Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 11 Casis Taruna Akpol Panda Polda NTT, Hanya 1 Anak NTT

11 Casis Taruna Akpol Panda Polda NTT, Hanya 1 Anak NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
  • visibility 193
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Rabu, 3 Juli 2024, Polda Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menghelat sidang akhir menentukan kelulusan calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dalam Panitia Daerah (Panda) Polda NTT tahun ajaran 2024.

Sidang yang berlangsung di aula Rupatama lantai III Polda NTT tersebut dipimpin oleh Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., didampingi oleh sejumlah pejabat penting seperti Wakapolda NTT Brigjen Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., Irwasda, Kombes Pol I Made Sunarta, M.H. dan Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Satrya Yusada, S.I.K., M.Si.

Sidang kelulusan ini turut dihadiri oleh para orang tua calon taruna Akpol, peserta seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta para ketua tim seleksi.

Kabag Dalpers Biro SDM Polda NTT, AKBP Sajimin, menjelaskan bahwa seleksi ini diikuti oleh 86 peserta, terdiri dari 70 pria dan enam wanita. Setelah berbagai tahapan seleksi yang dimulai dari pemeriksaan administrasi hingga supervisi dari Mabes Polri, hanya 20 peserta yang berhasil melanjutkan ke tahap akhir, dengan rincian 17 pria dan 3 wanita.

Mabes Polri memberikan alokasi kuota sebanyak 11 orang untuk Polda NTT, yang terbagi menjadi 5 (lima) orang dari kuota Mabes dan 6 (enam) orang dari kuota reguler.

Para peserta yang dinyatakan lulus akan segera berangkat ke Akpol Semarang pada akhir pekan ini untuk mengikuti seleksi di tingkat Mabes selama tiga pekan, dari 7 Juli hingga 1 Agustus 2024 dan bakal memulai pendidikan di Lemdik Akpol Semarang mulai 2 Agustus 2024 dengan durasi pendidikan selama 4 tahun.

Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, mengapresiasi perjalanan panjang para peserta sejak Maret 2024 dan menegaskan bahwa proses seleksi telah dilaksanakan sesuai standar ISO 9007 dengan transparansi yang tinggi.

Ia juga memberikan penghargaan kepada panitia seleksi dari Biro SDM Polda NTT atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas dengan jujur dan teliti, yang selalu diawasi oleh pengawas internal dan eksternal untuk memastikan integritas dan objektivitas proses.

“Saya tempatkan pengawas internal dan eksternal untuk mengawasi tahapan dan proses serta hasilnya sangat baik,” tandas Kapolda NTT.

Bagi para calon taruna yang berhasil lolos, Kapolda NTT mengingatkan untuk tetap menjaga kesiapan fisik, mental, dan akademik mereka karena tantangan berikutnya di tingkat Mabes Polri menanti.

Dia juga menekankan pentingnya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan berharap agar semua Catar dari NTT dapat mengukir sukses di masa depan mereka. “Jangan sia-siakan kesempatan. Saya tidak inginkan ada Catar yang kembali,” tegas Kapolda NTT.

Meskipun ada yang tidak berhasil lolos, Kapolda mengimbau agar mereka tetap semangat dan mempersiapkan diri untuk peluang lain yang akan datang.

Dia menegaskan bahwa ini bukanlah kekalahan, melainkan sebatas keterbatasan kuota yang tersedia. Dengan demikian, proses seleksi calon taruna Akpol di Polda NTT TA 2024 berjalan dengan baik, memberikan harapan bagi masa depan mereka dalam dinas kepolisian yang bertanggung jawab.

Adapun 11 Catar asal Panda Polda NTT sebagai berikut:

  1. Yudhina Nasywa Olivia (Wanita)
  2. Arvid Theodore Situmeang
  3. Reynold Arjuna Hutabarian
  4. Mario Christian Bernalo Tafui
  5. Bintang Lijaya
  6. Ketut Arya Adityanatha
  7. Brian Lee Sebastian Manurung
  8. Timothy Abishai Silitonga
  9. Mochammad Rizq Sanika Marzuki
  10. Madison Juan Raphael Kana Silalahi
  11. Lucky Nuralamsyah.(*)

Sumber (*/Humas Polda NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Bapa Asuh” Cara Cerdas Penjabat Wali Kota Kupang Tekan Stunting

    “Bapa Asuh” Cara Cerdas Penjabat Wali Kota Kupang Tekan Stunting

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Angka prevalensi stunting di Kota Kupang sejak tahun 2018 hingga 2022 mengalami tren penurunan yang cukup signifikan yakni mencapai 13,9 persen. Pada tahun 2018 berada di kisaran 35,4 persen. Update terakhir pada tahun 2022 lalu, angka stunting di Kota Kupang sudah turun di angka 21,5 persen. Penjabat Wali Kota Kupang, […]

  • Dokter Reisa:  ‘Rapid Test’ Tidak Digunakan Untuk Kepentingan Diagnostik

    Dokter Reisa: ‘Rapid Test’ Tidak Digunakan Untuk Kepentingan Diagnostik

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menghargai masukan dari berbagai pihak. Termasuk masukan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik atau PDS Patklin, tentang penggunaan rapid test. Pada pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 revisi kelima oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dijelaskan […]

  • Mayjen Terawan, Anak Tuhan yang Dibuang IDI Lalu Dipanggil Istana

    Mayjen Terawan, Anak Tuhan yang Dibuang IDI Lalu Dipanggil Istana

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Terawan Agus Purwanto, Sp. Rad (K) RI adalah sosok yang digadang-gadang menjadi menteri. Dia adalah anak Tuhan yang dibuang IDI karena dikenal dengan metode fenomenal yang terbukti berhasil dalam dunia kedokteran, yakni terapi ‘cuci otak’ untuk mengurangi gejala stroke. Metode ‘cuci otak’ ini bukan proses radikalisasi […]

  • Nikodemus Rihi Heke : Saya Berteman dengan Semua Partai Politik

    Nikodemus Rihi Heke : Saya Berteman dengan Semua Partai Politik

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Calon Petahana Pilkada Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke yang akrab disapa Mabala menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2020—2025. Kepada Garda Indonesia pada Minggu siang, 6 September 2020, dirinya ingin agar proses pemilu di Pulau Seribu Lontar tersebut dapat berjalan lancar dan aman. Sebagai Petahana, […]

  • 136 Narapidana Lapas Atambua Terima Remisi Khusus Natal

    136 Narapidana Lapas Atambua Terima Remisi Khusus Natal

    • calendar_month Jum, 24 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Edwar Hadi, memberikan remisi khusus kepada 136 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada perayaan Hari Raya Natal tahun 2021. Bertempat di Aula Lapas, pada Jumat, 24 Desember 2021 pukul 09.00 WITA, pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal diberikan kepada narapidana beragama Katolik & Kristen yang telah memenuhi […]

  • Tantangan Julie Laiskodat Dijawab Politeknik Negeri Kupang

    Tantangan Julie Laiskodat Dijawab Politeknik Negeri Kupang

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) diminta Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat untuk tak hanya sekadar belajar di papan tulis dan di kelas saja, namun sekiranya dapat mengimplementasikan ilmu kepada masyarakat. Dan ini merupakan tindak lanjut dari PNK usai kunjungan kerja ke Dekranasda. Demikian disampaikan Direktur PNK, Frans Mangngi, S.T., M.Eng. kepada […]

expand_less