Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » 40 Persen Kematian Balita Terdapat pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit

40 Persen Kematian Balita Terdapat pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Berdasar data dari SRS Litbang 2016 bahwa kematian ibu dan bayi baru lahir (neonatus) dengan prosentase terbesar berada di Rumah Sakit dengan penyebab kematian variatif.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/07/24/dinkes-ntt-unicef-inisiasi-tim-terpadu-kesehatan-layanan-ibu-dan-anak/

Sesuai data tersebut (SRS Litbang 2016) tempat kematian ibu dengan prosentase terbesar hingga terkecil berada di Rumah Sakit sebesar 77 % dan di Rumah sebesar 15,60 %. Sedangkan tempat kematian bayi baru lahir (neonatus) prosentase terbesar berada di Rumah Sakit sebesar 68 %, di Rumah 16 % dan di Fasilitas Kesehatan (Faskes) lainnya sebesar 13 %.

Mengenai penyebab kematian neonatus, data SRS Litbang 2016 menyebutkan penyebab terbesar 28,30 % karena komplikasi kejadian intrapartum; gangguan respirasi dan kardiovaskular 21,30 %, BBLR dan Prematur 19 %, Congenital Malformation 14,80 %, dan diikuti oleh Infeksi 7,30 %, Kondisi Neonatal lainnya 5,90 %, Tetanus Neonatorum 1,20 %, Gangguan pertumbuhan 0,70 %, Penyebab kematian tidak spesifik 0,70 % dan cedera lain sebesar 0,20 %.

Tentang data jumlah kematian ibu dan anak, kasus kematian ibu pada 2013 sebesar 176 orang dan tahun 2018 sebesar 155 orang; Kasus kematian bayi pada 2013 sebesar 1.286 bayi dan tahun 2018 sebesar 1.131 bayi; sedangkan kasus kematian balita pada 2013 sebesar 1.478 orang dan tahun 2018 sebesar 1.290 orang (*Sumber: NTT dalam angka Tahun 2013 dan Profil Kesehatan NTT pada tahun 2018).

Kepala Perwakilan UNICEF NTT/ NTB, Yudhistira Yewangoe saat menyampaikan pemaparan pada pertemuan tim terpadu kesehatan penanggulangan kematian ibu dan bayi di Crysant Homestay Kupang, Selasa, 23 Juli 2019

Menyikapi data kematian ibu dan bayi baru lahir (neonatus) terbesar berada pada rumah sakit, maka perlu dipercepat penurunan kematian ibu dan anak terutama bayi baru lahir yang menjadi perhatian UNICEF (United Nations Children’s Fund) Indonesia bersama YASATU (Yayasan Satukan Aksi Tunas Utama) dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT menginisiasi pertemuan awal pembentukan tim terpadu sebanyak 70 orang yang terdiri dari para expert (ahli) dari berbagai institusi kesehatan bertugas membedah persoalan terkait pada 23 Juli 2019 di Crysant Homestay Kupang.

Selanjutnya, pada 24 Juli 2019 bertempat di Hotel Swiss Bellin Crystal Kupang dilanjutkan dengan pembahasan tools atau instrumen tim kecil yang dapat digunakan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Rumah Sakit.

Kepala Perwakilan UNICEF NTT/ NTB, Yudhistira Yewangoe melalui Child Survival & Development Specialist – UNICEF NTT/ NTB, dr Vama Chrisnadarmani, MPH., kepada Garda Indonesia (Rabu, 24 Juli 2019) di sela-sela kegiatan, menyampaikan perlunya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir yang menjadi isu prioritas dari 5 (lima) isu prioritas kesehatan.

dr Vama Chrisnadarmani, MPH., (berbaju coklat padupadan tenun), dr Bobby M Syahrizal, MPH. Health specialist – UNICEF Indonesia (tengah berjas) dan Perwakilan YASATU, Arianti Inangele

5 isu prioritas kesehatan di tingkat nasional dan tingkat provinsi yakni Stunting; Penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir; Peningkatan kualitas Imunisasi; Penurunan kasus-kasus Tubercolusis; dan penurunan atau prevensi pada penyakit tidak menular seperti hipertensis, diabetes, gangguan jiwa dan malaria.

“Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 40 persen kematian balita berada pada bayi baru lahir dan dari 40 persen tersebut sekitar 60—70 persen meninggal di Rumah Sakit (Faskes tingkat rujukan)”, ujar dr Vama.

Lanjutnya, Memang saat ini pemerintah sedang melakukan akreditasi rumah sakit dan puskesmas untuk peningkatan layanan.

