Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bank NTT Gagas Desa Wisata Berbasis Digital di Pulau Koja Doi

Bank NTT Gagas Desa Wisata Berbasis Digital di Pulau Koja Doi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 10 Des 2020
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Loading

Koja Doi-Sikka, Garda Indonesia | Desa Koja Doi di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sentuhan dan intervensi program dari Bank NTT. Pulau yang berpenghuni 1.543 jiwa (468 kepala keluarga) dan dikenal dengan wisata Batu Purba dan Jembatan Batu tersebut telah menyiapkan diri menjadi Desa Wisata Berbasis Digital.

Bank NTT pun telah mendirikan Lopo Dia Bisa dan menempatkan Agen Dia Bisa yang memberlakukan pembayaran QRIS (pembayaran digital) terhadap semua transaksi perbankan yang dilakukan oleh para wisatawan saat berkunjung ke desa tersebut.

Pengamatan Garda Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho saat membeli kerajinan masyarakat, hanya dengan melakukan scan QR, maka pembayaran dengan uang elektronik atau sistem cashless tersebut pun selesai, sehingga tak perlu membayar dengan uang tunai.

Perhatian serius Bank NTT terhadap pengembangan konsep Desa Wisata Kajo Doi juga dilakukan terhadap pengelolaan hunian warga yang dijadikan sebagai homestay.

Disampaikan Pimpinan Cabang Bank NTT Maumere, Stefanus Tuga pada Selasa sore, 8 Desember 2020, sebanyak 8 dari 18 homestay telah menggunakan barcode QRIS Bank NTT. “Bank NTT membiayai perbaikan infrastruktur di dalam homestay (tempat tidur, sanitasi toilet sesuai standar wisatawan), kisaran kredit yang diberikan sebesar 5—15 juta rupiah,”urainya.

QRIS Bank NTT yang dipakai oleh Homestay Sansa Alifa di Desa Koja Doi

Dukungan Bank NTT di Pulau Koja Doi, imbuh Stefanus, dengan membangun Lopo Dia Bisa dan memberdayakan Agen Dia Bisa Bank NTT.

Ketua BumDes Desa Wisata Koja Doi, Juaeni menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT yang telah menyediakan dana perbaikan fasilitas homestay termasuk fasilitasnya. “Sementara dilakukan pengembangan dengan tarif per malam sebesar 100 ribu. Kita sudah difasilitasi oleh Bank NTT, maka ke depan, bakal dinaikkan menjadi 200 ribu per malam,” ungkap

Pihak BumDes juga memberdayakan masyarakat lain, termasuk kelompok dasawisma yang mengurus makan minum agar semua menerima manfaat. “Kami berterima kasih kepada Bank NTT karena telah meningkatkan kapasitas homestay, meskipun dikembalikan, selama ini kami kewalahan dengan pendanaan karena penghasilan kami pas-pasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Koja Doi, Hanawi menyampaikan kunjungan wisatawan ke Desa Wisata berasal dari domestik dan mancanegara. “Didominasi oleh wisatawan lokal, namun wisatawan dari mancanegara dari Perancis, Italia, Venezuela, dan Inggris yang menginap di rumah warga dan banyak catatan. Oleh karena itu, kami bermitra dengan Bank NTT kemudian menyesuaikan dan mengembangkan pariwisata terkait usaha homestay dan kerajinan masyarakat,” ungkapnya.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anita Gah Edukasi Persatuan & Kesatuan dengan Empat Pilar Kebangsaan

    Anita Gah Edukasi Persatuan & Kesatuan dengan Empat Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Kam, 20 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Empat Pilar Kebangsaan penting untuk tetap mempertahankan keutuhan dan persatuan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kokoh dan kuat. Mengapa Empat Pilar Kebangsaan sangat penting karena untuk mempertahankan Indonesia yang utuh dan damai sebagai bangsa yang berdiri kokoh diatas Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik […]

  • Seminar Peluang Usaha OMK HYK Bimoku Pecut ‘Entrepreneurship’

    Seminar Peluang Usaha OMK HYK Bimoku Pecut ‘Entrepreneurship’

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik (OMK) Kapela Hati Kudus Yesus (HKY) Bimoku, Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui, Keuskupan Agung Kupang menggelar seminar kewirausahaan pada Sabtu, 12 Juni 2021, pukul 19.00 WITA—selesai, bertempat di aula Kapela Hati Kudus Yesus Bimoku, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mengusung tema “Peluang Wirausaha Bagi Kaum Muda Masa […]

  • Menjahit Rivalitas di Ruang Duka

    Menjahit Rivalitas di Ruang Duka

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Marsel Robot – Dosen FKIP Undana Kupang-NTT, Garda Indonesia | Siapa yang mampu menjahit rivalitas ekstrim calon presiden antara kubu 01 (Jokowi-Ma’ruf) dan kubu 02 (Prabowo- Sandiaga)? Kedua kubu terus menghela belati dan menyerahkan kapak di halaman sejarah. Sementara media sosial sebagai kekuatan ketiga tak pernah redah menghamburkan hoaks hingga suasana horor terus memagut […]

  • Inisiasi NTT Youth Creative, UMKM NTT Dibekali Ilmu dari LKPP

    Inisiasi NTT Youth Creative, UMKM NTT Dibekali Ilmu dari LKPP

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah Nusa Tenggara Timur (UMKM NTT) terus bertumbuh dan berkembang jumlahnya sebanyak 168.002 (sesuai data BPS tahun 2022). Dan dari 22 kabupaten/kota di NTT, 6 (enam) besar kabupaten/kota dengan jumlah UMKM terbanyak yakni Sikka 31.209 UMKM, Flores Timur 16.155 UMKM, Sumba Barat Daya 15.461 UMKM, Malaka 11.115 […]

  • Resmikan Perpustakaan Ramah Anak, Bupati SBD Kenalkan 7 Jembatan Emas

    Resmikan Perpustakaan Ramah Anak, Bupati SBD Kenalkan 7 Jembatan Emas

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    SBD-NTT, Garda Indonesia  | Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr. Kornelius Kodi Mete resmikan perpustakaan ramah anak di SD Inpres Ndapa Taka, Kecamatan Wewewa Tengah, Jumat pagi, 13 September 2019. Perpustakaan ini merupakan perpustakaan ketujuh di Pulau Sumba yang dikembangkan oleh INOVASI melalui kemitraan dengan Taman Bacaan Pelangi (TBP). Selain Bupati Kodi Mete, hadir dalam […]

  • Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu, 2 Anak Tewas & 8 Orang Belum Ditemukan

    Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu, 2 Anak Tewas & 8 Orang Belum Ditemukan

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kasus kecelakaan laut di perairan Selat Pukuafu, dialami oleh Perahu Lempara [perahu penangkap ikan] “Kasih 25” milik Yos Doro beralamat di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Lampara [perahu penangkap ikan] tersebut berangkat dari pelabuhan laut Tablolong sekira pukul 09.00 WITA dengan tujuan ke pulau Pulau Rote, setibanya di perairan […]

expand_less