Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Restorasi Terumbu Karang, YAPEKA Gaet Undana dan BKKPN Kupang

Restorasi Terumbu Karang, YAPEKA Gaet Undana dan BKKPN Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Tim YAPEKA bersama para peneliti dari Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang dan Universitas Nusa Cendana melaksanakan 2 (dua) kegiatan penelitian di Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur NTT) pada 11—12 Juni 2023.

Dua kegiatan penelitian tersebut yakni pendekatan ekologi dengan melakukan penyelaman laut dan pendekatan sosial-budaya dan ekonomi dengan wawancara penduduk sekitar. Penyelaman untuk mengetahui  kondisi karang dan ikan karang pada 4 (empat) titik penyelaman di Perairan Laut Sawu, Pantai Oesina, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Sementara sesi wawancara terhadap masyarakat Desa Lifuleo guna mengetahui kondisi sosial, ekonomi serta budaya. Penelitian ini merupakan aktivitas lanjutan dari rangkaian kegiatan “Penguatan Komunitas Lokal dalam Restorasi Terumbu Karang di Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia”

Selama dua hari penyelaman melibatkan tim peneliti yakni Elisabeth Astari sebagai peneliti ekologi YAPEKA, Faldi Pinto sebagai koordinator lapangan, Lumban Nauli Lumban Toruan sebagai peneliti karang dari Universitas Nusa Cendana, dan Muhammad Hilmi sebagai perwakilan peneliti ikan karang dari BKKPN Kupang.

Mereka menyelam di 4 (empat) titik dengan menggunakan metode line intercept transect (LIT) untuk meneliti kondisi karang dan underwater visual census (UVC) untuk melihat kondisi ikan karang. Penyelam melaksanakan penelitian pada kedalaman 2 hingga 7 meter dengan temperatur suhu air stabil pada 28°C.

Survei Sosial Ekonomi mewawancarai masyarakat Desa Lifuleo yang adalah perempuan yang berprofesi sebagai pengusaha kios

Adapun penyelaman untuk pengamatan karang dan ikan karang adalah wujud langkah nyata pada pemikiran serta penguatan komunitas lokal dalam Restorasi Terumbu Karang di Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang dan merupakan respons YAPEKA atas kerusakan terumbu karang yang mana bersama berbagai pihak berinisiatif merestorasi terumbu karang di wilayah pesisir Laut Sawu.

Kemudian, tim peneliti kondisi sosial, ekonomi dan budaya masyarakat Desa Lifuleo terdiri dari Deden Ramadani peneliti sosek YAPEKA, Fedrik Ngili konsultan kegiatan YAPEKA dan Picessylia Anakay sebagai Manajer Proyek mewawancarai 9 narasumber, terdiri dari 6 laki-laki dan 3 perempuan perwakilan pemerintah desa dan masyarakat Desa Lifuleo.

Pada proses wawancara banyak temuan data menarik yang diangkat seperti masyarakat Desa Lifuleo yang mulai aktif berusaha di bidang kelautan pada tahun 2000-an seperti usaha pertanian rumput laut, yang sebelumnya bermata pencaharian sebagai petani atau menebar pukat di Kolam Tuadale.

Kegiatan ini pun merupakan penguatan dan pengembangan kapasitas komunitas lokal, seperti POKDARWIS sebagai tim pengelola, menjadi hal yang diperlukan untuk memulai pengelolaan dan pemantauan restorasi ekosistem terumbu karang.

Yayasan Rumah Yapeka bekerja sama dengan Society of Entrepreneurs and Ecology Foundation (SEE Foundation) melaksanakan kegiatan ini dan sepenuhnya dibiayai oleh dana hibah proyek Blue Partnership Action Fund (BPAF) dan sudah berlangsung selama 3 bulan dan dengan aktivitas seperti pertemuan dengan para pemegang otoritas di kawasan perairan Laut Sawu, pemerintah dan masyarakat Desa Lifuleo.

