Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » 735 Warga Miskin Terima Bantuan Hukum Gratis dari Kemenkumham NTT

735 Warga Miskin Terima Bantuan Hukum Gratis dari Kemenkumham NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkumham NTT) terus berupaya meningkatkan pelayanan pemberian bantuan hukum secara gratis melalui pendirian Pos Bantuan Hukum (Posbakum), agar lebih dirasakan oleh warga miskin dan yang sedang berhadapan dengan hukum di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-NTT.

Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum berupa jasa hukum yang diberikan oleh Pemberi Bantuan Hukum secara cuma-cuma kepada Penerima Bantuan Hukum. Penerima Bantuan Hukum adalah orang atau kelompok orang miskin. Pemberi Bantuan Hukum adalah lembaga bantuan hukum atau organisasi kemasyarakatan yang memberi layanan Bantuan Hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.

Kakanwil Kemenkumham NTT Marciana Jone mengatakan sejak tahun 2012, Kantor Wilayah Kemenkumham NTT mulai melaksanakan kegiatan bantuan hukum, selanjutnya pada tahun 2015, 2018, dan 2021 telah dilakukan verifikasi dan akreditasi terhadap organisasi bantuan hukum (OBH) yang akan melaksanakan kegiatan pemberian bantuan hukum mulai dari tahap penyidikan/gugatan, persidangan tingkat I, Banding, Kasasi dan Peninjauan Kembali.

Tercatat ada 7 (tujuh) OBH yang telah diverifikasi dan terakreditasi oleh Kanwil Kemenkumham NTT dan telah melaksanakan bantuan hukum kepada masyarakat miskin antara lain : DPC Peradi Ruteng, PLBH Manggarai Raya, LBH Surya NTT, Posbakumadin Kefamenanu, Posbakumadin Soe, Lentera Belu, Yayasan Posbakum Advokasi Indonesia.

Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone saat berbincang dengan warga binaan pemasyarakatan

Bersama tujuh OBH ini, Kanwil kemenkumham NTT telah memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin secara litigasi maupun non-litigasi. Pada tahun 2019 terdata penerima bantuan hukum ligitasi kepada masyarakat miskin sebanyak 174 dan 33 kegiatan bantuan hukum non-litigasi. Tahun 2020 masyarakat miskin yang menerima bantuan hukum litigasi sebanyak 289 dan 51 kegiatan bantuan hukum non litigasi.

Sementara pada tahun ini bantuan hukum litigasi yang diberikan sebanyak 179 dan 9 bantuan hukum non litigasi. Total anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat melalui Kanwil Kemenkumham NTT bekerjasama dengan OBH terakreditasi untuk membantu masyarakat miskin di NTT sejak tahun 2019 hingga 2021 sebesar Rp.1.690.000.000,- untuk bantuan hukum litigasi dan bantuan hukum non-litigasi sebesar Rp.142.430.000,-.

Dilihat dari jumlah anggaran di atas bisa dikatakan sangat terbatas untuk wilayah NTT yang merupakan provinsi kepulauan dengan jumlah masyarakat miskin yang cukup banyak, maka Kanwil Kemenkumham NTT terus berupaya untuk tetap hadir di tengah-tengah masyarakat miskin sebagai wujud nyata dalam pelayanan terhadap bangsa dan negara. Salah satunya dengan cara bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum yang Pro Bono. Lembaga bantuan hukum ini bersedia memberi layanan bantuan hukum secara cuma-cuma. Melalui kerja sama ini, tentunya dapat menjawab tingkat kebutuhan terhadap pendampingan dan perlindungan hukum bagi masyarakat miskin yang berhadapan dengan hukum.

Hasil dari kerja keras jajaran Kanwil Kemenkumham NTT dalam memberikan bantuan kepada masyarakat miskin diakui dalam penganugerahan access of justice award 2021, Kanwil NTT dianugerahkan penghargaan Kantor Wilayah Terbaik III Penyelenggaraan Bantuan Hukum Tahun 2020 Kategori Kecil (jumlah PBH kurang dari 10) yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM RI pada Februari 2021 di Jakarta.

