Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

Cara Tung Desem Memaknai Nilai-nilai Pancasila Saat Pandemi Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Setiap orang memiliki caranya untuk memaknai nilai-nilai dalam Pancasila, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Begini cara seorang motivator dan pakar marketing Tung Desem Waringin memaknainya.

Tung Desem yang juga sebagai penyintas Covid-19 menyampaikan agama-agama lain sebagai suatu keindahan. Keindahan itu tidak hanya di dalam agama yang dianut tetapi juga di dalam agama-agama yang lain. Menurutnya banyak sekali pelajaran indah dari agama-agama yang juga menyejukkan hati.

“Jadi kita percaya bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa yang punya hak masing-masing kita hormati,” ujar Tung Desem melalui ruang digital pada hari ini, pada Senin, 1 Juni 2020.

Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dimaknai untuk membantu manusia lain. Menurutnya, orang yang fokus terhadap diri sendiri itu cepat mati, sedangkan fokus terhadap orang lain dan membantu orang lain akan lebih panjang umur. “Secara kemanusiaan kita itu membantu manusia lain membuat kita lebih semangat dan lebih sehat,” ujarnya.

Pada sila selanjutnya, Tung berpesan untuk tidak mengambil kesempatan di tengah pandemi dengan mengacaukan Indonesia. Ia berpendapat justru harus bersatu untuk melawan Covid-19.

“Kita harus bersatu untuk melawan Covid. Kita paham ada orang-orang yang terpaksa harus keluar untuk bekerja, tak perlu dicela. Tapi yang keluar please deh hati-hati. Tapi yang bisa di rumah please di rumah saja. Jadi kita harus bersatu tak perlu mencela orang-orang lain tapi bagaimana kita memahami,” lanjutnya.

Tung Desem berharap bahwa kita memiliki kebijaksanaan dan hikmat. Hikmat atau kearifan ini dibutuhkan masyarakat di saat menghadapi situasi seperti sekarang. Dengan hikmat, masyarakat dapat memahami situasi dan menghadapinya.

“Hikmat luar biasa, bijaksana itu luar biasa sehingga kita bisa melihat sudut pandang orang lain dan bisa memaklumi, bisa mentoleransi,” ucapnya.

Terakhir, ia memaknai sila ke-5, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dengan membantu pemerintah dalam menyelesaikan pandemi. “Kita saling membantu. Fokus membantu orang lain membuat kita jauh lebih semangat dan lebih sehat,” ulang Tung Desem.

Ia mengatakan dengan meluangkan waktu untuk membantu orang lain, itu membuat kita jauh lebih bahagia, “Meskipun kita membantunya dalam hal kecil saja, ini membuat kita lebih bahagia,” ujarnya.

Tung Desem berpesan bahwa Pancasila ini merupakan pilar untuk Indonesia. Pilar yang menjadikan bangsa Indonesia kuat, khususnya menghadapi pandemi saat ini.(*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi BTS Tahun 2020—2022, Johnny Plate Diperiksa Kejagung

    Dugaan Korupsi BTS Tahun 2020—2022, Johnny Plate Diperiksa Kejagung

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kejaksaan Agung memeriksa 6 (enam) orang saksi, salah satunya merupakan Menteri Kominfo, Johnny G Plate, terkait perkara BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Rabu, 15 Maret 2023. Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa keenam orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak […]

  • Rakor PTSP Prima : Wagub Josef Pinta Pelayanan Perizinan Dipermudah

    Rakor PTSP Prima : Wagub Josef Pinta Pelayanan Perizinan Dipermudah

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) NTT menghelat Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakorpimda) Terkait Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Prima di Hotel Sahid T-More, Kupang, pada 27—29 Agustus 2019. Dibuka oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Rakor ini dihadiri oleh Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan […]

  • Bantu Siswa Jakarta, Pramono Anung Hapus Ribuan Ijazah Tertahan

    Bantu Siswa Jakarta, Pramono Anung Hapus Ribuan Ijazah Tertahan

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Pramono menekankan pentingnya program pemutihan ijazah sebagai langkah nyata membuka jalan bagi anak-anak Jakarta untuk melanjutkan pendidikan dan memperbaiki taraf hidup.   Jakarta | Fakta di lapangan banyak menunjukkan bahwa penahanan ijazah di sekolah karena tunggakan biaya SPP masih banyak terjadi di berbagai daerah. Tentu hal tersebut menjadi tantangan bagi setiap kepala daerah untuk menuntaskannya. […]

  • 5.480 ASN PPPK Pemprov NTT Terima SK Pengangkatan

    5.480 ASN PPPK Pemprov NTT Terima SK Pengangkatan

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki masa kontrak yang akan diperbarui maksimal setiap lima tahun. Perpanjangan kontrak sepenuhnya bergantung pada kinerja dan dedikasi masing-masing ASN.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena menyampaikan selamat menjalankan tugas dan pengabdian kepada negara dan masyarakat kepada 5.480 Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN […]

  • PADMA Indonesia Layangkan Hak Koreksi dan Hak Jawab ke Redaksi Vox NTT

    PADMA Indonesia Layangkan Hak Koreksi dan Hak Jawab ke Redaksi Vox NTT

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (PADMA Indonesia) melalui surat bernomor : 51/P1-ADV/ IX/ 2020 tertanggal Jakarta, 09 September 2020, melayangkan Hak Koreksi dan Hak Jawab kepada Redaksi Vox NTT. Surat yang ditandatangani oleh Kepala Divisi Hukum  PADMA Indonesia, Paulus G. Kune, S.H. tersebut, ditembuskan kepada Dewan Pers RI, Komnas […]

  • Tradisi Potong Jari dan Awetkan Jenazah Suku Dani Papua

    Tradisi Potong Jari dan Awetkan Jenazah Suku Dani Papua

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi Papua yang unik ini mungkin adalah satu – satunya tradisi yang hanya bisa kita jumpai di Papua dan tidak ada di wilayah Indonesia yang lain. Tradisi potong jari ini adalah tradisi yang biasanya dilakukan oleh suku Dani di Lembah Baliem. Pada tradisi ini, masyarakat suku Dani diharuskan untuk memotong salah satu jari tangan mereka […]

expand_less