Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » 735 Warga Miskin Terima Bantuan Hukum Gratis dari Kemenkumham NTT

735 Warga Miskin Terima Bantuan Hukum Gratis dari Kemenkumham NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkumham NTT) terus berupaya meningkatkan pelayanan pemberian bantuan hukum secara gratis melalui pendirian Pos Bantuan Hukum (Posbakum), agar lebih dirasakan oleh warga miskin dan yang sedang berhadapan dengan hukum di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-NTT.

Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum berupa jasa hukum yang diberikan oleh Pemberi Bantuan Hukum secara cuma-cuma kepada Penerima Bantuan Hukum. Penerima Bantuan Hukum adalah orang atau kelompok orang miskin. Pemberi Bantuan Hukum adalah lembaga bantuan hukum atau organisasi kemasyarakatan yang memberi layanan Bantuan Hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.

Kakanwil Kemenkumham NTT Marciana Jone mengatakan sejak tahun 2012, Kantor Wilayah Kemenkumham NTT mulai melaksanakan kegiatan bantuan hukum, selanjutnya pada tahun 2015, 2018, dan 2021 telah dilakukan verifikasi dan akreditasi terhadap organisasi bantuan hukum (OBH) yang akan melaksanakan kegiatan pemberian bantuan hukum mulai dari tahap penyidikan/gugatan, persidangan tingkat I, Banding, Kasasi dan Peninjauan Kembali.

Tercatat ada 7 (tujuh) OBH yang telah diverifikasi dan terakreditasi oleh Kanwil Kemenkumham NTT dan telah melaksanakan bantuan hukum kepada masyarakat miskin antara lain : DPC Peradi Ruteng, PLBH Manggarai Raya, LBH Surya NTT, Posbakumadin Kefamenanu, Posbakumadin Soe, Lentera Belu, Yayasan Posbakum Advokasi Indonesia.

Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone saat berbincang dengan warga binaan pemasyarakatan

Bersama tujuh OBH ini, Kanwil kemenkumham NTT telah memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin secara litigasi maupun non-litigasi. Pada tahun 2019 terdata penerima bantuan hukum ligitasi kepada masyarakat miskin sebanyak 174 dan 33 kegiatan bantuan hukum non-litigasi. Tahun 2020 masyarakat miskin yang menerima bantuan hukum litigasi sebanyak 289 dan 51 kegiatan bantuan hukum non litigasi.

Sementara pada tahun ini bantuan hukum litigasi yang diberikan sebanyak 179 dan 9 bantuan hukum non litigasi. Total anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat melalui Kanwil Kemenkumham NTT bekerjasama dengan OBH terakreditasi untuk membantu masyarakat miskin di NTT sejak tahun 2019 hingga 2021 sebesar Rp.1.690.000.000,- untuk bantuan hukum litigasi dan bantuan hukum non-litigasi sebesar Rp.142.430.000,-.

Dilihat dari jumlah anggaran di atas bisa dikatakan sangat terbatas untuk wilayah NTT yang merupakan provinsi kepulauan dengan jumlah masyarakat miskin yang cukup banyak, maka Kanwil Kemenkumham NTT terus berupaya untuk tetap hadir di tengah-tengah masyarakat miskin sebagai wujud nyata dalam pelayanan terhadap bangsa dan negara. Salah satunya dengan cara bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum yang Pro Bono. Lembaga bantuan hukum ini bersedia memberi layanan bantuan hukum secara cuma-cuma. Melalui kerja sama ini, tentunya dapat menjawab tingkat kebutuhan terhadap pendampingan dan perlindungan hukum bagi masyarakat miskin yang berhadapan dengan hukum.

Hasil dari kerja keras jajaran Kanwil Kemenkumham NTT dalam memberikan bantuan kepada masyarakat miskin diakui dalam penganugerahan access of justice award 2021, Kanwil NTT dianugerahkan penghargaan Kantor Wilayah Terbaik III Penyelenggaraan Bantuan Hukum Tahun 2020 Kategori Kecil (jumlah PBH kurang dari 10) yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM RI pada Februari 2021 di Jakarta.

