Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Gubernur NTT Panen Jagung Program TJPS Periode Oktober—Maret di Sulamu

Gubernur NTT Panen Jagung Program TJPS Periode Oktober—Maret di Sulamu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 23 Mar 2021
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Sulamu-Kupang, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan Panen Jagung Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) periode tanam Oktober—Maret di Desa Pontulan Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, pada Senin, 22 Maret 2021.

Adapun luas lahan TJPS periode tanam Oktober—Maret (Okmar) dengan data persebaran pada 16  Kabupaten di NTT yaitu Kabupaten Kupang 1.260 Ha, TTS 890 Ha, TTU 850 Ha, Belu : 710 Ha, Malaka 1.200 Ha, Rote Ndao 267 Ha, Flores Timur 455 Ha, Ende 127 Ha, Ngada 238 Ha, Manggarai 125 Ha, Manggarai Timur 513 Ha, Manggarai Barat 250 Ha, Sumba Tengah 239 Ha, Sumba Timur  550 Ha, Sumba Barat Daya 401 Ha dan Kabupaten Sumba Barat 100 Ha.

Luasan lahan periode tanam Oktober—Maret sebesar 1.260 Ha di Kabupaten Kupang merupakan kontribusi dari 9 Kecamatan yaitu Amfoang Barat Laut 20 Ha, Amfoang Selatan 82 Ha, Fatuleu Barat  152 Ha, Sulamu 447 Ha, Kupang Timur 80 Ha, Kupang Tengah 60 Ha, Amarasi Timur 280 Ha, Semau : 83 Ha, Kecamatan Semau Selatan  56 Ha.

Pasca-panen Jagung Program TJPS pada lahan seluas 79 Ha, Gubernur VBL langsung menyaksikan Demo Mesin Pencacah, Inseminasi Buatan untuk ternak Sapi dan menyerahkan sejumlah bantuan berupa SOP budidaya tanaman Jagung, bibit rumput odot, mesin pencacah, obat-obatan dan asuransi ternak yang diwakilkan kepada para kepala dinas yang hadir untuk menyerahkan bantuan tersebut.

“Bantuan yang diberikan kepada masyarakat agar dinas terkait untuk mengawalnya dengan baik. Karena setiap bantuan harus dipertanggungjawabkan dengan hasil yang maksimal, karena masyarakat butuh pendampingan teknis dari kita. Untuk itu, dinas teknis terkait agar mengoptimalkan peran pendampingnya di tengah masyarakat”, tegas Gubernur saat penyerahan bantuan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Obet Laha dalam sambutannya menyampaikan mayoritas masyarakat di Kabupaten Kupang adalah bertani. Untuk itu, apresiasi kepada Gubernur NTT melalui program TJPS yang berlangsung sejak tahun 2019 hingga 2021. Perlu terus bergerak untuk luasan lahan tanam di periode tanam April—September.

“Apresiasi kepada Bapak Gubernur. Program TJPS ini sangat sesuai dengan karakteristik Wilayah Kabupaten Kupang dengan mata pencaharian masyarakat kita adalah bertani. Panen raya perdana diatas lahan seluas 79 Ha di Desa Pantulan ini selanjutnya hasilnya akan di pakai untuk membeli sapi. Musim tanam April sampai dengan September nanti, perluasan lahan akan di kembangkan diatas lahan 800 Ha dengan memanfaatkan Anggaran melalui APBD Kabupaten Kupang untuk sektor pertanian sebesar 24 miliar,” ungkap Obet.

Gubernur langsung  berdialog bersama masyarakat pada kesempatan tersebut. Salah satu tokoh masyarakat  Kecamatan Sulamu mengapresiasi Program TJPS sekaligus meminta kepada gubernur untuk bantuan sumur bor, traktor, kawat duri dan penerangan listrik di desa tersebut. “Di tengah hujan dan badai kami terus bekerja keras untuk menyukseskan program ini karena bermanfaat bagi kami para petani. Untuk menghadapi musim tanam berikutnya, kami membutuhkan sumur bor, traktor, kawat duri dan penerangan listrik di desa”, ungkap tokoh masyarakat tersebut.

