Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menghadapi situasi new normal akibat pandemi Covid-19; bukanlah hal mudah bagi anak maupun orang tua. Setiap individu perlu beradaptasi kembali pada perilaku yang tidak biasa.

Menurut Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Debora Basaria, tidak hanya pada orang dewasa kondisi psikologis anak juga rentan terganggu oleh situasi yang saat ini tidak menentu.

“Walaupun mungkin anak-anak tidak begitu mengerti tentang kondisi saat ini, anak-anak juga dapat merasa tertekan akibat rasa takut, cemas, dan kebingungan yang dilihat dari lingkungan di sekitarnya. Kondisi masing-masing anak bisa jadi berbeda, tergantung pada pemaknaan anak itu sendiri,” ujar Debora dalam Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) tentang ‘New Normal dan Kesehatan Jiwa Bagi Anak’ yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pada Rabu, 1 Juli 2020.

Dikutip dari The Union Journal, ada berbagai dampak yang mungkin terjadi pada anak seperti perilaku regresif misalnya anak mengalami kemunduran dalam bersikap dan berperilaku, perubahan nafsu makan, dan mengalami gangguan tidur. Perubahan suasana hati seperti mudah marah dan menangis, mencari jaminan perlindungan dari orang tua, keluhan somatik, hingga sulit berkonsentrasi.

Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) tentang ‘New Normal dan Kesehatan Jiwa Bagi Anak’ yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pada Rabu, 1 Juli 2020

Menurut Debora, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi dampak tersebut. “Bagi orang tua, jelaskan pada anak kondisi saat ini dan hal yang harus mereka antisipasi, gunakan bahasa yang sederhana dan konkret. Luangkan waktu lebih, dukung anak selama belajar di rumah dan sediakan waktu untuk bermain. Sedangkan bagi anak, disarankan lebih banyak berbicara dan berdiskusi bersama orang dewasa seperti orang tua, atau saudara. Keluarkan apa yang dipikirkan dan dirasakan, tidak perlu merasa takut atau khawatir,” jelas Debora.

Di sisi lain, menurut Psikolog Klinis Annisa Poedji, cara anak berbeda-beda dalam menyampaikan pikiran dan mengekspresikan perasaannya, sehingga orang tua atau teman sebaya perlu memikirkan cara-cara terbaik untuk melakukan pendekatan.

“Bisa jadi ada anak yang jarang bicara karena karakternya tertutup atau introvert atau cara mengekspresikan perasaannya tidak melalui verbal atau lisan. Kita yang perlu proaktif pendekatan dan menawarkan berbagai alternatif untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan tidak hanya lewat verbal, tapi bisa lewat tulisan atau gambar. Mungkin dengan media itu membantu mereka bercerita dengan lebih nyaman. Pastikan juga tempat ngobrolnya, nyaman bagi anak untuk mengekspresikan apa yang dia rasakan,” kata Annisa.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA Lenny N Rosalin menjelaskan jika pengaruh positif teman sebaya juga menjadi salah satu hal penting untuk mewujudkan kesehatan jiwa bagi anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, Lenny mengajak agar anak dapat berperan sebagai pelopor dan pelapor bagi orang di sekitarnya.

“Anak bisa berperan sebagai 2P yaitu pelopor dan pelapor dengan saling sharing teman sebaya. Sharing atau berbagi cerita itu bisa turut meringankan kecemasan yang dirasakan anak. Kalau kalian merasa tidak bisa memberikan bantuan, kalian juga bisa melapor ke ahlinya. Misalnya menanyakan ke orang tua, mereka bisa menindaklanjuti ke psikolog atau pusat bantu layanan lainnya,” tutur Lenny.

Lenny juga menambahkan, dampak psikologis bagi individu masih akan berlangsung, meskipun masa PSBB telah lewat. Sehingga konsultasi-konsultasi untuk mengatasi masalah kesehatan mental masih sangat diperlukan termasuk pada anak. Adapun layanan yang dapat diakses melalui Layanan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) yang tersebar 135 PUSPAGA di 12 Provinsi dan 120 Kab/Kota, dan Layanan konsultasi psikologi SEJIWA (Sehat Jiwa) di Hotline Telepon 119 (ext.8).

