Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Ketua MPR RI Dorong Pemerintah Fokus dan Percepat Realisasi Vaksin Corona

Ketua MPR RI Dorong Pemerintah Fokus dan Percepat Realisasi Vaksin Corona

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2020
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Bali, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan Indonesia harus berupaya mandiri dalam memenuhi kebutuhan vaksin Corona. Karena, diyakini virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 ini akan eksis untuk jangka waktu yang lama.

“Durasi flu Spanyol bisa dijadikan patokan. Flu Spayol mulai mewabah Maret 1918, dan berlangsung hingga Juni 1920. Pada rentang waktu Pandemi Covid-19 yang masih sulit dihitung itu, Indonesia harus berupaya menghindar dari ketergantungan akan kebutuhan vaksin Corona,” ujar Bamsoet di Bali, pada Minggu, 2 Agustus 2020.

Karenanya, mantan Ketua DPR RI ini mendorong pemerintah fokus dalam mempercepat realisasi vaksin Corona produk lokal. Pemerintah harus segera mengambil prakarsa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para akademisi dan peneliti.

‘’Sejauh yang saya amati sampai saat ini, sudah ada upaya dari sejumlah pihak di dalam negeri untuk menciptakan vaksin Corona. Namun, upaya itu tidak mudah karena ada sejumlah tantangan. Saya mendorong pemerintah untuk segera hadir di dalam upaya itu, sekaligus membantu mengurai tantangan-tantangan itu,‘’ kata Bamsoet.

Ia pun menuturkan, tantangan tersebut di antaranya meliputi kebutuhan biaya yang besar untuk riset dan pengembangan vaksin, upaya percepatan menghasilkan vaksin hingga tahap ketersediaannya di publik. Selain itu, tantangan lainnya menyangkut besarnya skala produksi vaksin.

“Demi kepentingan 270 juta penduduk Indonesia, kehadiran dan keterlibatan pemerintah di dalam upaya yang sarat tantangan itu sangat relevan dan urgen. Dari komunikasi dan koordinasi dengan para akademisi serta peneliti, minimal akan ditemukan jalan keluar mengatasi tantangan-tantangan tersebut,” tutur Bamsoet.

Ia juga mendukung upaya inaktivasi virus yang sedang dilakukan sejumlah perusahaan Indonesia yakni, PT Bio Farma bekerja sama dengan Sinovac dari Tiongkok, PT Kalbe Farma dengan Genexine dari Korea Selatan serta perusahaan swasta dengan Sinopharm dari Tiongkok.

“Indonesia tidak bisa hanya menunggu hasil riset dan pengembangan serta produksi vaksin Corona dari negara lain. Indonesia harus mandiri. Apalagi, Indonesia juga memiliki PT Bio Farma yang sudah berpengalaman membuat vaksin,’’ pungkas Bamsoet. (*)

Sumber berita (*/Tim Publikasi MPR RI)
Foto utama oleh shutterstok
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunis Kucing

    Komunis Kucing

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Negara yang tergolong paling gagal di dunia adalah negara komunis: Kuba, Venezuela, Korea Utara. Negara yang paling berhasil di dunia sekarang ini adalah negara komunis: Tiongkok. Negara yang majunya biasa-biasa saja juga negara komunis: Vietnam dan Kamboja. Di luar komunis banyak juga negara yang berhasil, yang biasa-biasa saja, dan yang tidak […]

  • LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | SD Kristen Rehobot Kupang yang berlokasi di tengah hamparan sawah dan sering menjadi korban terpaan angin putting beliung dan bencana banjir, memperoleh perhatian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana (Undana) bekerjasama dengan Kemenristek/BRIN. Hasil identifikasi masalah dan analisa situasi yang dilakukan oleh tim pelaksana LP2M Undana […]

  • Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 1Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 13 September 2023. Pada kunjungan kali ini, Jokowi menggunakan moda transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sekaligus melakukan uji coba sebelum diresmikan pengoperasiannya. Tiba sekitar pukul 08.30 WIB di Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, Presiden Jokowi langsung menuju lantai […]

  • Kunker Mendadak, Merci Jone Apresiasi Rutan Maumere Bersih & Asri

    Kunker Mendadak, Merci Jone Apresiasi Rutan Maumere Bersih & Asri

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone mengapresiasi kinerja Karutan Maumere dan jajaran karena mampu menciptakan kondisi Rutan yang bersih, asri dan kondusif. “Saya apresiasi Karutan Maumere karena sangat cepat membuat perubahan di Rutan Kelas II B Maumere,” kata Merci Jone sapaan akrab Kakanwil […]

  • ‘Bagi Ayah’ Doa Putri Bungsu Mauk Martinus dari Desa Anakalang

    ‘Bagi Ayah’ Doa Putri Bungsu Mauk Martinus dari Desa Anakalang

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Belu- NTT, Garda Indonesia | “Kami baru selesai berdoa untuk bapak dengan keluarga Belu yang ada di Sumba Tengah,” ucap putri bungsu Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu, Alm. Mauk Martinus dari Desa Anakalang, Kecamatan Katiku Tanah, Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), saat dihubungi Garda Indonesia via sambungan telepon seluler pada Senin, 4 […]

  • PADMA Indonesia Layangkan Hak Koreksi dan Hak Jawab ke Redaksi Vox NTT

    PADMA Indonesia Layangkan Hak Koreksi dan Hak Jawab ke Redaksi Vox NTT

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (PADMA Indonesia) melalui surat bernomor : 51/P1-ADV/ IX/ 2020 tertanggal Jakarta, 09 September 2020, melayangkan Hak Koreksi dan Hak Jawab kepada Redaksi Vox NTT. Surat yang ditandatangani oleh Kepala Divisi Hukum  PADMA Indonesia, Paulus G. Kune, S.H. tersebut, ditembuskan kepada Dewan Pers RI, Komnas […]

expand_less