Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Kota Kupang Jadi Kota Contoh Proyek ‘Climate Resilient and Inclusive Cities’

Kota Kupang Jadi Kota Contoh Proyek ‘Climate Resilient and Inclusive Cities’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang terpilih menjadi 1 dari 10 kota contoh di Indonesia, penerima manfaat proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC). Informasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man pada Jumat, 12 Juni 2020 saat membuka rapat tindak lanjut webinar dengan UCLG ASPAC tentang Proyek CRIC di ruang kerjanya pada Kamis, 11 Juni.

Proyek CRIC, menurutnya akan mendukung kota-kota dalam mempersiapkan rencana pembangunan perkotaan selama lima tahun ke depan, sebagai kota-kota yang berketahanan iklim dan berkelanjutan melalui analisis ilmiah, penerapan perangkat yang inovatif dan pembelajaran. Khususnya untuk memperkuat praktik tata kelola pemerintahan yang baik, mempercepat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui pemahaman yang lebih baik tentang sumber daya lokal dan masyarakat, kekompakan sosial, inklusif, kemakmuran dan kota-kota inovatif serta ketahanan iklim dan upaya pelestarian lingkungan hidup.

CRIC telah mengidentifikasi sepuluh kota di Indonesia sebagai penerima manfaat kegiatan ini, salah satunya Kota Kupang. Kota-kota lainnya antara lain Pangkal pinang, Bandar Lampung, Cirebon, Samarinda, Banjarmasin, Mataram, Gorontalo dan Ternate. Untuk itu, kepada para kepala daerah dari 10 kota tersebut diminta untuk mempersiapkan beberapa hal.

Hal pertama yang harus dipersiapkan oleh Pemkot Kupang adalah menerbitkan SK Pokja untuk kegiatan tersebut, yang melibatkan sejumlah elemen penting antara lain akademisi yang memiliki keahlian di bidang lingkungan hidup dan penanggulangan bencana, para pelaku usaha yang punya perhatian terhadap pembangunan di Kota Kupang, komunitas seperti LSM/NGO yang peduli terhadap persoalan lingkungan hidup dan bencana serta pemerintah selaku pengambil kebijakan.

Hal lain yang perlu disiapkan adalah pernyataan komitmen Pemerintah Kota Kupang. Mengenai hal ini menurut Wawali, Pemkot Kupang mendapat apresiasi dari penyelenggara, karena sejak awal menunjukkan kesungguhan, “Kita diapresiasi karena menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi, wali kota dan wakil wali kota-nya ikut langsung dalam pembahasan,” kata Wawali Herman.

Pemkot Kupang bersama tim CRIC akan melakukan kajian urban analysis untuk menyesuaikan kebutuhan atau potensi masalah yang ada pada setiap kota berdasarkan isu tematik proyek CRIC. Pemkot harus menyediakan data dan informasi terkait. Karena itu Wakil Wali Kota Kupang menegaskan data dan informasi yang ada di website resmi Pemkot Kupang harus selalu diperbaharui sehingga tim lebih mudah mengakses informasi terutama data kependudukan dan keuangan daerah.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Drs. Yos Rera Beka, Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Kepala Bappeda Kota Kupang, Kepala BPBD Kota Kupang, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Kabag Hukum Setda Kota Kupang dan Kabag Kesra Kota Kupang. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Viktor Buka Akses Jalan Bokong-Lelogama Kabupaten Kupang

    Gubernur Viktor Buka Akses Jalan Bokong-Lelogama Kabupaten Kupang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Pembangunan infrastruktur merupakan sebuah stimulus, agar kita mampu bergerak lebih cepat dalam menggerakkan seluruh roda pembangunan, khususnya di Kabupaten Kupang ini. Kita harus mampu untuk menjaga jalan dan jembatan agar tidak cepat rusak”, kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam sambutannya pada Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Bokong-Lelogama di Desa […]

  • Wisuda Perdana Undarma Kupang  Cetak 7 Lulusan Terbaik dari 205 Wisudawan

    Wisuda Perdana Undarma Kupang Cetak 7 Lulusan Terbaik dari 205 Wisudawan

    • calendar_month Jum, 21 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Undarma (Universitas Karya Dharma ) Kupang, Jumat 21 Des 2018 melaksanakan Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Angkatan I di Aula NTT Fair Baemoku, Jumat, 21 Des 2018; yang dipimpin oleh Rektor Universitas Karya Dharma Kupang Dr. Silvester P. Taneo, S.Pd, M.Pd., mewisuda 205 Wisudawan. Universitas Karyadarma Kupang mencetak 205 wisudawan terdiri […]

  • Hingga Tahun 2020, Tercatat 72 Bahasa Daerah di Provinsi NTT

    Hingga Tahun 2020, Tercatat 72 Bahasa Daerah di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur adalah Unit Pelaksana Teknis di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menjalankan tugas dan fungsi pelindungan, pengembangan, dan pembinaan bahasa. Dalam fungsinya untuk pengembangan, pembinaan, pelindungan terhadap bahasa dan sastra yakni bahasa daerah, Kantor Bahasa Provinsi NTT terus melakukan pembaharuan terhadap khazanah […]

  • Jasa Raharja Beri Santunan Kecelakaan 50 Juta ke Keluarga Korban di Alor

    Jasa Raharja Beri Santunan Kecelakaan 50 Juta ke Keluarga Korban di Alor

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, Garda Indonesia | PT  Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan santunan senilai Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) kepada ahli waris korban kecelakaan maut di Jalan Herman Yohanes, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Rabu, 9 Juni 2021. Kecelakaan maut di ruas Jalan Herman Yohanes terjadi sekitar pukul 18.00 WITA, menewaskan […]

  • Ubi Nuabosi Asal Ende Harus Dapat Indikasi Geografis

    Ubi Nuabosi Asal Ende Harus Dapat Indikasi Geografis

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bupati Ende, Drs. Djafar H. Achmad, M.M. menegaskan, ke depan tanaman endemik Ubi Nuabosi asli Kabupaten Ende bakal diperhatikan serius oleh pemerintah daerah. Perhatian serius Pemda Ende bakal dieksekusi dalam peraturan daerah yang mengatur pola budidaya dan pemasaran Ubi nuabosi sebagai salah satu jenis ubi yang hanya terdapat di Ende, Flores, Provinsi Nusa […]

  • Surga Tersembunyi  di Pulai Sabu Raijua

    Surga Tersembunyi di Pulai Sabu Raijua

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yumi Ke Lele Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Bersyukur puji TUHAN dan terima kasih sebesar – besarnya kepada Pemda Sabu Raijua, atas kegiatan yang luar biasa tahun ini yaitu Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019 yang dihelat pada 9—12 September 2019. Sabu yang dulu, sangat berbeda dengan sekarang. Jika dulu, Pulau Sabu merupakan Pulau […]

expand_less