“Kami terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk dapat meningkatkan penyelenggaraan bantuan hukum sebagai wujud kehadiran negara untuk melindungi orang dan kelompok orang miskin dalam mencari keadilan, karena setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum tanpa terkecuali yang meliputi hak untuk dibela, diperlakukan sama di depan hukum dan keadilan,” tutur Merci Jone sapaan akrab Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT. (*)

Sumber dan foto (*/DL/tim Kemenkumham Provinsi NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • HIV/Aids NTT Masuk Kategori Merah; Gubernur 2 Pinta KPA Kerja Maksimal

    HIV/Aids NTT Masuk Kategori Merah; Gubernur 2 Pinta KPA Kerja Maksimal

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi Gubernur 2 NTT, meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTT untuk bekerja lebih cepat dalam mencegah dan mengatasi HIV/AIDS. Kerjasama lintas sektoral harus terus diupayakan dalam menyelamatkan generasi muda dari virus mematikan ini. “Kasus HIV/AIDS di Indonesia sudah sangat tinggi. Provinsi NTT sendiri sudah masuk kategori lampu […]

  • PLN Sedia 100% Listrik Hijau pada HUT Ke-79 RI di IKN

    PLN Sedia 100% Listrik Hijau pada HUT Ke-79 RI di IKN

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | PLN (Persero) siap menghadirkan listrik dari 100 persen energi hijau pada upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu, 17 Agustus 2024. PLN berkomitmen mendukung pembangunan kelistrikan IKN dengan konsep green, smart & beautiful sejalan dengan upaya menjadikan IKN sebagai kota hijau, futuristik, dan berkelanjutan. Direktur Utama […]

  • Siswa SMKN 1 & 3 Maumere Dapat Edukasi Fitur ‘PLN Mobile’

    Siswa SMKN 1 & 3 Maumere Dapat Edukasi Fitur ‘PLN Mobile’

    • calendar_month Jum, 21 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | Memperingati bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Januari hingga 12 Februari, PLN UP3 Flores Bagian Timur menyosialisasikan PLN Mobile dan bahaya listrik ke siswa-siswi dan guru di SMK Negeri 3 Maumere pada 14 Januari 2022 dan SMK Negeri 1 Maumere pada 15 Januari 2022. Di […]

  • SUKSES! 14 Sertifikat PLTP Ulumbu Terbit, Upaya Srikandi PLN dan BPN

    SUKSES! 14 Sertifikat PLTP Ulumbu Terbit, Upaya Srikandi PLN dan BPN

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    PLN, imbuh GM Yasir, berkomitmen mengamankan sisa aset dalam pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6, yakni access road wellpad J dan access road wellpad G, sesuai Keputusan Bupati melalui SK nomor 366 tahun 2024 tentang Penetapan Lokasi PLTP Ulumbu.   Ruteng | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Srikandi Unit Pelaksana Proyek (UPP) […]

  • Dana Desa Semestinya Kurangi Angka Kemiskinan

    Dana Desa Semestinya Kurangi Angka Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi, Gubernur 2 NTT menegaskan pengalokasian Dana Desa (DD) bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan harus dikelola secara optimal demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. “Garda terdepan dari republik ini adalah desa. Ada adagium lama yakni desa makmur,negara kaya. Sebaliknya desa melarat, negara bingung,” kata Josef Nae Soi saat membuka dan […]

  • Bangkitkan NTT dari Desa

    Bangkitkan NTT dari Desa

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Tristy.W.Ulas.Jati, S.S.T. Kupang-NTT, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) bangkit menuju masyarakat sejahtera merupakan visi yang sering digadang-gadang oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Oleh sebab itu, menjadi penting untuk memperhatikan program apa saja yang kelak akan dilakukan dalam rangka pembangunan daerah. Seperti diketahui bahwa selama ini kota merupakan tempat yang dituju […]

expand_less