Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Diduga Palsu, Bawaslu Sabu Raijua Telusuri Status Warga Negara Bupati Terpilih

Diduga Palsu, Bawaslu Sabu Raijua Telusuri Status Warga Negara Bupati Terpilih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sabu Raijua telah melakukan penelusuran terkait status kewarganegaraan dari Bupati Terpilih Sabu Raijua dalam Pilkada 9 Desember 2020, Saudara Orient Patriot Riwu Kore; sejak proses pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.

Demikian penegasan Ketua Bawaslu Sabu Raijua, Yudi Tagi Huma kepada Garda Indonesia pada Senin, 1 Februari 2021 pukul 11.41 WITA—selesai. Penelusuran tersebut, ungkap Yudi, dilakukan karena adanya kecurigaan saat pendaftaran bakal calon.

Saat dikonfirmasi, apakah penelusuran tersebut karena adanya  surat dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Sabu Raijua (AMAPEDO) bernomor : 002/AMAPEDO-SR/I/2021 tertanggal 4 Januari 2021 tentang pengaduan terkait identitas diri dari Calon Bupati Terpilih Pasangan Nomor urut 2 (Paket Ie Rai); Ketua Bawaslu Sabu Raijua memastikan bahwa surat itu ada.

“Tetapi sebelumnya, kami Bawaslu telah melakukan penelusuran karena saat pendaftaran ada kecurigaan, meski tidak ada laporan dari masyarakat, namun patut dicurigai dan ditelusuri,” urai Ketua Bawaslu Sabu Raijua.

Dari kecurigaan tersebut, imbuh Ketua Bawaslu Sabu Raijua, pihaknya menyurati ke Imigrasi Klas 1 Kupang, dan bersurat dua kali ke KPU untuk memperingatkan agar berhati-hati dan cermat melihat syarat administrasi calon. “Tujuannya agar calon yang dihasilkan kredibel dan memiliki identitas jelas,” ujarnya seraya mengungkapkan penelusuran dilakukan hanya melalui e-mail karena dalam kondisi pandemi covid.

Selain itu, karena situasi pandemi, Bawaslu Sabu Raijua juga menyurati Bawaslu RI untuk meminta bantuan dan Bawaslu Provinsi NTT agar dapat membantu proses penelusuran itu. “Dari proses tersebut, hingga saat ini belum memperoleh jawaban,” ungkapnya seraya menyampaikan bahwa pihaknya juga bersurat ke Dirsistik Imigrasi, Dirjen  Administrasi Umum (DAU), dan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Dari hasil penelusuran karena hanya melanjutkan surat yang ada, terang Ketua Bawaslu Sabu Raijua. “Lalu, kami memastikan e-mail yang telah kami kirim dan memperoleh jawaban dari Kedutaan Besar Amerika Serikat,” ucapnya.

Adapun balasan e-mail dari Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Sabtu, 30 Januari 2021 yang ditujukan kepada Yudi Tagihuma Huma, Bawaslu Kab. Sabu Raijua, Provinsi NTT dan diteruskan kepada amapedohawu@gmail.com isinya sebagai berikut : “Bersama ini, kami menjawab surat Bapak tertanggal 7 Januari 2021, perihal pertanyaan status kewarganegaraan dari Bapak Orient Patriot Riwukore. Kami informasikan bahwa Bapak Orient Patriot Riwukore adalah benar warga negara Amerika. Terima kasih untuk perhatian dan kerja sama Bapak.” American Citizen Services https://id.usembassy.gov/u-s-citizen-services/

Setelah ada, balasan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat terkait status Orient Patriot Riwu Kore yang masih berstatus aktif sebagai warga negara Amerika, Ketua Bawaslu Sabu Raijua mengungkapkan karena terkait kondisi, maka pihaknya masih melakukan koordinasi. “Sebagai tindak lanjut, saya telah perintahkan kepada anggota untuk melanjutkan tugas ini dengan melakukan koordinasi dengan provinsi,” ulasnya.

Lanjut Ketua Bawaslu Sabu Raijua, memang telah ada penetapan Bupati Terpilih Sabu Raijua, dan jika dilihat secara de facto dan de jure dan legal standing daripada pemerintahan yang sah setelah adanya pelantikan nanti. “Namun, kami juga telah menyampaikan ke Bawaslu Provinsi NTT terkait dengan hasil jawaban dari Kedutaan Besar Amerika Serikat bahwa status kewarganegaraan dari Saudara Orient Patriot Riwu Kore masih berstatus warga negara Amerika. Sehingga, pihak yang merasa dirugikan dengan kondisi ini, dapat mengajukan komplain,” terangnya.

Siapa pun, termasuk masyarakat Sabu Raijua, tandas Ketua Bawaslu Sabu Raijua, dapat mengajukan komplain. “Karena jika dilihat dari sisi normatif standar utama berwarga negara Indonesia sesuai dengan pasal 7 ayat 1 (satu) Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Thomas Mauritius Djawa saat diminta klarifikasi terkait kondisi tersebut melalui pesan whatsapp pada Senin, 1 Februari 2021 pukul 13.15 WITA tak bisa menanggapi karena sedang mengikuti sidang MK secara virtual. “Kami lagi sidang MK..maaf yach,” tulisnya seraya mengirimkan foto suasana sidang.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi NTT, Thomas Dohu yang dikonfirmasi pada Selasa, 2 Februari 2021 pukul 16.49 WITA, menyampaikan bahwa pada prinsipnya KPU telah melakukan verifikasi terhadap dokumen yang bersangkutan dan ada rekomendasi dari Bawaslu Sabu Raijua yang mempertanyakan status kewarganegaraan.