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur menegaskan akan berbagi peran antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kupang. “Untuk usulan sumur bor segera dipenuhi melalui APBD Provinsi. Sedangkan traktor, mekanismenya adalah kebutuhan luasan lahan yang digarap berapa, akan kami layani untuk traktor tersebut tanpa dikenakan biaya apa pun. Sementara, untuk bantuan kawat duri akan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Kupang serta listrik pasti akan segera terpenuhi (langsung melakukan koordinasi via hanphone dengan General Manager PLN UIW NTT,red),” pungkas Gubernur Laiskodat.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adiknya Membantah, Prabowo Tak Punya Kebun Sawit

    Adiknya Membantah, Prabowo Tak Punya Kebun Sawit

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Prabowo Subianto ini memang bukan tokoh sembarangan. Dalam satu tarikan napas, ia bisa tampil sebagai presiden tegas penyelamat hutan. Dalam tarikan napas lain, ia bisa menjelma, menurut para penuduh, sebagai raja sawit gaib yang berkuasa dari balik kabut Aceh. Pilihannya cuma dua, Prabowo adalah korban fitnah paling tragis dalam sejarah republik, […]

  • Bali Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Warga Australia

    Bali Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Warga Australia

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Loading

    Selain itu, wisatawan domestik juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan total kunjungan mencapai 5 juta orang.   Denpasar | Pulau Bali kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi liburan paling favorit bagi warga Australia. Data yang dirilis 7NEWS Australia menunjukkan, Bali berhasil mengungguli negara lain dan tetap menjadi tujuan utama wisatawan Negeri Kanguru. Di bawah Bali, posisi kedua […]

  • SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    • calendar_month Sel, 31 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – SMP Katolik Santo Yoseph didirikan pada tanggal 6 Januari 1966. Kala itu digagas oleh seorang tokoh awam Katolik, Bapak Yos Djogo,B.Sc. , yang keseharianya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pertanian NTT. SMP Katolik Santo Yoseph; Sekolah milik Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang berlokasi di Jalan E.R.Herewila No. 27 RT […]

  • Jelang ‘New Normal’, Pasien Sembuh Covid Capai 43 Orang, Total 107 Kasus di NTT

    Jelang ‘New Normal’, Pasien Sembuh Covid Capai 43 Orang, Total 107 Kasus di NTT

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memasuki pemberlakuan new normal pada Senin, 15 Juni 2020, ada kabar gembira yang disampaikan oleh Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Jumat sore, 12 Juni 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi NTT. “Hari ini ada berita baik, ada 7 pasien sembuh covid, semuanya […]

  • Polri Bakal Tindak Pelanggar Penjualan ‘Online’ Obat Antibiotik

    Polri Bakal Tindak Pelanggar Penjualan ‘Online’ Obat Antibiotik

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri menyatakan melakukan pengawasan aktivitas penjualan online obat-obatan jenis antibiotik yang biasa digunakan selama Pandemi Covid-19 atau virus corona. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pemantauan penjualan di situs online tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan permainan harga dari jenis obat tersebut. “Polri lakukan pemantauan terhadap aktivitas jual-beli obat antibiotik […]

  • Kisah Petugas Lapangan PLN Menerangi Daerah Pelosok 3T NTT

    Kisah Petugas Lapangan PLN Menerangi Daerah Pelosok 3T NTT

    • calendar_month Sab, 5 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, Garda Indonesia | PLN terus berupaya mengalirkan listrik ke desa – desa terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT). Usaha ini turut meningkatkan elektrifikasi yang dilakukan dengan kerja keras, perjuangan dan melibatkan banyak personel lapangan. Terutama dalam melistriki dan menerangi wilayah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T). Di balik kesuksesan tersebut terdapat 32 petugas kelistrikan yang […]

expand_less