Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Bank NTT Raih ‘Indonesia Enterprise Risk Management Award IV-2021′

Bank NTT Raih ‘Indonesia Enterprise Risk Management Award IV-2021′

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 10 Apr 2021
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT sebagai bank kebanggaan milik masyarakat NTT, mendapat pengakuan dari berbagai pihak, tentang kualitas pelayanan, yakni sebagai bank yang terus bertumbuh menjadi bank yang memiliki manajemen sehat. Kerja keras segenap manajemen, yakni Direksi, Komisaris dan seluruh karyawan, membuahkan hasil gemilang.

Pada Jumat, 9 April 2021, Bank NTT menggapai sebuah penghargaan bergengsi. “Indonesia  Enterprise Risk Management Award (IERMA) IV-2021′ adalah penghargaan yang diberikan kepada Bank NTT. Yang tak kalah membanggakan adalah pada Februari lalu, Bank NTT pun mendapatkan penghargaan yang sama, dari Economic Review. Kali ini, Bank NTT meraih award sebagai “The Big 6 Indonesia Enterprise Risk Management — IV-2021 dengan kategori: BPD Company-Buku 2 dengan nilai aset Rp.15 Triliun sampai kurang dari Rp.25 Triliun.

Penghargaan ini diberikan melalui zoominar yang mengusung tema  “Strengtheening Risk Awarenes in the Face Future Busines Disruption” dan diikuti oleh para pejabat perbankan se-Indonesia. Sementara, untuk Bank NTT, diikuti oleh Direktur Utama, Direktur Kepatuhan, Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepala Divisi Perencanaan & Corporate Secretary, melalui pertemuan secara online.

Kepastian mengenai pemberian penghargaan ini, dipertegas dalam surat resmi yang ditujukan kepada Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dan ditembuskan ke Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu serta sejumlah pejabat utama; bernomor 017FS/IERMA/KUM/ER/IR!III/2021 bersifat penting dan dengan perihal Surat Undangan penyerahan Penghargaan dan National Zoominar, tanggal 18 Maret 2021 dan ditandatangani oleh RAy. Hj. Irlisa Rachmadiana, SSn, M.M. selaku pemimpin umum dan Dr. Dewi Hanggraeni, S.E., MB. selaku ketua dewan juri.

Adapun dasar dari penganugerahan penghargaan tersebut, adalah penerapan manajemen risiko secara baik, sangat  penting bagi sebuah industri perbankan. Bahkan kondisi akibat pandemi Covid-19 yang sudah setahun melanda NTT, sangat berdampak buruk pada sektor usaha. Sehingga penerapan Enterprise Risk Manajemen (ERM) dalam meningkatkan value added bagi perusahaan, minimal dapat bertahan. Karena dengan melakukan mitigasi risiko yang baik, diharapkan dapat mengurangi potensi kerugian, meningkatkan daya saing yang akhirnya meningkatkan shareholders wealth.

Manajemen risiko merupakan rangkaian  prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha entitas atau perusahaan. Sedangkan tujuan manajemen risiko adalah menjaga agar aktivitas operasional perusahaan tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuannya untuk menyerap kerugian atau membahayakan kelangsungan usahanya. Sedangkan tujuan dari pemberian award ini, adalah diberikannya apresiasi tertinggi kepada dunia usaha Indonesia yang memiliki sederet keunggulan dengan menerapkan manajemen risiko dengan baik. Sedangkan visinya adalah ‘Keteladanan Perusahaan’ tersebut menjadi benchmarking bagi dunia usaha lainnya di Indonesia menuju perusahaan kelas dunia.

Misinya, memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang sukses menerapkan manajemen risiko dalam kegiatan operasional sehari-hari,” demikian Economic Review dalam suratnya kepada Bank NTT terkait landasan pemberian penghargaan tersebut. Adapun kategori yang dinilai dalam penjurian, yakni manajemen risiko yang meliputi intemal environment and objective (lingkungan internal dan sasaran), risk identification (identifikasi resiko), risk assessment (Penilaian Risiko), Risk Response (Tanggapan Risiko), Kecukupan kualitas dan kuantitas yang membawahi manajemen risiko (sertifikasi latar belakang pendidikan dan pengalaman, dan lain-lain).

Poin kedua yang dinilai yakni audit dan audit internal yang meliputi departemen audit diposisikan yang independen, melakukan perbaikan berdasarkan saran-saran yang diajukan auditor intern, kecukupan kualitas dan kuantitas yang membawahi fungsi audit (sertifikasi, latar belakang pendidikan dan pengalaman) termasuk program peningkatan kemampuan dengan melaksanakan continuing profesional education, serta secara periodik biasanya empat tahun sekali kegiatan departemen ini harus dievaluasi oleh pihak independen.

Poin ketiga yang dievaluasi adalah Hukum dan Reputasi, yakni adanya berita atau informasi negatif mengenai perusahaan dan pimpinan beserta jajarannya, adanya masalah hukum, ligitasi dan bagaimana dampaknya terhadap perusahaan, sudah membuat secara detail SOP dan kebijakan tertulis dalam menghadapi kasus seperti penyuapan, korupsi dan praktik bisnis tidak sehat, dan yang terakhir, perusahaan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi senior manajemen, karyawan dan vendor tentang hukum, regulasi, kebijakan dan kode etik yang terkait dengan operasional perusahaan.

