Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Abu Janda, Indonesia Membutuhkannya

Abu Janda, Indonesia Membutuhkannya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Al- Ustadz H.Miftahul Chair, S.Hi., MA

Permadi Arya atau yang akrab disapa dengan Abu Janda adalah sosok pegiat media sosial yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa Indonesia ini dalam melawan dan membasmi intoleran dan radikalisme di media sosial.

Ancaman bunuh, pemenggalan kepala, hingga bully-an sudah menjadi sarapan sehari-hari baginya. Ia yang memilih zona tak nyaman dalam kehidupannya, itu yang membuat salut saya dan semua pejuang yang menghendaki Indonesia ini tetap merah putih, tetap Pancasila dan tetap dalam kebinekaan.

Eksistensi Abu Janda dalam proteksinya untuk bangsa Indonesia tidak kita ragukan. Dia punya khas dalam melawan segala bentuk intoleran dan radikalisme. Tentunya ada upaya melemahkannya. Dia harus tetap ada laksana benteng penyelamat. Dari banyak pernyataannya ia telah banyak membantu bangsa Indonesia ini bangkit, mengajak untuk bersemangat menjaga NKRI hingga menetralisir akun-akun sosial yang melakukan propaganda untuk memecah belah Indonesia.

Apa yang terjadi dalam dua hal tentang dugaan rasisme terhadap Natalius Pigai adalah hal yang dipaksakan belaka. Kata evolusi tidaklah bermaksud pada teori Darwin, tapi evolusi yang mencakup perubahan. Adapun perubahan itu maknanya luas. Abu Janda sendiri telah menjelaskan bahwa evolusi di sini artinya perubahan pada pemikiran. Ya sebagaimana kita tahu bahwa Natalius terkadang juga berlebihan dalam status-statusnya di media sosial.

Kemudian masalah penyebutan Islam adalah agama arogan dalam satu statement-nya bukanlah merujuk pada ajarannya atau entitas Islam itu sendiri. Tapi sejatinya adalah fokus filterisasi sikap keberagamaan seorang muslim yang intoleran. Karena lanjutan dari pernyataannya adalah ada orang Islam yang mengharamkan kebaya, mengharamkan sedekah laut, dan lain-lain.

Nah, apa yang disebutkan oleh Permadi Arya ini sangat bagus dan alhamdulillah viral pula. Yang ia katakan benar ada pola Islam yang dibawa itu sampai mengharamkan wayang, keris, beduk, marhabanan, maulid, Isra’ Mi’raj dan sebagainya. Bahkan mengkafirkan yang tak sepaham dengan mereka yang merasa Islamnya paling benar. Itulah sebabnya, ia katakan tidak ramah jadinya.

Di Alquran pun sendiri disebutkan misalnya dalam surat Al-Adiyat ayat 6, “Sesungguhnya manusia itu ingkar.” Ayat tersebut mengindikasikan bahwa kata manusia itu disebutkan secara umum tapi dimaknai khusus, artinya tidak semua manusia yang ingkar. Begitu pula ketika disebutkan Islam Arogan bukanlah keseluruhan Islam yang ajarannya rahmatan lil ‘alamin tapi Islam yang telah terpola di tangan muslim yang tidak menempatkan makna Islam sebagai agama damai sesuai definisi etimologinya. Seperti cara beragama wahabi dan lain-lain.

Ini merupakan kritik konstruktif sejatinya supaya jangan hiperbolik beragama sehingga membutakan nurani dan menghambat kecerdasan. Sebagaimana disebutkan dalam Alquran Surat An-Nisa’ ayat 171, “Janganlah kamu berlebih-lebihan dalam beragama.”

Saya sampaikan teruslah berjuang mas Permadi Arya seperti pahlawan yang terus mempertahankan benteng NKRI ini dari kadrun, intoleran dan radikalisme. (*)

Foto utama oleh pojoksatu.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Jangkau Pulau Terluar NTT

    Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Jangkau Pulau Terluar NTT

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Tenggara Timur menjadi lokasi keenam Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di tahun 2025. Kegiatan ini dihelat pada tanggal 13—19 Juni 2025 dengan tujuan 5 (lima) lokasi 3T, yaitu: Pulau Pamana, Riung (Pulau Flores), Pulau Palue, Waiwerang (Pulau Adonara), dan Lamalera (Pulau Lembata).   Kupang | Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan […]

  • Walikota Jefry: ‘Kami Punya Niat Tulus Membantu Penyandang Disabilitas’

    Walikota Jefry: ‘Kami Punya Niat Tulus Membantu Penyandang Disabilitas’

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Kota Kupang sebagai salah satu dari 14 Kota di Indonesia yang menandatangani komitmen bersama membangun Kota yang inklusif, menyatakan kesiapan untuk membenahi dan mengadakan fasilitas ramah disabilitas di semua fasilitas publik. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Walikota Kupang Dr Jefritson Riwu Kore dalam Konferensi Pers bersama awak media cetak, elektronik dan online […]

  • Buser Polres Belu, Diduga Aniaya Warga di Kecamatan Tasifeto Barat

    Buser Polres Belu, Diduga Aniaya Warga di Kecamatan Tasifeto Barat

    • calendar_month Sab, 2 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Tim Buser Polres Belu diduga telah menganiaya Mesak Bau, warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjelang pergantian tahun 2020 di Dusun Halitoko, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, pada Kamis sore, 31 Desember 2020. Kejadian nahas itu berawal ketika korban Mesak Bau sedang berusaha menghidupkan […]

  • Kado Akhir Tahun 2022, Bank NTT Raih Award GCG & Risk Management

    Kado Akhir Tahun 2022, Bank NTT Raih Award GCG & Risk Management

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT mendapat penghargaan 4th – The Best Enterprises Risk Management – V – 2022 dari lembaga Economic Review bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Indonesia-Asia Institute, Indonesia Leaders Foundation, Perempuan Pemimpin Indonesia, Ideku Group dan dewan juri dari IPMI International Business School, Perbanas Institute, serta Universitas Pertamina pada Jumat, 16 […]

  • Sebanyak 2497 PPPK Pemprov NTT Formasi 2024 Terima SK Tahap II

    Sebanyak 2497 PPPK Pemprov NTT Formasi 2024 Terima SK Tahap II

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena menekankan bahwa penyerahan SK PPPK ini merupakan langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, berintegritas, dan berkinerja tinggi.   Kupang | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menyerahkan Surat Keputusan Gubernur tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024 kepada 2.497 orang PPPK […]

  • Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

    Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610 mengajukan gugatan terhadap produsen pesawat yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, The Boeing Company. Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Cook County, negara bagian Ilinois, oleh keluarga korban melalui firma hukum Girardi and Keese bersama firma hukum terkenal asal Amerika Serikat, Edelson PC. Berdasarkan […]

expand_less