Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sipri Temu : Pemimpin 5 Tahun Lalu Tak Tepati Janji, Kita Berhak Ganti Baru

Sipri Temu : Pemimpin 5 Tahun Lalu Tak Tepati Janji, Kita Berhak Ganti Baru

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Wakil Ketua II DPRD Belu, Siprianus Temu mengatakan bahwa jika pemimpin lima tahun lalu tidak menjalankan janjinya, maka harus cari yang lain. Beras Miskin (raskin) gratis, Maek Bako (Porang), dan banyak program lainnya yang tidak dilaksanakan sama sekali. Karena itu, kalau janji tidak dijalankan, maka masyarakat mempunyai hak untuk ganti orang itu.

Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/11/06/edward-tanur-pilih-pemimpin-yang-punya-hati-dan-peduli-terhadap-rakyatnya/

“Ini, bukan soal merasa marah selama lima tahun. Tetapi, karena dia tidak menjalankan janji terhadap masyarakatnya,” ungkap anggota DPRD dari fraksi NasDem periode 2019—2024 saat berkampanye Paket SEHATI di Dusun Weberliku, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 6 November 2020.

Wakil Ketua II DPRD, Siprianus Temu (berdiri kanan) saat berkampanye di Dusun Weberliku, Kecamatan Tasifeto Barat

Paket SEHATI, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens, lanjut Sipri Temu, siap dilantik. Menurutnya ada satu kekuatan luar biasa, yakni rumpun keluarga besar ‘Natar Hat Laluan Hat’, mulai dari Mandeu, Naitimu, Lidak sampai Jenilu. “Kali ini, kita semua kuatkan hati, satukan pikiran, satukan tekad di tanggal 9 Desember, coblos paket SEHATI. Kalau mau Paket SEHATI pimpin, masyarakat harus kasih dukungan (fo is no beran). Saya sebagai wakil ketua II DPRD Belu pasti mendukung untuk program berobat GRATIS ini,” tandas Sipri Temu disambut tepukan tangan.

Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/02/12/gubernur-vbl-dapati-program-maek-bako-gagal-di-belu-plt-sekda-tuduh-warga-curi/

Kalau ada yang katakan program ini satu kebohongan, bebernya, jangan percaya karena program ini bukan baru. Orang di (Kabupaten) Malaka dan beberapa daerah di Pulau Jawa sudah melaksanakan. “Dokter Agus Taolin bawa program berobat GRATIS ini, karena dia lihat banyak orang yang tidak mampu bayar saat masuk rumah sakit. Saya mengajak kita semua untuk coblos nomor 2, Paket SEHATI, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens pada tanggal 9 Desember mendatang,” pinta Sipri Temu. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)
Editor: (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    Wem Nunuhitu Ajak Jaga Reputasi Bank NTT

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT periode 1993—2000, Welem Nunuhitu memberi catatan terkait perkembangan Bank NTT hingga saat ini. Menurutnya, jika diukur dari kinerja pelayanan perbankan, maka pelayanan sekarang jauh lebih maju dibanding saat dia memimpin. “Bank NTT sudah bisa beradaptasi di era digital ini. Bahkan mereka sudah bergerak maju cukup pesat dengan […]

  • Arahan & Strategi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk Pemda

    Arahan & Strategi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk Pemda

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan arahan dan strategi kepada para Gubernur, Bupati dan Wali Kota serta seluruh pemangku kebijakan di daerah untuk menerapkan beberapa poin sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di seluruh Indonesia. Hal tersebut […]

  • Jaman Sekarang Kok Jujur?

    Jaman Sekarang Kok Jujur?

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Gus Raharjo Ganjar Pranowo memang menyebalkan. Sering aku dibikin geleng-geleng kepala melihat sikapnya. Ada pejabatnya yang ketahuan korupsi langsung disikat. Sedikit saja pelayanan publik ketahuan pungli, langsung ditegur habis-habisan. Belum lagi kalau mendapati proyek pembangunan yang spesifikasinya tidak sesuai standar, bakal dikejar penyedia jasanya. Sikap Ganjar ini tentu saja mengandung risiko. Sudah pasti […]

  • 10 RS di Kota Kupang Dapat Jatah 300 Tabung Oksigen dari Pemprov NTT

    10 RS di Kota Kupang Dapat Jatah 300 Tabung Oksigen dari Pemprov NTT

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sepuluh rumah sakit yang berlokasi di Kota Kupang, menerima bantuan oksigen dari Pemprov NTT yakni RSUD W.Z. Johannes mendapat 50 tabung, RSUD S.K. Lerik 50 tabung, RS. St. Boromeus 20 tabung, RS Leona 20 tabung, RS Bhayangkara 15 tabung, RS Wirasakti 15 tabung, RS Kartini Kupang 10 tabung, RS  TNI […]

  • Transisi Energi Butuh Pilihan Tepat Agar Masyarakat Tak Jadi Korban

    Transisi Energi Butuh Pilihan Tepat Agar Masyarakat Tak Jadi Korban

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah berupaya mendorong proses transisi energi melalui energi baru terbarukan (EBT) dan efisiensi energi dengan target sekitar 23 persen dari total bauran energi bersumber dari energi baru terbarukan di tahun 2025. Target ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional. Kebijakan ini, yang dipadukan dengan komitmen […]

  • Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

    Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua membenarkan empat unit Alat Cuci Darah (ACD) tidak terpakai sejak kurang lebih empat tahun. ACD tersebut belum bisa beroperasi lantaran adanya beberapa alasan teknis. Demikian diungkapkan Direktris dr. Batsheba Elena Corputty, MARS melalui Kepala bidang Pelayanan, Sipri Mali kepada Garda Indonesia saat ditemui […]

expand_less