Tak hanya itu, melainkan juri pun melakukan dari sisi financial Finance. Validitas hasil penjurian sangat ditentukan oleh dewan juri yang berkualitas. Mereka diantaranya Prof, Roy Sembel, MBA, PhD, CSA (Dewan Pakar Keuangan, Investasi) sebagai penasihat juri, Dr. Dewi Hanggraeni, MBA, CA, CACP (Ketua Umum Perhimpunan Penggiat Tata kelola Risiko dan Kepatuhan Indonesia, Dosen FEB UI, Waketum PPI bidang Ekonomi sebagai ketua dewan juri, dan anggotanya, Alan Yazid, BBus, MBA selaku Wakil Ketua Perhimpunan Tata kelola, Risiko dan Kepatuhan Indonesia.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, memberi apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang sudah berkontribusi secara nyata, sehingga Bank NTT, boleh dinobatkan sebagai bank yang sukses menerapkan manajemen yang mumpuni. Dari sisi mitigasi risiko, menurut Dirut Alex, Bank NTT menyadari bahwa ini prioritas untuk menuju Bank Devisa. Sehingga segenap manajemen, menetapkan sebuah program yakni GO TKB 2 atau menuju ke Tingkat Kesehatan Bank 2 pada tahun 2021.

“Dan untuk memastikan bahwa Bank NTT serius terhadap visinya ini, yakni ‘Melayani Lebih Sungguh’, maka manajemen sudah menyiapkan SOP dan diikuti dengan pengawasan ekstra ketat dalam penerapannya, sehingga saat ini, Bank NTT memperoleh predikat sebagai bank dengan mitigasi risiko terbaik,” tandas Alex Riwu Kaho. (*)

Sumber berita (*/humas Bank NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Covid Pasca-Lebaran, Bupati/Wabup Belu Rapat Virtual Bersama Presiden

    Cegah Covid Pasca-Lebaran, Bupati/Wabup Belu Rapat Virtual Bersama Presiden

    • calendar_month Sen, 17 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, Finasim dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M., mengikuti rapat virtual melalui Video Conference (Vicon) di Aula Lantai I Kantor Bupati Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 17 Mei 2021, pukul 15.00 WITA. Rapat virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo tersebut […]

  • 433 Desa Belum Berlistrik, Presiden Jokowi Ingin Desa Segera Menikmati Listrik

    433 Desa Belum Berlistrik, Presiden Jokowi Ingin Desa Segera Menikmati Listrik

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Rasio elektrifikasi atau tingkat perbandingan jumlah penduduk yang menikmati listrik dengan jumlah total penduduk di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan laporan yang diterima Presiden Joko Widodo, hingga April 2020, rasio tersebut telah mencapai angka 99,48 persen. Peningkatan rasio tersebut cukup signifikan bila dibandingkan tahun 2014 lalu yang masih […]

  • Dua Hari Jadi Bupati Belu, Agus Taolin: Dilarang Keluar Uang di Rumah Sakit

    Dua Hari Jadi Bupati Belu, Agus Taolin: Dilarang Keluar Uang di Rumah Sakit

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Prioritas jabatan bupati periode 2021—2024, semua warga masyarakat Belu yang berobat tidak perlu membayar lagi. Tunggu sedikit, hari ini kami refocusing, uang–uang yang lari naik turun tidak jelas itu kita masukkan di pos kesehatan fisik dan kehidupan. Dilarang kasih keluar uang di rumah sakit nanti. Itulah pengobatan gratis,” sambut Bupati Belu, […]

  • Polisi Sita Aset 157 Miliar Hasil Korupsi Anak Usaha Jakpro

    Polisi Sita Aset 157 Miliar Hasil Korupsi Anak Usaha Jakpro

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dittipidkor Bareskrim Polri terus melacak aliran dana dari kasus dugaan korupsi pengadaan barang atau jasa pembangunan infrastruktur Gigabit Passive Optical Network (GPON) oleh PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) pada 2017—2018. Polisi menyita aset sekitar Rp.157 miliar terkait perkara tersebut. “Telah dilakukan upaya penelusuran terhadap aliran uang hasil korupsi dan telah berhasil diselamatkan dalam […]

  • Gempa Bumi Guncang Jawa Timur & Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

    Gempa Bumi Guncang Jawa Timur & Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id– Gempa Bumi dengan kekuatan magnitudo M6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB. BMKG melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. […]

  • Gubernur VBL : Kita Tidak Butuh Superman, Namun Supertim

    Gubernur VBL : Kita Tidak Butuh Superman, Namun Supertim

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali menggelar rapat bersama beberapa dinas yang dianggap berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, di ruang rapat Gubernur NTT pada Rabu, 20 Mei 2020. Pada kesempatan ini, Gubernur didampingi oleh Wakil Gubernur NTT, mengingatkan agar semua badan/dinas maupun biro mampu bekerja sama agar segala […]

expand_less