“Kita harus bantu jangan sampai anak-anak mengalami gangguan kesehatan jiwa, karena kalau sudah mengalami ini pasti perlu waktu untuk pemulihannya, dan tentunya akan mengganggu proses belajar mengajar, tumbuh kembang anak dan kualitas hidup mereka,” tandas Lenny.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Foto utama oleh klikdokter.com
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMJ Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang Inisiasi Bantu Mahasiswa Terdampak Covid-19

    HMJ Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang Inisiasi Bantu Mahasiswa Terdampak Covid-19

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang (PNK) menginisiasi untuk membantu para mahasiswa/mahasiswi yang terdampak Pandemi Covid-19, terutama mereka yang tak dapat pulang ke kampung halaman karena penutupan akses transportasi laut dan udara. Upaya empati HMJ Teknik Sipil PNK tersebut direspons oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang, […]

  • Bahagia Warga Sumba, Beli Token Listrik PLN Dapat Hadiah Motor Listrik

    Bahagia Warga Sumba, Beli Token Listrik PLN Dapat Hadiah Motor Listrik

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Manager PLN UP3 Sumba, Ronald Tilman, menyampaikan bahwa kebahagiaan pelanggan adalah prioritas utama.   Waingapu | Sebagai wujud cinta dan apresiasi bagi masyarakat di Pulau Sumba, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba menghelat pengundian program “Gebyar Transaksi Token Berhadiah” pada Kamis, 22 Januari 2026. Program ini khusus dipersembahkan bagi pelanggan rumah tangga kategori daya […]

  • Parade 737 Motif Tenun, NTT Bertenun Raih Rekor MURI

    Parade 737 Motif Tenun, NTT Bertenun Raih Rekor MURI

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Peringatan HUT ke-66 NTT juga turut dimeriahkan oleh penampilan Tarian daerah, lagu-lagu daerah oleh paduan suara San Jose dan Parade Padu-Padan Tenun by Erwin Yuan.   Kupang | Pemerintah Provinsi NTT berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada peringatan hari ulang tahun (HUT) NTT ke – 66 tahun 2024 melalui pemecahan Rekor MURI Parade Tenun Jenis dan […]

  • Ganjar Milenial Center Bantu Tandon Air Untuk Warga Desa Noemeto

    Ganjar Milenial Center Bantu Tandon Air Untuk Warga Desa Noemeto

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Timor Tengah Selatan, Garda Indonesia | Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) tak henti-hentinya menebar kebaikan dan manfaat bagi masyarakat. Para pendukung Ganjar Pranowo itu pun hadir dan memberikan bantuan kepada warga di Desa Noemeto, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT). Nasrin selaku Korwil GMC NTT mengatakan dalam kesempatan ini […]

  • Kadis Kominfo Belu : Gunakan Media Sosial Secara Bijak

    Kadis Kominfo Belu : Gunakan Media Sosial Secara Bijak

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanes Andes Prihatin, S.E, M.Si. meminta  masyarakat Belu agar secara bijak dalam menggunakan media sosial, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hal ini disampaikannya terkait dilaporkannya akun facebook Frans Asten ke […]

  • KPK OTT Serentak di Jakarta dan Banjarmasin, Tahan Pejabat Pajak dan Bea Cukai

    KPK OTT Serentak di Jakarta dan Banjarmasin, Tahan Pejabat Pajak dan Bea Cukai

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Loading

    KPK menegaskan bahwa OTT di Jakarta berbeda perkara dengan Banjarmasin. Meski terjadi di waktu berdekatan, kedua operasi tersebut tidak saling berkaitan dan menyasar kasus yang berbeda.   Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di sejumlah daerah secara bersamaan. Selain di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, KPK juga melakukan OTT […]

expand_less