Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 7 Fraksi DPRD TTS Bentuk Panitia Hak Angket dan Mulai Bekerja

7 Fraksi DPRD TTS Bentuk Panitia Hak Angket dan Mulai Bekerja

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), telah membentuk panitia hak angket, untuk menyelidiki lebih dalam terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Setelah usul hak angket ditetapkan dalam sidang paripurna DPRD TTS , tujuh (7) fraksi yang mengajukan angket, yakni Fraksi NasDem, Hanura, PKPI, DPI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Gerindra menindaklanjuti dengan membentuk panitia angket. Dalam pertemuan penentuan panitia angket, Marthen Tualaka didapuk sebagai ketua panitia angket dan Uksam Selan sebagai wakil ketua. Setelah membentuk panitia angket, DPRD TTS langsung menghelat jumpa pers di ruang kerja Ketua DPRD TTS, Marcu Buana Mbau pada Selasa, 12 April 2022.

Dalam jumpa pres, ketua panitia hak angket, Marthen Tualaka mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti tugas yang diberikan dengan mengumpulkan dokumen dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pelaksana program strategis pemerintah.

“Yang menjadi materi untuk panitia angket adalah pembangunan Jalan di Desa Bonleu, yang sudah menjadi komitmen Pemda dan DPRD TTS, yang dituangkan dalam perjanjian tertulis. Tapi perlu diingat bahwa itu hanya pintu masuk, karena panitia hak angket akan mengkaji dokumen anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), secara menyeluruh, karena dugaan kami, bukan hanya anggaran pembangunan Jalan Bonleu yang dialihkan, tapi dugaan kami banyak program yang disepakati bersama melalui pembahasan, namun kemudian dialihkan secara sepihak oleh pemerintah. Jadi berikan kami kesempatan untuk melakukan penyelidikan agar kita diketahui bersama secara terbuka,” kata Marthen.

Dalam melaksanakan hak angket, kata Marthen, tim akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, yakni Mahkamah Agung (MA), Kemendagri, DPR RI, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT. “Selain itu, kami juga meminta dukungan seluruh pihak, baik itu publik secara umum, organisasi kemasyarakatan seperti Araksi, Pospera, pihak media massa dan juga seluruh stakeholder untuk membantu panitia angket membuka dugaan yang selama ini diduga oleh DPRD TTS. Dalam proses kerja panitia angket, ada yang berupaya untuk menghambat, maka sesuai UU MD3 Nomor 17 tahun 2014, akan ditahan selama 15 hari di tahanan,” tegas Marthen.

Lebih lanjut wakil ketua panitia angket, Dr. Uksam Selan juga mengatakan kurang lebih 21 orang yang akan di BAP oleh panitia angket dan kemungkinan Bupati TTS yang akan pertama di panggil untuk di periksa

“Kami hitung sekitar 21 orang yang akan di BAP. Dan kemungkinan kita akan BAP duluan Bupati,” ujar Uksam

Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau Setelah mengatakan bahwa setelah mengumpulkan dokumen yang dianggap perlu oleh panitia hak angket, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dipandang perlu dimintai keterangan. Dalam melaksanakan tugas hak angket, panitia akan bekerja sama dengan pihak TNI/Polri, sehingga dalam melaksanakan tugas hak angket terdapat hal-hal yang membutuhkan tugas TNI/Polri, maka panitia hak angket akan meminta TNI/Polri membantu melancarkan tugas dan kerja panitia.(*)

Penulis (+Daud Nubatonis)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN ‘Hattrick’ 3 Tahun Beruntun, Tahun 2023 Laba Bersih 22,07 Triliun

    PLN ‘Hattrick’ 3 Tahun Beruntun, Tahun 2023 Laba Bersih 22,07 Triliun

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | PLN (Persero) sukses membukukan keuntungan terbesar dalam sejarah perseroan dengan meraih laba bersih sebesar Rp22,07 triliun pada tahun 2023. Nilai ini satu setengah kali dari torehan tahun 2022 sekaligus mencetak hattrick rekor laba bersih selama 3 (tiga) tahun berturut-turut sejak 2021. Melalui transformasi yang dipimpin langsung oleh Darmawan Prasodjo, kondisi keuangan PLN terus […]

  • Sejarah Tahun Baru Imlek di Indonesia

    Sejarah Tahun Baru Imlek di Indonesia

    • calendar_month Jum, 12 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama (Hanzi: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五暝 元宵節 pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī 除夕 yang berarti “malam pergantian tahun”. Di Tiongkok, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan tahun […]

  • Upaya Kota Samarinda Tekan 359 Kasus KDRT Sejak 2016—April 2019

    Upaya Kota Samarinda Tekan 359 Kasus KDRT Sejak 2016—April 2019

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Samarinda, Garda Indonesia | Data SIMFONI Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat sejak 2016—April 2019 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Samarinda mencapai 359 kasus. Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Ali Khasan mengatakan meski kasus tiap tahunnya mengalami penurunan, antisipasi dini dan penanganan serius perlu dilakukan oleh pemerintah […]

  • Raksasa Listrik Tenaga Surya Bergeliat, TK di Sumba 21 Tahun Tanpa Listrik

    Raksasa Listrik Tenaga Surya Bergeliat, TK di Sumba 21 Tahun Tanpa Listrik

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Sekolah TK Negeri Praioda, Yuliana Octovina Molle, mengungkapkan sejak 2004, sekolah ini belum pernah menggunakan listrik. Proses belajar mengajar tidak efisien karena semua kegiatan harus dibuat di kota, lalu dibawa ke TK.   Sumba | Selama 21 tahun, Taman Kanak-kanak Negeri Praioda di Desa Mbatakapidu, Kecamatan Kota Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), […]

  • Kasus Dugaan Pimpinan KPK Peras SYL, Ini Penjelasan Firli Bahuri

    Kasus Dugaan Pimpinan KPK Peras SYL, Ini Penjelasan Firli Bahuri

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perkara di Kementerian Pertanian (Kementan) mulai masuk ke tahap penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sekitar Januari 2023. Begitu banyak perkara korupsi yang sedang diselesaikan KPK. Sangat mungkin saat ini para koruptor bersatu melakukan serangan dengan istilah when the corruptor strike back, namun kami pasti akan ungkap semua. Demikian ditegaskan […]

  • Perdana, Undana Kirim 2 Mahasiswa Ikut Pertukaran Mahasiswa Internasional

    Perdana, Undana Kirim 2 Mahasiswa Ikut Pertukaran Mahasiswa Internasional

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Selain melepas 2.002 orang mahasiswa PPL pada 7 Agustus 2019, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang juga mengirimkan 2 (dua) orang mahasiswa terbaik dari FKIP mengikuti program pertukaran mahasiswa PPL yang diselenggarakan oleh The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO), organisasi Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala […]

expand_less