YAPEKA juga meminta dukungan pihak terkait agar kegiatan ini bisa berjalan lancar dan tujuannya tercapai yakni komunitas masyarakat Desa Lifuleo mampu secara mandiri restorasi terumbu karang di perairan mereka serta mendapatkan manfaat sosial dan ekonomi.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • VBL : Sang Kontroversial Itu Mulai Menyihir Publik

    VBL : Sang Kontroversial Itu Mulai Menyihir Publik

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yucundianus Lepa, Advisor Kementerian Desa dan PPDT RI Jumat 22 Oktober  2021, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), melangkah lebih jauh menyempurnakan perjalanan hidupnya dengan meraih gelar doktor  di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Gubernur VBL  berhasil mempertanggungjawabkan disertasinya berjudul Tranformasi Pariwisata Nusa Tenggara Timur (Inclusive, Local Resources-Based, Sustainable) dengan predikat Pujian. Sebagai […]

  • Gereja Bait El Penfui Kupang Peduli & Apresiasi Para Lansia

    Gereja Bait El Penfui Kupang Peduli & Apresiasi Para Lansia

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memasuki Minggu Pra Paskah Kedua, Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) Gereja Bait El Penfui Kupang kembali menyelenggarakan kegiatan senam bersama dan dirangkai dengan kegiatan kemanusiaan berupa pelayanan bagi para lanjut usia (lansia) yang dilaksanakan di halaman gereja pada Sabtu/ 16 Maret 2019 pukul 06.00 WITA—selesai Sebanyak 75 orang lansia yang berumur […]

  • Politeknik Negeri Kupang Bantu & Edukasi Sistem Siram Otomatis Hemat Energi Lahan Pertanian ke Petani Fatuleu

    Politeknik Negeri Kupang Bantu & Edukasi Sistem Siram Otomatis Hemat Energi Lahan Pertanian ke Petani Fatuleu

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Desa Tolnaku di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkesempatan memperoleh  Program Produk Teknologi yang Didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM) dari Politeknik Negeri Kupang. Desa Tolnaku memiliki luas 17 Km2 dan berjarak 13.3 Km dari ibu kota kecamatan, merupakan desa berupa hamparan dengan kemiringan sedang dan memiliki ketinggian 343 […]

  • Pandemi Mengancam, Rm. Magnis Suseno Ajak Bangun Sikap Solidaritas & Tertib

    Pandemi Mengancam, Rm. Magnis Suseno Ajak Bangun Sikap Solidaritas & Tertib

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Di masa kolonialisme kuat, rakyat Indonesia mampu untuk berjuang dan meraih kemerdekaan. Perjuangan dan sikap pantang menyerah ditunjukkan bangsa ini untuk terbebas dari penjajahan. Sikap seperti ini juga diharapkan untuk mampu keluar dari krisis pandemi Covid-19 yang melanda tanah air. Romo Franz Magnis Suseno mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak menyerah […]

  • Gibran Jadi Tokoh Kehormatan di HUT Ke-59 PERADIN

    Gibran Jadi Tokoh Kehormatan di HUT Ke-59 PERADIN

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Surakarta, Garda Indonesia | Puncak acara hari ulang tahun (HUT) ke-59 Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN) yang dihelat di Hotel Dana Solo pada Sabtu, 9 September 2023. Perhelatan ini menjadi momen yang spesial bagi seluruh anggota PERADIN. Ketua umum PERADIN Firman Wijaya mengatakan Hotel Dana merupakan tempat bersejarah berdirinya PERADIN. “59 tahun yang lalu tepatnya pada […]

  • Transisi Energi, PLN Jalin 28 Kerja sama pada EBTKE Conex 2023

    Transisi Energi, PLN Jalin 28 Kerja sama pada EBTKE Conex 2023

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) aktif menjalin kolaborasi pemanfaatan energi bersih melalui penandatanganan 28 kolaborasi dengan berbagai pihak dalam agenda tahunan The 11th EBTKE Conex 2023. Hal ini searah dengan misi perseroan untuk mendukung upaya pemerintah dalam transisi energi menuju net zero emission (NZE) 2060. Dari 28 kolaborasi, PLN menjalin kerja sama dengan […]

expand_less