Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Jelang ‘New Normal’, Pasien Sembuh Covid Capai 43 Orang, Total 107 Kasus di NTT

Jelang ‘New Normal’, Pasien Sembuh Covid Capai 43 Orang, Total 107 Kasus di NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memasuki pemberlakuan new normal pada Senin, 15 Juni 2020, ada kabar gembira yang disampaikan oleh Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Jumat sore, 12 Juni 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

“Hari ini ada berita baik, ada 7 pasien sembuh covid, semuanya dari Kota Kupang,” ungkap drg. Domi seraya menyampaikan 6 orang yang dirawat di RS Siloam dan 1 orang di RST Wirasakti.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/08/1-kasus-dari-mabar-1-kasus-impor-dari-provinsi-sulawesi-selatan-total-105-kasus/

Dengan demikian, imbuhnya, total pasien sembuh covid di NTT mencapai 43 orang dengan perincian:

  • Kota Kupang, sembuh 20 orang;
  • T.T.S, sembuh 3 orang;
  • Rote Ndao, sembuh 2 orang;
  • Ende, sembuh 3 orang;
  • Sikka, sembuh 8 orang;
  • Manggarai Barat, sembuh 4 orang;
  • Sumba Timur, sembuh 3 orang.

Ia pun berharap menjelang new normal, semoga semakin banyak pasien positif Covid-19 yang sembuh. Dinas Kesehatan Provinsi NTT juga berupaya untuk menempatkan Tes Cepat Molekuler (TCM) di 4 (empat) rumah sakit.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/09/domi-mere-dua-pasien-covid-di-ende-dan-sikka-sembuh-tak-ada-kasus-baru/

Lanjut drg. Domi, dari hasil pemeriksaan 98 spesimen swab di Laboratorium Biomolekuler di RSUD W. Z. Johannes Kupang, hari ini, terkonfirmasi 2 (dua) positif Covid-19 dari Kota Kupang.

“Dua pasien positif covid-19 dari Kota Kupang hasil transmisi lokal,” ungkap drg Domi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi sembari menyampaikan dengan penambahan 2 Pasien Covid-19 dari Kota Kupang, maka jumlah kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 107 kasus.

Ada pun sebaran kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT dengan peringkat kasus yakni Kota Kupang 32 kasus [termasuk 1 kasus impor dari Sulawesi Selatan], Sikka 27 kasus, Manggarai Barat 16 kasus, Ende 12 kasus, Sumba Timur 8 kasus, T.T.S 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Rote Ndao 2 kasus, Flores Timur 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMO Indonesia Bangun Jejaring dengan Kemenkumham

    IMO Indonesia Bangun Jejaring dengan Kemenkumham

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Ikatan Media Online (IMO) Indonesia berupa membangun jejaring lintas sektor, pemerintah, swasta maupun dunia usaha. Upaya intens itu konsisten dilakukan guna membangun jejaring guna pengembangan kualitas organisasi perkumpulan para pemilik media online pertama se-Indonesia itu tetap survive di tengah perkembangan dunia teknologi digital. Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) IMO Indonesia, Roni Banase usai […]

  • 34.000 PMI Pulang ke Tanah Air pada Mei & Juni 2020, Pemerintah Siapkan Skema

    34.000 PMI Pulang ke Tanah Air pada Mei & Juni 2020, Pemerintah Siapkan Skema

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo, saat memimpin rapat terbatas mengenai percepatan penanganan pandemi Covid-19, meminta jajarannya untuk menyiapkan skema khusus terkait kepulangan puluhan ribu pekerja migran Indonesia. Diperkirakan terdapat 34.000 Pekerja Migran Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air pada Mei dan Juni mendatang. “Kepulangan pekerja migran Indonesia agar betul-betul berjalan dengan baik […]

  • Cegah “Praktik Sunat Perempuan” Kekerasan Berbasis Gender

    Cegah “Praktik Sunat Perempuan” Kekerasan Berbasis Gender

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Dulu saya menganggap sunat perempuan adalah suatu kewajiban yang harus saya laksanakan. Setelah tahu dari seminar Kemen PPPA dan UNFPA bahwa P2GP tidak dibolehkan, saya kaget dan menyesal telah melakukan praktik tersebut. Itu hanyalah tradisi kuno, yang secara medis tidak ada manfaatnya,”. Pernyataan diungkapkan Ida Yuliana Alka, perempuan berusia 55 tahun […]

  • Enam Dekade Anak Negeri Flobamora Menganyam Asa

    Enam Dekade Anak Negeri Flobamora Menganyam Asa

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa Sebuah pesan WhatsApp masuk ke mobilephone saya. Seorang Sahabat dekat, seorang tokoh masyarakat Flobamora memberi respons yang sangat menarik. …”saya telah mengikuti tulisan berjudul Bae Sonde Bae Flobamora : Sebuah Refleksi. Namun, saya belum menemukan apa yang sesungguhnya menjadi bahan refleksi yang hendak dihadirkan tulisan tersebut untuk kita. Apakah evaluasi program […]

  • Ayo Lestarikan Lagu Anak Indonesia!

    Ayo Lestarikan Lagu Anak Indonesia!

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Maraknya peredaraan musik dan lagu dewasa di kalangan anak-anak saat ini, baik melalui media massa hingga media sosial, sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak Indonesia. Anak lebih gemar menyanyikan bahkan hafal lagu dewasa dibandingkan lagu yang layak untuk seusianya. Menyikapi fenomena ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama label musik anak, […]

  • Tiga Tahun Program Kemitraan Wilayah di Poktan Kaifo Ingu, Ini Capaiannya

    Tiga Tahun Program Kemitraan Wilayah di Poktan Kaifo Ingu, Ini Capaiannya

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Program Kemitraan Wilayah (PKW) di Kelompok Kaifo Ingu dimulai pada tahun 2018 dan akan berakhir di Desember 2020, dengan sumber dana dari DIKTI dan PEMDA Kabupaten Kupang masing-masing sebesar Rp.300 juta dan Rp.600 juta. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/03/04/program-kemitraan-wilayah-wujudkan-agroeduwisata-di-kab-kupang/ Program Kemitraan Wilayah (PKW) dengan tema Membangun Model Agroeduwisata di Kabupaten Kupang merupakan […]

expand_less