Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Human Trafficking » Stop Kriminalisasi Penyidik TPPO di Polres Sumba Barat

Stop Kriminalisasi Penyidik TPPO di Polres Sumba Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Ketua Satgas Anti Human Trafficking PADMA Indonesia Nusa Tenggara Timur, R Riesta Ratna Megasari mewakili Gabriel Goa, Direktur Lembaga Hukum dan HAM PADMA Indonesia (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) sekaligus Dewan Penasehat Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia (POKJA MPM) terpanggil untuk membela Penyidik-Penyidik TPPO yang dikriminalisasi karena bekerja serius dan rela berkorban untuk menangkap dan memproses hukum Pelaku dan Aktor Intelektualis TPPO di Indonesia khususnya di NTT!

“Kami akan usut tuntas oknum-oknum Pejabat Polri yang menjadi backing Human Trafficking! “ ujar Riesta Megasari kepada gardaindonesia.id, Senin/1 Oktober 2018 pukul 21.30 wita.

“Korban Kriminalisasinya adalah Bripka M Ndjuru Manna, Kanit Tipiter Polres Sumba Barat dan Brigpol Rudy Soik, “ungkap Riesta Megasari.

Selanjutnya, dengan sangat tegas Riesta Megasari menyatakan pernyataan sikap sebagai berikut:

Pertama, meminta Komnas HAM, Ombudsman RI, Kompolnas RI dan Komisi III DPR RI untuk mendesak Kapolri agar membela para Penyidik TPPO yang dikriminalisasi dan menindak tegas oknum-oknum Pejabat Polri yang menjadi backing Human Trafficking di Indonesia khususnya di NTT!

Kedua, menyampaikan Proficiat dan Penghargaan Yang Setinggi-tingginya atas kerja keras Polres Sumba Barat yang dipimpin Kanit Tipiter Bripka Martin Djurumana,SH bersama Satgas TPPO Bareskrim Mabes Pori yang mengungkap dan mengusut tuntas serta memproses secara hukum Pelaku dan Auktor Intelektualis TPPO terhadap 3 korban TPPO asal Sumba yang saat ini berkasnya sudah P21!

Ketiga, mendesak Kejari Sumba Barat segera melimpahkan berkas Perkara TPPO yang sudah P21 ke Pangadilan Negeri Sumba Barat bukan mempetieskannya! Kami mengajak solidaritas semua pihak untuk mengawal Proses Hukum TPPO di Kejari dan PN Sumba Barat hingga Mahkamah Agung agar JPU dan Hakim tidak kongkalikong dengan pihak Aktor Intelektualis TPPO apalagi membebaskan mereka dari jeratan hukum!

Keempat,mendesak Komisi Yudisial dan KPK RI agar mengawasi persidangan TPPO mulai dari PN Sumba Barat hingga Mahkamah Agung!

Kelima, mendesak Kapolri dan Kapolda NTT untuk memberikan penghargaan sekolah dan promosi jabatan kepada semua Penyidik TPPO yang telah bekerja keras serta berani mempertaruhkan nyawa dalam mengungkap dan mengusut tuntas jaringan mafiosi Perdagangan Orang NTT serta menangkap dan memproses hukum Pelaku dan Auktor Intelektualis TPPO di wilayah hukum Polda NTT! “STOP BAJUAL ORANG NTT!” (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMO Indonesia Desak Transparansi ‘Blank Spot’ Korupsi Kominfo

    IMO Indonesia Desak Transparansi ‘Blank Spot’ Korupsi Kominfo

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia |  Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mendesak penegak hukum untuk transparan dalam memproses perkara dugaan korupsi Base Transceiver Station (BTS) 4G yang disinyalir melibatkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F Ismail mengatakan, sejauh ini perkara dugaan korupsi BTS 4G masih menjadi gunung es yang perlu […]

  • Bupati Amon Djobo Dukung Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui

    Bupati Amon Djobo Dukung Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Pelatihan Guru Utama Berbahasa Abui. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah yang diluncurkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, […]

  • “Bae Sonde Bae Flobamora” Refleksi Fanatisme Anak Negeri

    “Bae Sonde Bae Flobamora” Refleksi Fanatisme Anak Negeri

    • calendar_month Sab, 18 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa Menteri Dalam Negeri di era Soekarno, Sanusi  Hardjadinata dalam sebuah kesempatan menerima kunjungan Tim Pejuang Pembentukan Provinsi Baru dari negeri Flobamora di Jakarta, menghadang Frans Sales Lega sang juru bicara dengan sebuah pertanyaan, “Berapa sarjana yang kamu punya untuk membentuk provinsi?”. Lega tahu persis, ke mana arah pertanyaan Pak Menteri tersebut. […]

  • Kondisi Februari 2024, Angka Stunting Kota Kupang Turun Jadi 16,6%

    Kondisi Februari 2024, Angka Stunting Kota Kupang Turun Jadi 16,6%

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Hasil survei kesehatan Indonesia menempatkan angka stunting Kota Kupang pada angka 29,9%. Pemkot Kupang pun gerak cepat menekan angka stunting dan kemudian berdasarkan data elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-ppgbm) periode Agustus 2023, angka stunting turun dari 18 persen menjadi 17,2 persen. (Sumber, antara). Sementara, berdasarkan operasi timbang tahun 2023, […]

  • PLN Peduli Sambung Baru Listrik, Masyarakat NTT Sejahtera

    PLN Peduli Sambung Baru Listrik, Masyarakat NTT Sejahtera

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Flores, Garda Indonesia | Albertus (53), warga Kelurahan Watusipi, Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu warga yang tidak mampu menyambung listrik di rumahnya. Karena masalah ekonomi, Albertus Theodorus Tana yang akrab dipanggil Albert tidak bisa menyediakan penerangan di rumahnya. Albertus bekerja sebagai petani kebun Penghasilan Albertus pun […]

  • Pidato Presiden Jokowi: Giring Ganesha Optimis, Ahmad Syaikhu Pesimis

    Pidato Presiden Jokowi: Giring Ganesha Optimis, Ahmad Syaikhu Pesimis

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Terhadap pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo barusan ada dua tanggapan dengan nada (tone) yang berbeda. Ada pandangan ala Giring Ganesha (Plt.Ketum PSI) yang bernada positif (optimistik), dan satunya dari Ahmad Syaikhu (Presiden PKS) yang bernada negatif (pesimistis). Begitulah diskursus (wacana) dalam negara demokrasi. Narasi yang dibangun bisa saja saling berseberangan, tapi […]

expand_less