Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Pemkot-DPRD Kota Kupang Siap 500 Tangki Air Bersih bagi Masyarakat Marginal

Pemkot-DPRD Kota Kupang Siap 500 Tangki Air Bersih bagi Masyarakat Marginal

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 27 Sep 2020
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Termasuk dalam 14 daerah yang akan mengalami kemarau panjang di Provinsi NTT sesuai rilis BMKG, maka Pemerintah Kota Kupang bersama DPRD melakukan antisipasi sebagai tanggap darurat terhadap ancaman kekeringan.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/09/19/alami-kemarau-bmkg-warning-14-kabupaten-kota-di-provinsi-ntt/

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jimy Didok, pada Selasa, 22 September 2020 mengatakan dampak dari kemarau panjang adalah masalah kekurangan air bersih dan persoalan kekeringan. Oleh karena itu, memasuki Oktober nanti telah disiapkan 500 tangki air untuk warga terdampak.

“500 tangki untuk masyarakat marginal, sebagai langkah upaya mengatasi kelangkaan air bersih,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia mengatakan saat ini diajukan usulan anggaran senilai Rp.1 miliar yang dibahas bersama DPRD dan pemerintah. “Kita antisipasi ancaman kekeringan selama tiga bulan ke depan, kita masukkan dalam anggaran perubahan,” jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jimy Didok

Jimy juga mengungkapkan persoalan ancaman kekeringan ini dibahas bersama Banggar DPRD, sebab persoalan kekeringan ini merupakan hal urgen yang harus ditangani dengan baik.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung mengatakan dalam masa pembahasan kebijakan perubahan anggaran 2020 ini sangat tepat untuk diajukan usulan anggaran penanganan dampak bencana kekeringan akibat kemarau panjang. Salah satunya adalah dengan menyuplai air bagi warga di berbagai wilayah kritis.

Menurutnya, selain menyuplai air, Pemkot harus dapat mengoptimalkan berbagai sumber air lainnya, misalnya Kali Liliba dan mata air Petuk yang hingga saat ini masih terus mengalir. “Jadi kalau itu mempergunakan anggaran yang besar, maka prinsipnya kami di DPR itu tidak menjadi soal, kami sangat mendukung,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe mengatakan masalah kekeringan sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kekeringan ini harus menjadi prioritas untuk ditangani. “Postur anggaran ini kan masih dalam pembahasan, kalau memang terjadi seperti itu, maka namanya emergensi, kita bisa anggarkan itu,” pungkas politisi PDIP ini. (*)

Sumber berita dan foto pendukung (*/Nina—PKP)
Editor (+rony banase)
Foto utama oleh antara

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Beli Sepatu ‘Sneaker Fine Counsel’ dari Greysia Polii

    Jokowi Beli Sepatu ‘Sneaker Fine Counsel’ dari Greysia Polii

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Usai menerima kontingen Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, sekaligus menyerahkan bonus apresiasi bagi para atlet dan para pelatih, dengan mengedepankan protokol kesehatan ketat di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 13 Agustus 2021. Presiden Jokowi pun menerima penawaran dari peraih medali emas cabang bulu tangkis, Greysia Polii […]

  • DP3A NTT Helat Pelatihan SDM Bagi Penanganan Korban Kekerasan & TPPO

    DP3A NTT Helat Pelatihan SDM Bagi Penanganan Korban Kekerasan & TPPO

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggagas dan menghelat pelatihan bagi penanganan Korban Kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Mengambil lokasi pelatihan di Aula Hotel Elmylia Kupang sejak 13—14 Juni 2019, pelatihan dilakukan untuk mencapai sinergitas dan kolaborasi penanganan masalah kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan […]

  • Dinas PPPA NTT Pinta Gubernur Terbitkan Pergub tentang PPRG

    Dinas PPPA NTT Pinta Gubernur Terbitkan Pergub tentang PPRG

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi NTT melaksanakan Forum Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) dalam kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pembangunan Keluarga di Provinsi NTT, bagi OPD lingkup Provinsi NTT, pada Kamis 24 Oktober 2019. Kegiatan yang digelar di Hotel Sahid T-More Kupang […]

  • Semangat Oma Rahel di TMMD-111 Kodim 1627/Rote Ndao

    Semangat Oma Rahel di TMMD-111 Kodim 1627/Rote Ndao

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Usia bukan penghalang bagi perempuan lanjut usia (lansia), warga Desa Lekona, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah Baakti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)-111, di usia menggapai 71 tahun, tak menjadi halangan bagi nenek/oma yang biasa disapa Oma Rahel Nauk untuk ikut dalam kegiatan […]

  • Tertibkan Pariwisata Bali; Gubernur Rangkul Pelaku & Pakar Pariwisata

    Tertibkan Pariwisata Bali; Gubernur Rangkul Pelaku & Pakar Pariwisata

    • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, gardaindonesia.id | I Wayan Koster Gubernur Bali, menggelar coffee morning bersama tokoh pariwisata terkait strategi promosi Pariwisata Bali, (Sabtu,17/11/18). Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati juga terlihat hadir dalam acara itu. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Pakar Pemasaran yang juga masuk dalam tim ahli gubernur, Hermawan Kartajaya serta Asosiasi Pariwisata […]

  • Pelatih Valencia Femenino dan Tiga Anaknya Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

    Pelatih Valencia Femenino dan Tiga Anaknya Tewas Tenggelam di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Loading

    KM Putri Sakinah diketahui membawa 11 orang, terdiri dari enam anggota keluarga Fernando Martín, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata. Kapal mengalami mati mesin sebelum dihantam gelombang tinggi swell 2—3 meter.   Labuan Bajo | Kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, pada […]

expand_less