Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Menteri PPPA Prof Yohana: ‘Akhiri..! Perdagangan Orang’

Menteri PPPA Prof Yohana: ‘Akhiri..! Perdagangan Orang’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Loading

Serang,gardaindonesia.id – Komitmen Pemerintah Indonesia sangat tinggi dalam pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal ini terlihat dari lengkapnya kerangka regulasi dan pelembagaan penanganannya di tingkat pusat dan daerah sejak ditetapkannya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) gencar melakukan upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat untuk mencegah TPPO. Salah satunya, menyelenggarakan Sosialisasi Akhiri TPPO di Kota Serang, Banten, sebagai daerah rawan TPPO. Mengingat Provinsi Banten merupakan daerah prioritas TPPO karena merupakan salah satu daerah asal, transit, dan tujuan TPPO. Berdasarkan data IOM tahun 2005-2013 jumlah korban Tindak Pidana Perdagangan Orang yang berasal dari Provinsi Banten sebanyak 211 orang.

“Ibu-ibu dan bapak-bapak di Provinsi Banten, tolong perhatikan anak-anaknya. Jangan terlalu gampang percaya dan mau diiming-imingi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Menjanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di luar negeri namun prosedurnya tidak sesuai aturan atau ilegal,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise di Kota Serang, Provinsi Banten.

Menteri Yohana menambahkan, deteksi dini masyarakat, Gugus Tugas (GT) TPPO, serta pemerintah daerah diperlukan dalam hal ini. TPPO adalah kejahatan serius terhadap kemanusiaan dengan memanfaatkan sindikat dan adanya indikasi eksploitas terhadap manusia. Korban TPPO banyak yang berasal dari Provinsi Banten. Maka, upaya pencegahan untuk meminimalkan faktor penyebab TPPO, upaya penanganan korban, dan upaya penegakan hukum bagi pelaku TPPO mesti ditingkatkan.

“Korban perdagangan orang selain tidak mendapat kepastian keamanan dan jaminan pendapatan, mereka juga terancam berbagai bentuk kekerasan, fisik dan seksual. Belakangan ini moratorium pengiriman tenaga kerja asing di beberapa negara sedang berjalan. Ini bisa jadi kesempatan kita untuk meningkatkan kapasitas calon tenaga kerja Indonesia. Misalnya membekali mereka dengan pelatihan keterampilan dan bahasa. Ini penting, agar menghadirkan tenaga kerja yang berkualitas,” jelas Menteri Yohana lagi.

Dari sisi masyarakat, masih tingginya dorongan untuk bermigrasi ke kota atau luar negeri untuk mencari kehidupan yang lebih baik, gaya hidup konsumtif di kalangan remaja, keinginan memperoleh uang secara cepat, serta pemahaman masyarakat tentang TPPO dan bahayanya juga masih kurang. Akibatnya, masyarakat kurang waspada dan mudah tertipu. Hal ini dibenarkan oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy saat ditemui usai acara sosialisasi (23/9).

“Mengakhiri perdagangan orang dibutuhkan sinergi bersama. Komitmen kami Pemerintah Provinsi Banten tinggi, dalam memperhatikan perempuan dan anak. Pertama, terkait TPPO kami sudah membuat Gugus Tugas (GT) TPPO. Kedua, kami telah melakukan MOU antar pemerintah dengan lembaga layanan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) dan aparat penegak hukum (APH), untuk langsung menangani apabila ada aduan dan permasalahan yang terjadi. Ketiga, kami juga memberikan pendampingan kepada korban kekerasan dan TPPO yang ada di Provinsi Banten. Komitmen kami juga dengan menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2014 terkait dengan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” terang Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy.

