Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Wujud Prestasi BKD NTT – Luncurkan ‘Assessment Center’

Wujud Prestasi BKD NTT – Luncurkan ‘Assessment Center’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan apresiasi Kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT dan seluruh jajaran yang membuat sebuah prestasi untuk menunjukkan sebuah kemajuan kualitas pelayanan seluruh ASN pada lingkup Pemprov NTT. Hal tersebut disampaikan Gubernur Viktor saat peresmian Assessment Center dan peluncuran Penilaian Kompetensi Berbasis CAT, pada Senin, 4 September 2021 di lantai 1, Gedung El Tari Kupang.

Gubernur VBL mendorong seluruh ASN Pemprov NTT untuk mengimbangi pergerakan kemajuan dunia dan teknologi. “Dunia makin bergerak maju. Cara penilaian untuk menduduki jabatan tidak  seperti dulu, asal dekat dengan Gubernur bisa jadi apa pun, walaupun kurang berkompeten. Sekarang tidak bisa,  dengan kemajuan teknologi, ada simulasi-simulasi yang bisa memprediksi, yang bersangkutan bisa ditempatkan/dipromosikan sesuai hasil tes psikologi, kualifikasi, basis kerja dan kompetensi sesuai spesifikasi yang dibutuhkan,” terang VBL.

Assessment Center yang dimiliki NTT, imbuh VBL yang dipakai sebagai model. “Dengan peresmian ini, kita wajib menunjukkan pada provinsi luar bahwa kehadiran ASN NTT di level nasional atau di mana pun karena kita punya kemampuan yang dapat dibanggakan. Kita mesti dilihat berbeda dari sisi kelembagaan, SDM assesor-nya,” tegas Gubernur VBL.

VBL pun menegaskan dukungannya terhadap upaya berbasis teknologi informasi yang telah dan sedang dilakukan untuk membuat penilaian lebih efektif, efisien, terintegrasi, dan masif. “Kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk memperlancar pekerjaan merupakan salah satu jenis kompetensi yang wajib dikuasai di abad ini. Dengan melakukan penilaian berbasis Computer Assisted Test (CAT), saya berharap bisa menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan aparatur sipil negara. Pelayanan tentu akan menjadi lebih murah, mudah, cepat, dan transparan jika kita menggunakan teknologi informasi,” ungkapnya.

Gubernur juga meminta seluruh ASN agar tidak resistan terhadap perubahan, melainkan terus berinovasi dan melakukan peningkatan kapasitas (upsklilling dan reskilling) secara berkelanjutan. “Kepada seluruh ASN, saya ajak untuk adaptif dan bahkan proaktif dalam merancang dan menerapkan perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing. Minimal merancang perubahan untuk dirinya sendiri. Jangan berharap mengubah dunia, kalau kita belum mampu mengubah diri kita sendiri”, kata Gubernur VBL.

“Kompetensi erat kaitannya dengan kompetisi. Jika kita tidak membekali diri dengan kemampuan-kemampuan untuk mengadaptasi perubahan, maka kita akan menjadi ‘the useless generation’; bukan the golden generation yang diharapkan mampu menciptakan birokrasi berkelas dunia dan Indonesia Emas 2045,” harap Gubernur.

Gubernur VBL juga mengingatkan bahwa untuk mengejar berbagai ketertinggalan dan menempatkan diri dalam posisi yang sejajar dengan provinsi lain bukanlah hal yang mudah. Ini sebuah lompatan besar yang butuh kerja keras, kerja cerdas dan kerja sama. “Saya ajak kita semua untuk hilangkan ego sektoral, melainkan perbanyak kerja-kerja kolaboratif: lintas bidang, lintas sektor, lintas instansi. Dalam berbagai kesempatan, saya selalu menegaskan bahwa untuk membangun NTT ini, saya tidak tidak butuh superman. Saya butuh super tim. Membangun ghetto (sekat) atau komunitas yang tertutup hanya akan menghasilkan kekerdilan, namun membuka diri terhadap kerja sama akan menghasilkan pertumbuhan dan kemajuan”, kata Gubernur.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi NTT, Henderina Sintince L. dalam laporannya menyampaikan, Penilaian kompetensi berbasis CAT merupakan wujud komitmen  untuk lebih mengefektifkan layanan kepegawaian dan mempercepat pemenuhan target penilaian kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi NTT.