“Kami terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk dapat meningkatkan penyelenggaraan bantuan hukum sebagai wujud kehadiran negara untuk melindungi orang dan kelompok orang miskin dalam mencari keadilan, karena setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum tanpa terkecuali yang meliputi hak untuk dibela, diperlakukan sama di depan hukum dan keadilan,” tutur Merci Jone sapaan akrab Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT. (*)

Sumber dan foto (*/DL/tim Kemenkumham Provinsi NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Corona di NTT, Pelabuhan Ditutup & Frekuensi Penerbangan Dikurangi

    Dampak Corona di NTT, Pelabuhan Ditutup & Frekuensi Penerbangan Dikurangi

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris Bidang Pengendalian Pintu Masuk Keluar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka, S.T., M.M. menegaskan, kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT di bidang perhubungan tidak berubah. “Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelum-sebelumnya; kalau di bandara belum kita tutup […]

  • Listrik Menyala 24 Jam di Lelogama, Upaya PLN Menerangi Kabupaten Kupang

    Listrik Menyala 24 Jam di Lelogama, Upaya PLN Menerangi Kabupaten Kupang

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang, Garda Indonesia | Masyarakat Desa Fatumetan, Leloboko, Oelbanu, Oh Aem dan Kelurahan Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Serta Desa Fatumonas, Binafun, Bonmuti dan Bitobe Kecamatan Amfoang Tengah, dalam waktu dekat akan menikmati listrik 24 jam, di mana sebelumnya listrik menyala hanya 12 jam. PLN UPPK (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Kupang telah berhasil melakukan komisioning test […]

  • Silang Sinergi, PLN dan Pemda Ende Gerakkan Cahaya Baru di Pulau Flores

    Silang Sinergi, PLN dan Pemda Ende Gerakkan Cahaya Baru di Pulau Flores

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    PLN menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan, yang diharapkan menjadi pendorong utama aktivitas sehari-hari masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.   Ende | Semangat kolaborasi untuk menghadirkan layanan listrik yang lebih andal dan berkualitas di Pulau Flores semakin dikuatkan. PT PLN (Persero) Unit Induk Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT), melalui unit-unitnya di Kabupaten Ende—yaitu […]

  • Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumlah dan prosentase penduduk miskin di 22 kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebesar 1.142.170 orang atau 21,35 persen (*/data BPS kondisi Maret 2018; update kondisi Sept 2018 sebanyak 1.134.011 jiwa dari jumlah penduduk NTT sebanyak 5.456.203 jiwa atau turun menjadi 21,03 persen). Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar […]

  • Herman Hery Dipolisikan, Diduga Aniaya Pengguna Jalan

    Herman Hery Dipolisikan, Diduga Aniaya Pengguna Jalan

    • calendar_month Kam, 21 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Pengeroyokan dan penganiayaan yang diduga dilakukan Anggota DPR RI dan Ajudannya dilaporkan ke Mapolres Jakarta Selatan Siang ini Kamis, 21Juni 2018 Pukul 13.00 WIB dengan pelapor korban atas nama Ronny Kosasih Yuliarto, istri dan dua anak berusia 7 tahun dan 10 tahun. Melalui pesan Whatsapp, gardaindonesia.id menghubungi Febby Sagita,Pengacara Ronny Kosasih Yuliarto, […]

  • Merger Pelindo I—IV Disorot Ketua Umum BPNEI Khairul Mahalli

    Merger Pelindo I—IV Disorot Ketua Umum BPNEI Khairul Mahalli

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua umum Badan Nasional Peningkatan Ekspor Indonesia (BNPEI) Khairul Mahalli angkat suara perihal merger Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III, dan IV, dalam pernyataannya yang diterima redaksi pada Senin siang, 13 September 2021. Khairul Mahalli menyampaikan merger Pelindo I—IV tersebut bisa menimbulkan dampak positif dan negatif bila dilihat dari sisi tupoksi […]

expand_less