Acara Sosialisasi Akhiri Perdagangan Orang yang dilaksanakan Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA bekerjasama dengan Pemda Banten ini dibuka dengan senam bersama kurang lebih 1000 orang. Lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait TPPO dari BNP2TKI, Bareskrim, dan Ketua GT PP TPPO Provinsi Banten. (*/PM PPPA + rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juan Paulinus Faya, Paskibraka Tahun 2023 dari Papua Selatan

    Juan Paulinus Faya, Paskibraka Tahun 2023 dari Papua Selatan

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Juan Paulinus Damianus Faya baru saja dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) tahun 2023. Demikian tulis Presiden Jokowi dalam ciutan di Twitter. Ia berasal dari Provinsi Papua Selatan. Untuk  sampai di titik ini, Juan yang berasal dari Kabupaten Asmat harus menempuh perjalanan laut selama 5 hari 5 malam untuk […]

  • Polri & TNI Evakuasi 8 Korban Serangan KKB, 6 Korban Asal NTT

    Polri & TNI Evakuasi 8 Korban Serangan KKB, 6 Korban Asal NTT

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Pada serangan tak berperikemanusiaan tersebut, 10 (sepuluh) orang guru dan tenaga medis menjadi korban. Korban meninggal dunia atas nama Rosalina Rerek Sogen (asal NTT), sementara 4 (empat) mengalami luka ringan dan 3 (tiga) lainnya luka berat serta 2 (dua) korban lainya dalam kondisi aman dan merupakan warga asli Yahukimo.   Jayapura | Operasi bersama (join […]

  • Swastisari Sport Festival Ajang Bina Calon Atlet Muda Futsal dan Basket

    Swastisari Sport Festival Ajang Bina Calon Atlet Muda Futsal dan Basket

    • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Swastisari Sport Festival (SSF) merupakan inisiasi dari ikatan alumni SMEA Katolik Swastisari Kupang (IKAMSWA) bekerja sama dengan Legacy dan berkolaborasi dengan unsur hexa helix yakni akademisi (SMK Katolik Swastisari Kupang), pemerintah, bisnis, media, dan agregator; telah resmi dibuka oleh Penjabat Gubernur NTT diwakili Kadispora, Hilda Bria Seran pada Kamis sore, 26 […]

  • RI 4 Kunjungi Dekranasda NTT, Korem 161/WS Gelar Pengamanan VVIP

    RI 4 Kunjungi Dekranasda NTT, Korem 161/WS Gelar Pengamanan VVIP

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | RI 4 atau Isteri Wakil Presiden Jusuf Kalla bakal melakukan kunjungan kerja ke Dekranasda NTT pada Rabu, 28 Agustus 2019. Kepastian kunjungan Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla beserta rombongan disampaikan oleh Danrem 161/Wirasakti dalam gelar pasukan pengamanan VVIP. Dalam gelar pasukan pengamanan VVIP di pelataran Makorem 161/WS pada Selasa, 27 Agustus […]

  • Bantuan Berjarak di NTT, DPPPA Gandeng JNE Kirim Gratis ke 10 Kabupaten

    Bantuan Berjarak di NTT, DPPPA Gandeng JNE Kirim Gratis ke 10 Kabupaten

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 650 penerima manfaat program Bersama Jaga Keluarga Kita (Berjarak) dari Kementerian PPPA bakal segera memperolehnya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi NTT, dalam hal ini kelompok spesifik masyarakat yaitu kaum perempuan, lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak maupun keluarga yang terkena dampak pandemi Covid-19 yang masuk dalam kategori […]

  • Natal & Tahun Baru PAUD Lorensia, Romo Gusty : Kita Diminta Beri Bukti, Bukan Janji

    Natal & Tahun Baru PAUD Lorensia, Romo Gusty : Kita Diminta Beri Bukti, Bukan Janji

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Apa yang dinubuatkan oleh para nabi, kini terpenuhi dalam diri Yesus Kristus Putera Allah. Apa yang dikatakan oleh para malaikat pun menjadi kenyataan, bukan sekadar janji manis bagi para gembala pada saat itu. Berani beri bukti, bukan sekadar janji. Apa yang pernah disampaikan, ada wujudnya, benar- benar terjadi dan sungguh nyata […]

expand_less