“Untuk mendukung hal tersebut, BKD sudah mengadakan tambahan 50 unit komputer sehingga total yang tersedia saat ini 75 unit. Selain itu, pada tahun ini juga sedang dikembangkan Aplikasi SIKOMJA untuk mengintegrasikan seluruh hasil penilaian dan memanfaatkannya untuk manajemen talenta dalam rangka mempercepat penerapan merit sistem atau manajemen kepegawaian yang berbasis kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Dalam rangka memperluas jangkauan layanan  penilaian kompetensi ASN provinsi yang tersebar di wilayah kabupaten/Kota, bahkan melakukan uji coba penerapan virtual assessment center sebagai salah satu bentuk inovasi daerah,” ungkap Henderina.

Kepala BKD Provinsi NTT, Henderina Sintince L. (Kiri) saat mendampingi Gubernur VBL melihat fasilitas Assessment Center BKD NTT

“Berbagai sarana prasarana, fasilitas dan sistem penunjang kegiatan Assessment Center maupun pemanfaatan hasilnya, secara bertahap terus kami lengkapi, di antaranya, SIREKON (Sistem Elektronik Permohonan Rekomendasi Gubernur) untuk mempermudah Kabupaten/Kota dalam menyampaikan permohonan penerbitan rekomendasi Gubernur, dalam hal pelantikan ataupun mutasi pejabat yang menjadi kewenangan Gubernur. Juga SIPASTE (Sistem Pendaftaran Administrasi Seleksi Terbuka) untuk mempermudah peserta seleksi JPT dalam menyampaikan kelengkapan administrasi yang disyaratkan. SIKOMJA, SIREKON, dan SIPASTE merupakan tiga dari belasan inovasi yang disumbangkan BKD untuk Indeks Inovasi Daerah Provinsi NTT,” jelas Ina sapaan akrabnya.

Ina menginformasikan bahwa BKD telah bekerja sama dengan BPSDM Provinsi NTT dan OPD yang stafnya telah dinilai untuk menindaklanjuti hasil penilaian, dengan merancang program pengembangan berbasis kompetensi. Langkah ini, diharapkan mampu mendorong percepatan peningkatan kualitas/kompetensi ASN, minimal agar sesuai dengan standar kompetensi yang disyaratkan oleh jabatan yang diduduki.

“Jika seluruh ASN sudah dipetakan profil kompetensinya, maka ke depan akan lebih mudah bagi kami menyusun program pengembangan kompetensi dan menyiapkan pool of talent yang dapat digunakan oleh Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mendukung perwujudan visi dan misi di berbagai sektor,” ucap Ina menjelaskan.

Dengan dukungan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, tandas Ina, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, kami berharap Assessment Center bisa menjadi center of excellence bukan hanya di wilayah provinsi NTT tetapi juga untuk kawasan Indonesia Timur. Dengan branding “ASN berkompeten, NTT maju”, kami ingin tampil sejajar dengan provinsi-provinsi lain dan mengharumkan nama Pemerintah Provinsi NTT di kancah nasional.

Tentang  Assessment Center pada BKD Provinsi NTT

Assessment Center mulai dirintis tahun 2010 dengan melakukan seleksi dan pemagangan calon asesor di Assessment Center Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Disesuaikan dengan anggaran yang terbatas waktu itu, workshop, bimtek dan pemagangan terus dilakukan dalam kurun waktu 6 tahun (dari 2010—2016), bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sejak tahun 2012, asesor non-fungsional yang berjumlah 6 orang sudah mulai melakukan kegiatan penilaian kompetensi, didampingi asesor SDM Aparatur dari Provinsi Jawa Tengah. Kemudian, pada Tahun 2017 dan 2018 diadakan diklat fungsional dan penguatan kapasitas Asesor SDM Aparatur, bekerja sama dengan BKN sebagai Instansi Pembina Jabatan Fungsional Asesor SDM Aparatur. Sejak saat itu, asesor Pemprov NTT sudah mulai melakukan penilaian kompetensi secara mandiri.

