja

Sekitar 70 orang lansia didampingi oleh pendamping, panitia dan dokter bagi lansia bertolak dari Gereja Bait El Penfui dengan diiringi doa yang dipimpin oleh Gembala Gereja Bait El Penfui Pdt Deciana Mooy Baok, S.Th., pada pukul 09.30 WITA dengan menggunakan 2 (dua) bisa menuju ke lokasi wisata pertama di Patung Tirosa. Sesampainya di lokasi lansia mengabadikan momen tersebut dengan berfoto di depan Patung Tirosa yang menjadi pintu masuk ke Kota Kupang

Tak lupa, Lansia Gereja Bait El Kampung Baru Penfui melafalkan yel-yel ‘Kami Opa Oma Bait El Kampung Baru Ok..Yes’ dengan penuh semangat dan antusias

Lansia Gereja Bait El Kampung Baru Penfui berpose bersama di Depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT

Kemudian melanjutkan perjalanan ke Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, setiba di situ pada pukul 09.45 WITA, para lansia berfoto bersama dan menari tarian kreasi daerah dan kembali dengan penuh semangat melafalkan yel-yel lansia. Lalu, pada pukul 10.25 WITA menuju ke Lippo Plaza Kupang

Tiba di Lippo Plaza Kupang pada pukul 10.37 WITA, para lansia berfoto bersama di pintu masuk dan secara bersama melafalkan yel-yel, dilanjutkan dengan berbelanja dan menikmati wahana bermain Kereta Api Mini, dan dirangkai dengan menerima bingkisan dari Panitia Hari Raya Gerejawi Bait El hasil belanja dari Lippo Plaza Kupang.

Lansia Gereja Bait El Kampung Baru Penfui saat menerima bingkisan di Lippo Plaza Kupang

Usai menikmati waktu bersama selama kurang lebih 80 menit di Lippo Plaza, Lansia Gereja Bait El Kampung Baru Penfui melanjutkan perjalanan menuju ke Hotel Aston

Tiba di Hotel Aston pada pukul 12.05 para lansia diterima dengan ramah oleh Managemen Hotel Aston dan dituntun menuju ke lantai 18 untuk menikmati pemandangan Kota Kupang dan kemudian turun ke lantai 3 menikmati sejuknya udara dan air di kolam renang dan dilanjutkan menikmati makan siang bersama di lantai 2. Menikmati waktu selama hampir 2 (dua) jam di Hotel Aston, para lansia mengisi waktu usai makan siang dengan berbagi pengalaman dengan sesama lansia.

Usai makan siang bersama, para lansia bertolak menuju Pantai Lasiana di Kelurahan Lasiana Kota Kupang. Menikmati suasana Pantai Lasiana dengan makan dan minum air kelapa muda, menikmati pisang bakar keju coklat hasil olahan pedagang di areal wisata Pantai Lasiana dan menari dan menyanyi bersama hingga pukul 15.30 WITA

Kemudian, Lansia Gereja Bait El Kampung Baru Penfui kembali ke Gereja Bait El Penfui dan tiba pada pukul 16.00 WITA lalu Panitia menutup semua rangkain Wisata Lansia Ala Gereja Bait El Penfui dengan doa yang kembali dipimpin oleh Gembala Gereja Pdt. Deciana Mooy Baok,S.Th.

Lansia Gereja Bait El Kampung Baru Penfui saat menikmati makan siang bersama di Restoran Hotel Aston Kupang

Media ini yang mengikuti semua rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir, berkesempatan berbincang dengan 2 (dua) orang lansia yakni Opa Yusuf Helo (82) dan Cornelis Doko (77)

Opa Cornelis Doko (77)

Kepada media ini, Opa Yusuf yang saat muda berprofesi sebagai penyanyi menyampaikan kegembiraan dan merasa sangat senang dapat menikmati wisata lansia. Sedangkan Opa Cornelis Doko yang merupakan pensiunan sipil AURI yang menjalani rutinitas menjaga kios dan berjualan bensin eceran memiliki 14 cucu dan 2 cece ini merasa sangat bahagia dan merasa beruntung dapat mengikuti Wisata Lansia

