Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Sapu Kotor

Sapu Kotor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Tere Liye

Bupati terpilih di salah-satu kabupaten NTT ternyata adalah Warga Negeri Asing, alias WNA (Amerika Serikat). Dia lahir di Kupang, kemudian tinggal di AS. Jika aslinya dia dulu WNI, maka saat dapat WNA di AS sana, dia akan pakai sumpah-sumpah segala di sana. Lantas bagaimana sumpahnya itu sekarang? Tapi, terserahlah bagaimana dia dapat itu WNA.

Yang jadi masalah, kok bisa dia lolos dapat rekomendasi parpol, direstui KPU, lantas dipilih rakyat di sana?

Tidakkah kita belajar dari kasus Menteri yang dulu juga WNA?

Apakah masalah ini serius?

Tergantung kamu mau lihat dari sisi mana. UU jelas sekali mewajibkan calon pilkada itu WNI. Baca UU. Itu UU loh, bukan peraturan ketua kelas di SD. Tapi mungkin, di sini semua digampangkan saja. Mungkin mereka slow, karena besok-besok bisa diurus WNI-nya, balik lagi jadi WNI (kayak Menteri yang dulu). Tapi nasib. Ketahuan duluan. Viral duluan.

Kok bisa PDIP, Gerindra, Demokrat (yang mencalonkan) tidak tahu? Kok bisa KPU tidak tahu? Dan lebih akurat lagi: dia ini kan mau jadi pemimpin. Kok bisa dia menggampangkan masalah ini? Kalau situ memang WNA, loh kok bisa tetap maksa maju? Mbok ya urus dulu WNI-nya. Kan bisa sih. Sabar gitu loh? Atau pandemi memang membuat tidak sabar? Bisnis menurun, penghasilan menurun, jadi pejabat memang 100% gaji tetap, kekuasaan, dan lain-lain membuat tidak sabar lagi?

Hal-hal begini terus saja terjadi. Dipertontonkan.

Menggampangkan masalah. Menggampangkan peraturan. Mereka sih enak, paling cuma minta maaf, diurus WNI-nya, bisa-bisa tetap jadi pejabat (kayak Menteri yang dulu). Coba kalau kejadian ini dengan rakyat jelata. Bisa-bisa di deportasi ke luar negeri. Bisa-bisa masuk penjara. Masuk bui, merasakan kerangkeng.

Serius, my friend. Kita tidak bisa memperbaiki banyak hal, jika kita sendiri tidak punya integritas. Apa itu integritas? Sudah tahu peraturannya apa, eh elu hajar saja. Dan ini soal jadi pemimpin. Sapunya kotor, kok disuruh menyapu, membangun daerah. Hal-hal sepele bisa jadi cerminan kamu itu memang punya integritas atau tidak? Antri misalnya. Pemimpin yang baik, selalu bisa antri. Bukan malah menyelak, memaksa minggir orang lain.

Tapi terserahlah, logika kalian memang beda. Bahkan saat ada pejabat negara mencuri, merampok uang rakyat, dan jelas-jelas terbukti, mereka tetap santai. Ada pejabat negara yang terbukti menyuap, dia tetap bergaya. Duh, Gusti, kalau pakai logika lurus, berbohong kecil saja sudah cukup bikin keringat dingin, tidak bisa tidur nyenyak..

Kalian memang beda. Entah masih punya rasa malu atau tidak.(*)

Penulis juga menorehkan karya di novel ‘Negeri Para Bedebah’

Foto utama (*/fateclick.com)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Listrik di Bali mulai terganggu lalu padam bermula pada Jumat, 2 Mei pukul 16.00 WITA ketika saluran kabel listrik bawah laut yang menghubungkan Jawa dan Bali alami gangguan.   Bali | Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengunjungi langsung sejumlah fasilitas publik untuk memastikan operasional layanan tetap berjalan lancar pasca gangguan kelistrikan di Bali yang terjadi […]

  • Mantan Pejuang Integrasi Timor-Timur di NTT Pinta Kepedulian Pemerintah RI

    Mantan Pejuang Integrasi Timor-Timur di NTT Pinta Kepedulian Pemerintah RI

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah mantan pejuang integrasi Timor–Timur yang bergabung dalam Forum Peduli Pejuang Integrasi Timor–Timur (FP2IT2) tak henti–hentinya meminta kepedulian pemerintah RI terhadap nasib mereka yang ditelantarkan selama 22 tahun di Kabupaten Belu dan Malaka. Ketua FP2IT2, Julio Do Carmo membeberkan, saat ini sedang beredar informasi di Belu dan Malaka bahwa semua mantan […]

  • RAMAH LINGKUNGAN! Kandungan H2S Geotermal PLTP Ulumbu

    RAMAH LINGKUNGAN! Kandungan H2S Geotermal PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Pengoperasian PLTP Ulumbu yang mengandung H2S juga masih aman bagi lingkungan terbukti dengan hijau dan suburnya tanaman yang ada di sekitar kawasan geotermal.   Manggarai | Manager Unit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, Royatul Hosnan, mengungkapkan bahwa kandungan Asam Sulfur (H2S) pada aktivitas geotermal Ulumbu berkisar 4,78 mg/Nm3 dan jauh di bawah baku […]

  • Bendungan Logung Kudus Rampung, Siap Digunakan Akhir Nov 2018

    Bendungan Logung Kudus Rampung, Siap Digunakan Akhir Nov 2018

    • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah saat ini telah rampung dan siap diisi air atau impounding pada akhir November 2018. Bendungan ini merupakan salah satu dari 65 bendungan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2015—2019 untuk mendukung Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan […]

  • Penguatan Profesi Manajemen Risiko Jadi Atensi OJK di Sektor Keuangan

    Penguatan Profesi Manajemen Risiko Jadi Atensi OJK di Sektor Keuangan

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan integritas dan kompetensi profesi bidang manajemen risiko yang penting dalam upaya meningkatkan kualitas pencegahan risiko di industri jasa keuangan. Demikian disampaikan Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena dalam Kick Off Meeting Profesi Manajemen Risiko Sektor Jasa Keuangan (SJK) 2024 di Jakarta, […]

  • Alat Tulis Pangdam XIV/Hsn, Wujudkan Mimpi Anak Korban Banjir di Sultra

    Alat Tulis Pangdam XIV/Hsn, Wujudkan Mimpi Anak Korban Banjir di Sultra

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Kolaka Utara, Garda Indonesia | Tidak saja membantu kelancaran proses belajar di tengah Pandemi COVID-19, bantuan alat tulis dari Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka bagi korban banjir bandang di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) juga diharapkan dapat membantu mewujudkan mimpi Anak di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal ini dikatakan oleh Dandim 1412/Kolaka Letkol Inf Risa […]

expand_less