Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kadis PUPR Belu: Segmen Bantuan Dana Swadaya Itu Bukan Untuk Orang Miskin

Kadis PUPR Belu: Segmen Bantuan Dana Swadaya Itu Bukan Untuk Orang Miskin

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 26 Jul 2020
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “Segmennya itu bukan untuk orang miskin. Segmennya itu untuk orang yang berpenghasilan rendah di bawah UMR. Jadi, orang miskin tidak bisa dapat,” demikian penegasan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Vincent K. Laka kepada Garda Indonesia melalui sambungan telepon seluler pada Minggu pagi, 26 Juli 2020.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/25/dana-bantuan-rumah-sederhana-sehat-di-belu-nama-janda-tua-tak-diusulkan/

Eng Laka, demikian sapaan karibnya menerangkan, bahwa orang yang penghasilannya di bawah Upah Minimum Regional/ Provinsi Nusa Tenggara Timur (UMR/UMP NTT) berhak terima, meski Veteran dan PNS/ASN sekalipun. “Ini, bantuan stimulan yang bersifat swadaya, bukan gratis untuk orang miskin. Yang menjadi patokan itu adalah penghasilan harus di bawah UMR. Jadi, penghasilan harus di bawah satu juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah,” urainya.

Skema dan syarat penerima bantuan dana rumah sederhana sehat di Kabupaten Belu

Persyaratan untuk mendapatkan rumah swadaya, beber Eng Laka, pertama, harus memiliki penghasilan tetap; kedua, harus mempunyai Kartu Keluarga (KK); ketiga, tinggal di desa bersangkutan; keempat, bersedia bekerja bersama kelompok; kelima, harus memiliki bahan bangunan dan lahan.

“Bantuan pemerintah hanya tujuh belas setengah juta. Dua setengah jutanya untuk bayar tukang, lima belas jutanya beli bahan. Sisanya dia tanggung sendiri. Rumahnya juga harus permanen karena bantuan pemerintah pusat ini untuk menghilangkan rumah tidak layak huni. Jadi, janda miskin ini kemungkinan tidak punya penghasilan tetap makanya tidak bisa”, sambungnya.

Sementara, bantuan rumah bagi orang miskin, lanjut Eng Laka, baru akan dianggarkan pada tahun 2021. Itu pun, penerima bantuan rumah wajib sediakan lahan. Pemerintah tidak membeli tanah. “Kita bangun rumah siap terima kunci. Kita sudah hitung-hitung biayanya berkisar 50—75 juta. Kalau bangunnya tahun depan, kita sudah harus verifikasi mulai sekarang. Dan, kita berharap semoga terwujud,” sibaknya.

“Yang jelas ada ketentuan terkait bantuan ini. Yang lolos verifikasi dan validasilah yang berhak terima,“ tambah Eng Laka via pesan WhatsApp.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020, Rp.1.950.000 (satu juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) dari sebelumnya Rp.1.795.000 (satu juta tujuh ratus sembilan puluh lima ribu rupiah), sejak 1 November 2019 lalu. (*)

Penulis (*/HH)
Editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Bangun Transmisi di Nusa Tenggara, 79% Kandungan Dalam Negeri

    PLN Bangun Transmisi di Nusa Tenggara, 79% Kandungan Dalam Negeri

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Sistem transmisi baik itu saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dan juga gardu induk (GI) merupakan sarana infrastruktur ketenagalistrikan yang berfungsi menyalurkan energi listrik dari pusat pembangkit listrik menuju pusat  beban/ demand pelanggan. PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara memiliki tugas untuk membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang tersebar dari provinsi Nusa Tenggara Timur […]

  • Jepang Kagum, Program Makan Bergizi Gratis Indonesia Jadi Rujukan Dunia

    Jepang Kagum, Program Makan Bergizi Gratis Indonesia Jadi Rujukan Dunia

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Loading

    Jepang sendiri telah menjalankan program makan siang sekolah sejak 1889 atau lebih dari 137 tahun sehingga pengalamannya dinilai relevan bagi penguatan MBG di Indonesia.   Jakarta | Indonesia kini berbalik menjadi rujukan internasional melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat setiap hari. Jumlah tersebut dinilai setara dengan hampir […]

  • Perempuan Sinode GMIT Dilatih Olah Ikan Jadi Komoditas Unggulan

    Perempuan Sinode GMIT Dilatih Olah Ikan Jadi Komoditas Unggulan

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Pelatihan ini mengolah sumber daya lokal berupa ikan menjadi komoditas unggulan yang dapat diduplikasi kepada rayon masing-masing gereja. Pantauan media ini, mereka terlihat antusias hingga berebutan mengambil porsi olahan ikan menjadi bakso, nugget, dan abon.   Kupang | Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT berkolaborasi dengan Sinode GMIT menghelat pelatihan bagi sekitar 20 (dua […]

  • Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Konflik batas tanah antara Maria Bete dan Pit Mau yang terletak di RT 07/ RW 04, Dusun Haliwen B, Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Perbatasan Timor Leste sejak tahun 2018 silam, dianggap telah selesai oleh Kepala Desa Andreas Atok. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/25/mekar-sejak-tahun-1993-desa-dubesi-di-belu-masih-jadi-anak-tiri/ “Masalah […]

  • Kacamata Daniel Tagudedo Terhadap Bank NTT

    Kacamata Daniel Tagudedo Terhadap Bank NTT

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,  Garda Indonesia | Direksi Bank NTT yang bertugas saat ini adalah kader-kader yang dipersiapkan sejak akan berakhirnya masa jabatan direksi pada kisaran masa bakti tahun2013—2017. Ada 29 orang yang kami kirimkan ke berbagai pendidikan manajemen dan terakhir ke “Rumah Perubahan Prof Renald Kasali”. Demikian diungkapkan Daniel Tagudedo, Direktur Utama Bank NTT periode 2009—2016 kepada […]

  • Ketua KPK Firli Bahuri : Progres  Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    Ketua KPK Firli Bahuri : Progres Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK-red ) periode 2019—2023 (belum genap 1,5 bulan) sudah melakukan kerja nyata dengan menetapkan skala prioritasnya pada 12 orang tersangka yang sudah ditahan dan 10 orang menjadi tersangka. Bahwasanya untuk dapat mewujudkan harapan tersebut perlu ada sejumlah gagasan dan terobosan tentang pentingnya melakukan tindak pencegahan untuk […]

expand_less