“Kami membantu kualitas layanan di puskesmas tingkat pertama dengan MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) dan MTBM (Manajemen Terpadu Bayi Muda) tetapi kita juga harus membenahi di rumah sakit karena merupakan tempat rujukan agar ibu dan bayi tidak pindah meninggal”, ungkap dr Vama.

Oleh karena itu, beber dr Vama, dibentuklah tim terpadu kesehatan penanggulangan kematian ibu dan bayi baru lahir; untuk membedah bidang-bidang di dinas agar dapat berkontribusi terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

“Untuk Rumah Sakit Rujukan dilakukan dengan membuat assesment pada Rumah Sakit di luar NTT agar dapat dilakukan komparasi terkait mutu pelayanan terhadap ibu dan bayi baru lahir”, tandas dr Vama.

Penulis dan editor (+rony banase) Foto utama by www.hellosehat.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam IX/Udy Ajak Masyarakat Wujudkan NKRI Berdaulat & Sejahtera

    Pangdam IX/Udy Ajak Masyarakat Wujudkan NKRI Berdaulat & Sejahtera

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Komunikasi adalah hal yang hakiki dalam kehidupan sosial umat manusia. Tidak ada manusia yang melepaskan hidupnya untuk berkomunikasi antar sesama. Oleh karena itu, komunikasi sosial sangat penting dalam kehidupan manusia guna saling berinteraksi dengan sesama. Sehingga, pada Kamis, 27 Juni 2019, Kodam IX/Udayana menhelat acara Komunikasi Sosial dengan Seluruh Komponen Masyarakat […]

  • Awan Berarak di Tengah Pandemi

    Awan Berarak di Tengah Pandemi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Loading

    Awan Berarak di Tengah Pandemi Oleh Helmy Tukan, S.Pd Awan berarak mengejar pelangi tadi sore. Angin meniup dedaunan hijau berhias titik-titik air hujan yang mengguyur basah desaku. Aku tediam menatap pelangi yang tampil mempesona di sela-sela awan kelabu meski samar terlihat namun indahnya mampu menenangkan kalbu yang dilanda kegalauan karena si Nona Corona Virus. Ah…entahlah, […]

  • Calon Bupati dan Wakil Bupati Diusung NasDem Harus Patuh Protokol Covid-19

    Calon Bupati dan Wakil Bupati Diusung NasDem Harus Patuh Protokol Covid-19

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Raymundus Sau Fernandes menegaskan bahwa setiap pasangan calon bupati dan wakil bupati di 9 (sembilan) kabupaten yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Desember 2020, harus mematuhi protokol Covid-19. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/09/07/tangani-pandemi-klaster-pilkada-jadi-perhatian-serius-presiden-jokowi/ Penegasan Ray Fernandes tersebut disampaikannya […]

  • BONGKAR KASUS JUDI! Wartawan & Keluarganya Tewas Terbakar

    BONGKAR KASUS JUDI! Wartawan & Keluarganya Tewas Terbakar

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Karo | Rico Sempurna Pasaribu, wartawan Tribrata TV di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, tewas mengenaskan setelah rumahnya di Jalan Nabung Surbakti Ujung terbakar pada Kamis dini hari, 27 Juni 2024. Kejadian itu menewaskan 4 (empat) orang penghuni rumah termasuk Rico, istri, anak, dan cucunya. Rico beserta tiga orang keluarganya tidak sempat menyelamatkan diri, dan tewas […]

  • 735 Warga Miskin Terima Bantuan Hukum Gratis dari Kemenkumham NTT

    735 Warga Miskin Terima Bantuan Hukum Gratis dari Kemenkumham NTT

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkumham NTT) terus berupaya meningkatkan pelayanan pemberian bantuan hukum secara gratis melalui pendirian Pos Bantuan Hukum (Posbakum), agar lebih dirasakan oleh warga miskin dan yang sedang berhadapan dengan hukum di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) […]

  • Setelah 138 Tahun, Wajah Baru Kantor Lurah Oeba Bakal Ada di Desember 2019

    Setelah 138 Tahun, Wajah Baru Kantor Lurah Oeba Bakal Ada di Desember 2019

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kantor Lurah Oeba Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal mempunyai wajah baru berupa konstruksi bangunan 2 (dua) lantai dan dipastikan bakal ada dan tampak pada Desember 2019. Hal itu disampaikan oleh Lurah Oeba, kepada media pada Jumat, 6 September 2019 pukul 10.00 WITA di sela-sela pembersihan […]

expand_less