Terpisah, usai kegiatan Wisata Lansia, Gembala Gereja Bait El Kampung Baru Penfui Pdt Deciana Mooy Baok,S.Th., mengatakan makna kegiatan Wisata Lansia sebagai wujud perhatian khusus dari pihak gereja kepada para lansia yang kebanyakan merupakan para pendiri Gereja Bait El Kampung Baru Penfui

“Mereka (lansia,red) kebanyakan hidup dan menjalani rutinitas di rumah dan semoga dengan adanya Wisata Lansia ini dapat terbina kebersamaan dengan lansia lain”, ujar Pdt Deciana

Lanjut Pdt Deciana, Para lansia juga akan memperoleh penghargaan berupa diakonia pada Minggu, 14 April 2019 saat ibadat minggu yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Bait El Penfui ke-56

“Besok, Minggu, 14 April mereka (lansia,red) akan dijemput dan dilibatkan dalam HUT Gereja Bait El Kampung Baru Penfui”, pungkas Pdt Deciana.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Belu Deklarasi Desa Sanitasi & Stop BAB Sembarangan

    Wakil Bupati Belu Deklarasi Desa Sanitasi & Stop BAB Sembarangan

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. mendeklarasikan Desa Mandeu dan Faturika sebagai Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta Desa Teun sebagai Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free/ODF) yang dihelat di Kantor Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa, 22 Juni […]

  • FKM Undana Telisik Tantangan Transisi Pandemi ke Endemi

    FKM Undana Telisik Tantangan Transisi Pandemi ke Endemi

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah telah menyiapkan roadmap transisi pandemi menuju endemi yang mensyaratkan anggota populasi untuk memiliki kekebalan yang mencapai ambang tertentu (herd immunity threshold), pembukaan mobilitas dan  aktivitas masyarakat yang diiringi penerapan protokol kesehatan secara ketat, serta perubahan perilaku dan budaya masyarakat. Kondisi terkini di Indonesia, sebagian populasi masyarakat telah divaksinasi (herd immunity threshold >67%), […]

  • Puluhan Istri Profesi PPPK Ramai Gugat Cerai Suami Pengangguran

    Puluhan Istri Profesi PPPK Ramai Gugat Cerai Suami Pengangguran

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Masalah ekonomi dan ketidakcocokan yang berujung pada pertengkaran berkepanjangan menjadi pemicu utama.   Blitar | Puluhan aparatur sipil negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sejumlah daerah mendadak mengajukan gugatan cerai tak lama setelah menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. Fenomena ini mencuat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini […]

  • Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Lasiolat-Belu, Garda Indonesia | Guna memenuhi kebutuhan air bersih, Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Drs. Aloysius Haleserens, M.M. didampingi Kadis PUPR, Vincent K. Laka, S.T. dan Plt. Direktur PDAM, Ir. Fridolinus Siribein melakukan monitoring untuk melihat dan memastikan secara langsung lokasi serta debit air di sumber mata air Harewe […]

  • Konsistensi Gerakan Peduli Sampah Bersihkan Wajah Kotor Kota Kupang

    Konsistensi Gerakan Peduli Sampah Bersihkan Wajah Kotor Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gerakan Peduli Sampah (GPS) yang terbentuk pada Februari 2019 konsisten dan berkomitmen membersihkan sampah yang bertebaran yang merusak wajah Kota Kupang. Aksi simpatik, edukasi, dan duplikasi yang dilakukan oleh GPS konsisten dihelat pada setiap akhir pekan [setiap sabtu pagi], seperti pada Sabtu pagi, 27 Juni 2020 pukul 07.30 WITA—selesai di areal […]

  • Mahfud MD : Korupsi Bukan Jati Diri Bangsa Indonesia

    Mahfud MD : Korupsi Bukan Jati Diri Bangsa Indonesia

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa budaya merupakan produk akal budi (hasil daya cipta, rasa, dan karsa) manusia yang baik sehingga tidak mungkin korupsi dianggap sebagai budaya Indonesia. Demikian disampaikan dalam Sarasehan Online bertema Kembali Pancasila Jati Diri Bangsa, yang diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar UGM pada Jumat, 3 Juli 2020. […]

expand_less