Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Reformasi Birokasi-Ciptakan Birokrasi Handal & Tingkatkan Pelayanan Publik

Reformasi Birokasi-Ciptakan Birokrasi Handal & Tingkatkan Pelayanan Publik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Upaya penataan birokrasi atau yang lebih dikenal dengan istilah Reformasi Birokrasi terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTT. Upaya tersebut sejalan dengan misi kelima pasangan Gubernur 1 dan Gubernur 2 NTT, Viktor B. Laiskodat dan Josef Nae Soi. Tujuannya adalah untuk mewujudkan mesin birokrasi yang handal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Reformasi birokrasi bertujuan untuk menciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional, berkinerja tinggi, berintegritas, netral dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” ucap Gubernur 2 NTT, Josef Nae Soi, saat memberikan sambutan pada acara Bimbingan Teknik Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi dan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, di hotel IMA Kupang, Kamis/18 Oktober 2018.

Di hadapan peserta bimbingan teknis, Wakil Gubernur mengharapkan adanya integritas dalam pelaksanaan pelayanan publik. “Kita dituntut memiliki tiga komponen dalam memberikan pelayanan publik yaitu Knowledge, Skill dan yang terpenting adalah Atittude yang berintegritas,” himbau Josef Nae Soi.

Integritas sangat di perlukan Aparatur Sipil Negara dalam melayani masyarakat. Secara sederhana, Josef Nae Soi menyebutkan manifestasi sikap dari nilai Integritas yang dimaksudkan adalah bebas dari segala penyimpangan.

“Integritas adalah keutuhan sikap, tutur dan perilaku. Sebagai seorang Aparaturur Sipil Negara, kita semua dituntut untuk bebas dari korupsi,” tegas Josef.

Lebih lanjut, Gubernur 2 menekankan pentingnya maklumat pelayanan publik. “Dalam melaksanakan fungsinya, setiap perangkat daerah harus membuat maklumat pelayanan publik. Maklumat tersebut menjadi janji publik yang harus ditepati” tegas Josef.

Disamping itu, dalam laporannya, ketua panitia, Dra.Magdalena Leo,M.Si menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur dalam menyusun dokumen Road Map reformasi birokrasi pemerintah daerah dan melaksanakan penilaiannya secara mandiri.

Bimbingan teknis ini menghadirkan Agus Harsono,AK,MM sebagai salah-satu narasumber. Senior consultant and trainer itu adalah mantan kepala bidang koordinasi pelaksanaan evaluasi kebijakan RB, akuntabilitas aparatur dan pengawasan dari Kementerian PAN-RB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan tanggal 18—19 Oktober 2018 dan diikuti oleh 80 peserta. Mereka berasal dari perangkat daerah yang merupakan tim Reformasi Birokasi di lingkungan Pemerintahan Provinsi NTT.

Selaku panitia, Biro Organisasi Juga menghadirkan unit kerja yang menangani organisasi dan inspektorat dari 19 kabupaten/kota se-NTT. 3 (Tiga) kabupaten yang dilaporkan tidak dapat hadir yaitu Kabupaten Manggarai, Sikka dan Malaka. (*/humas)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PPPA Perkuat Fungsi UPTD PPA Guna Tangani Kasus Kekerasan

    Kementerian PPPA Perkuat Fungsi UPTD PPA Guna Tangani Kasus Kekerasan

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian PPPA mendapat tambahan fungsi sebagai penyedia layanan rujukan akhir bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Sedangkan penyedia layanan penanganan korban kekerasan perempuan dan anak di daerah dilakukan oleh Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang merupakan bentukan pemerintah daerah sebagai amanat UU No. 23 Tahun 2014 […]

  • SEPE Punggawa, “Program Keroyokan” Keluarga Berkualitas Kota Kupang

    SEPE Punggawa, “Program Keroyokan” Keluarga Berkualitas Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Target jangka pendek dari SEPE Punggawa adalah menekankan angka terdeteksi 4.086 anak stunting Kota Kupang dan keluarga berisiko stunting yang memiliki satu atau lebih faktor risiko stunting yang terdiri dari keluarga yang memiliki anak remaja putri/calon pengantin/ibu hamil/anak usia 0 (nol) hingga 23 (dua puluh tiga) bulan dan anak usia 24—59 bulan berasal dari keluarga […]

  • Yayasan Arnoldus Wea Gugah Anak NTT Berani Berjuang dan Raih Impian

    Yayasan Arnoldus Wea Gugah Anak NTT Berani Berjuang dan Raih Impian

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Yayasan Arnoldus Wea tetap fokus dan konsisten dengan visinya membangun SDM muda Nusa Tenggara Timur. Komitmen tersebut dibuktikan lagi dengan sebuah terobosan baru, menelurkan program ke-16 dengan tajuk: Kelas Inspirasi Arnolduswea Foundation. Kegiatan ini menghadirkan beberapa tokoh dari beragam profesi. Mereka menceritakan atau berbagi inspirasi tentang apa saja tugas dan peran […]

  • Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M. bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ir. Ali Jamil, MP., PH.D, Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, Kepala BWS Nusra II, Kadis Pertanian Provinsi NTT dan Kadis […]

  • NTT Menuju Sekolah Gratis, Draf Pergub Digodok Bersama Ombudsman

    NTT Menuju Sekolah Gratis, Draf Pergub Digodok Bersama Ombudsman

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton kepada media menyampaikan bahwa peraturan gubernur ini sudah mengakomodasi keluhan masyarakat NTT terkait pungutan pendidikan selama ini.   Kupang | Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT menyambut gembira dan menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh jajaran karena draf Peraturan Gubernur NTT tentang Pendanaan Pendidikan yang […]

  • Webriamata, Desa Binaan Bank NTT Hasilkan Gerabah, Tenun & Holtikultura

    Webriamata, Desa Binaan Bank NTT Hasilkan Gerabah, Tenun & Holtikultura

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Betun, Garda Indonesia | Juri Festival Desa Binaan Bank NTT, Dr. James Adam dan pendamping dari Divisi Kredit Kantor Pusat Bank NTT Kristoforus Seda, mengunjungi desa Webriamata di Kabupaten Malaka, Selasa, 15 November 2022. Kunjungan ini, dalam rangka menilai perkembangan dan keunggulan setiap Desa Binaan Bank NTT yang ikut serta di ajang Festival Desa Binaan […]

expand_less