Saat ini, Assessment Center sudah memiliki 7 orang fungsional Asesor SDM Aparatur, salah satunya merangkap sebagai psikolog. Di samping itu, juga memiliki 14 asesor yang sudah disertifikasi oleh Instansi Pembina Penyelenggara Penilaian Kompetensi. Para asesor ini aktif melakukan penilaian setiap tahunnya. Jika diakumulasi, dari 2019 sampai saat ini, ada 2.634 ASN pemprov dan Kabupaten/Kota yang telah dinilai kompetensinya baik untuk tujuan pemetaan maupun seleksi untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Selain melayani penilaian kompetensi bagi pejabat di wilayah provinsi NTT, Assessment Center Pemprov NTT juga terlibat dalam penilaian kompetensi bersama BKN di Papua dan Papua Barat, Bali, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan yang terakhir pada Bulan Juli, penilaian untuk asesi di wilayah Kanreg Makasar dilakukan secara virtual.

Karena keaktifan Assessment Center dalam melakukan penilaian, ditunjang dengan kesiapan dari segi SDM, kelembagaan, sarpras, dan metode penilaian, maka pada tahun 2020, Assessment Center BKD NTT diakreditasi A oleh BKN sebagai Instansi Pembina Penyelenggara Penilaian Kompetensi ASN, disusul dengan diperolehnya BKN Award pada tahun yang sama untuk kategori Penilaian Kompetensi Terbaik Kedua, setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masalah HIV/Aids & Narkoba Jadi Atensi Tim Penggerak PKK Kota Kupang

    Masalah HIV/Aids & Narkoba Jadi Atensi Tim Penggerak PKK Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Masalah pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, kehamilan anak dan remaja diluar nikah, kasus perkosaan, kekerasan terhadap anak dan remaja, dan masalah HIV/Aids akibat lemahnya kontrol diri dan keluarga, saat ini marak terjadi di Kota Kupang. Khusus masalah HIV/Aids, data menunjukkan sejak April 2007 hingga April 2019, penderita HIV di Kota Kupang […]

  • 80% Kasus Covid-19 Berasal dari OTG, Yuri : Perlu Edukasi Berbasis Keluarga

    80% Kasus Covid-19 Berasal dari OTG, Yuri : Perlu Edukasi Berbasis Keluarga

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penularan virus corona masih terjadi hingga hari ini. Gugus Tugas Nasional mencatat penambahan kasus positif baru mencapai 672 hingga Minggu, 7 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Langkah pencegahan menjadi syarat bagi masyarakat dapat aman dan produktif di masa pandemi. Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa edukasi kepada masyarakat […]

  • Skandal Rusun DP 0 Rupiah: Bakal Menguak Tabir Busuk Lainnya?

    Skandal Rusun DP 0 Rupiah: Bakal Menguak Tabir Busuk Lainnya?

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas, MM., MBA. Mozaik yang selama ini tidak lengkap mulai terpasanglah puzzle-nya satu-persatu. Sekarang yang mulai dikutak-kutik adalah Badan Anggaran (Banggar) serta Ketua DPRD DKI Jakarta. Dalam soal apa? soal keterkaitannya dalam manipulasi (mark-up) pembelian lahan untuk proyek rumah DP 0 Rupiah. Tentu saja semua yang ditanya oleh wartawan menghindar. Entah dari […]

  • MENINGKAT! Penduduk Miskin NTT Capai 19,96% Pada Maret 2023

    MENINGKAT! Penduduk Miskin NTT Capai 19,96% Pada Maret 2023

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis profil kemiskinan masyarakat NTT pada kondisi Maret 2023. Rilis yang disampaikan secara online streaming pada Senin, 17 Juli 2023 membeberkan data persentase penduduk miskin provinsi yang memiliki 22 kabupaten/kota dan 1.192 pulau tersebut. Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si., […]

  • PPKM Tahap Ketiga di Kota Kupang Berlaku 14 Hari Sejak 10 Februari 2021

    PPKM Tahap Ketiga di Kota Kupang Berlaku 14 Hari Sejak 10 Februari 2021

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang kembali melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang mana melanjutkan PPKM tahap kedua yang berakhir pada Selasa, 9 Februari 2021. Demikian penegasan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sesi jumpa media di beranda Kantor Wali Kota Kupang pada Selasa siang, 9 Februari 2021. PPKM tahap ketiga, […]

  • Dilantik 1 Juni, Ini 75 Pejabat Administrator & Fungsional Kota Kupang

    Dilantik 1 Juni, Ini 75 Pejabat Administrator & Fungsional Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr Hermanus Man menyatakan kepercayaannya kepada 75 para pejabat administrator dan fungsional yang usai dilantik pada Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 11:00 WITA—selesai di Lantai I Kantor Wali Kota Kupang Alasan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang mengambil tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila […]

expand_less