“Lalu berdasarkan rekomendasi itu, KPU Sabu Raijua melakukan klarifikasi dokumen kependudukan yang bersangkutan ke instansi yang mengeluarkan yaitu Disdukcapil Kota Kupang lalu klarifikasi sudah dilakukan dan dalam bentuk tertulis berita acara ditandatangani bersama. Hasil berita acara itu menerangkan bahwa yang bersangkutan benar Warga Negara Indonesia,” jelas Ketua KPU Provinsi NTT.

Jadi kami, imbuh Thomas Dohu, berdasarkan dokumen kependudukan (KTP) dan hasil klarifikasi lalu menetapkan yang bersangkutan memenuhi syarat sebagai calon yang merupakan Warga Negara Indonesia. “Dan itu sudah dilakukan dan telah selesai,” jelasnya.

Saat ini, tandas Ketua KPU Provinsi NTT, Pilkada di Indonesia khususnya NTT telah ditetapkan dan diusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk dilakukan pelantikan (khusus bagi yang tidak memiliki perkara di MK). “Jadi, kita tidak lagi kembali ke belakang dan mekanisme itu tidak lagi di KPU karena telah selesai melakukan tahapannya,” pungkasnya.(*)

Sumber berita (*/tim)

Editor (+roni banase)

Foto utama oleh iki.or.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agenda Kerja Perdana Pj Gubernur NTT, Bertemu 3 Tokoh Agama

    Agenda Kerja Perdana Pj Gubernur NTT, Bertemu 3 Tokoh Agama

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 2Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake tiba di Kupang pada Kamis, 7 September 2023 sekitar pukul 13.05 WITA, usai ramah tamah bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkompinda), ia langsung melakukan agenda kerja perdana, bersilahturahmi dengan 3 (tiga) tokoh agama. Sementara untuk tokoh agama Hindu dan Budha bakal dilakukan pada Jumat, 8 […]

  • “Warning BMKG” Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    “Warning BMKG” Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    • calendar_month Rab, 10 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia (96 persen dari 342 Zona Musim) saat ini telah memasuki  musim hujan. Hal ini juga telah diprediksi sejak Agustus 2020 lalu. Puncak musim hujan akan terjadi pada Januari—Februari 2021 di sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa termasuk DKI Jakarta, […]

  • Ulah ‘Walk-Out PKS’ Apakah Membela Kepentingan Rakyat?

    Ulah ‘Walk-Out PKS’ Apakah Membela Kepentingan Rakyat?

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Banyak kita baca di medsos bahwa kalau PKS yang protes, maka kebijakan pemerintah itu sudah berada pada jalur yang tepat alias benar bin betul. Baru-baru ini (Selasa, 6 September 2022) fraksi PKS melakukan aksi walk out saat sidang paripurna di parlemen (DPR-RI). Alasannya memprotes kebijakan pemerintah soal penyesuaian harga BBM. Tentu, […]

  • Krisis Air Bersih, Forasga Himpun Dukungan Bangun Bendungan Kolhua

    Krisis Air Bersih, Forasga Himpun Dukungan Bangun Bendungan Kolhua

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Forum aspirasi warga Kota Kupang (Forasga) melakukan aksi simpatik galang tanda tangan meminta gubernur NTT menyetujui pembangunan Bendungan Kolhua sebagai solusi air bersih di Kota Kupang. Aksi tersebut merupakan ajakan bagi seluruh Warga Kota Kupang untuk bersatu menyuarakan krisis air bersih yang selama ini menjadi kepelikan di Kota Kupang. Hal […]

  • Ahli Waris Amelia De Oliviera di Timor Leste Terima Santunan dari Jasa Raharja

    Ahli Waris Amelia De Oliviera di Timor Leste Terima Santunan dari Jasa Raharja

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Cabang PT Jasa Raharja NTT, Radito Risangadi menyerahkan Santunan Meninggal Dunia sebesar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) kepada ahli waris Warga Negara Timor Leste. Acara penyerahan santunan diadakan di Kantor Konsulat Timor Leste dan diterima  langsung oleh Jesuino Dos Reis Matos De Carvalo selaku Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) […]

  • Kadin Indonesia Inisiasi Satgas dalam Strategi Penyelamatan UMKM

    Kadin Indonesia Inisiasi Satgas dalam Strategi Penyelamatan UMKM

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebagaimana hasil kajian Kadin Indonesia terdahulu, di mana terdapat potensi 83% atau 52 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) akan mengalami kemandekan usahanya, Dari potensi UMKM yang akan mandek usahanya, dominan adalah Usaha Mikro. Kondisi pelaku UMKM cukup mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, di mana 60% pertumbuhan ekonomi berasalah dari […]

expand_less