Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Human Trafficking » Gubernur 2 NTT: “Moratorium TKI Untuk Benahi Bersama Pengiriman Tenaga Kerja“

Gubernur 2 NTT: “Moratorium TKI Untuk Benahi Bersama Pengiriman Tenaga Kerja“

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Tenaga Kerja asal NTT yang mempunyai keinginan untuk bermigrasi melalui proses pengiriman tenaga kerja, harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Moratorium Pengiriman TKI/PMI yang dicanangkan dan dilaksanakan oleh Pemerintahan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi berdampak terhadap proses perekrutan, pelatihan dan pengirimanan tenaga kerja bersifat mengamankan dan mengawal proses pengiriman TKI/PMI.

Dijumpai usai membuka Dialog Publik AICHR (ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights) /Komisi Hak Asasi Manusia Antar Pemerintah ASEAN, Minggu (14/10/18) di Gedung DPD NTT, Gubernur 2 NTT mengatakan bahwa tujuan moratorium TKI/PMI sebagai berikut:

Pertama, Membenahi sistem perekrutan yang ada. Semua PJTKI yang mau mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri harus laksanakan pelatihan disini dan manfaatkan BLK yang ada. “Kalo mereka (PJTKI-red) tidak mau, Kami usir dan tidak boleh ada PJTKI di Nusa Tenggara Timur walaupun tidak semua PJTKI merekrut orang yang tidak benar,“ tegas Josef Nae Soi.

Lanjut Josef, Perjanjian kerja harus diketahui Pemerintah Daerah, kalo tidak, kami akan menghadap Menteri Tenaga Kerja atau Ketua BNP2TKI untuk melarang merekrut tenaga kerja asal NTT.

Kedua, Bekerja sama dengan Aparat Pemerintah. “Siapapun dia aparat yang merekrut secara Ilegal untuk mengirimkan tenaga kerja, apalagi dibawah umur maka akan minta kepada Pihak Kepolisian untuk ditindak tegas dan tidak bisa main-main lagi,“ tegas Gubernur 2 NTT.

Terkait dengan pemanfaatan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) yang belum maksimal digunakan, Gubernur 2 NTT mengatakan Moratorium juga dimaksudkan untuk membenahi bersama. “Banyak yang datang ke kami dan sampaikan bahwa akan mati karena sudah keluarkan uang untuk merekrut dan memproses pengiriman tenaga kerja. Saya bilang, You (PJTKI-red) mengingat bahwa akan mati karena sudah keluarkan uang; namun bagaimana dengan saudara-saudara kita yang pulang dalam peti ?, karena 1 (satu) orang saja adalah nyawa manusia,“tandas Josef Nae Soi.

Gubernur 2 NTT mengajak untuk membenahi bersama pengiriman tenaga kerja, karena tidak tutup selamanya; karena Moratorium TKI berarti kita benahi bersama pengiriman tenaga kerja termasuk jalan-jalan tikus pengiriman TKI. “Tentunya kami sebagai Pemerintah harus bekerja keras untuk menyiapkan lapangan kerja dan siapkan perangkat di daerah bersama Bupati memberdayakan ekonomi masyarakat,“ pungkas Gubernur 2 NTT. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin Kencang yang berlangsung sejak 31 Mei 2019 hingga kini belum menurun intensitasnya dan diperkirakan masih terus berlanjut hingga pada Agustus 2019. Hal ini disampaikan oleh Forcaster On Duty BMKG Metro El Tari Kupang (Prakirawan) Nanik Tresnawati pada Media Garda Indonesia pada Kamis, 6 Juni 2019 pukul 16.25 WITA “Untuk angin […]

  • 8 Ribuan Orang Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

    8 Ribuan Orang Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Loading

    Pusdalops merekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 Km dari pusat erupsi dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.   Larantuka | Pusdalops PB BPBD Provinsi NTT dalam laporan perkembangan atau update pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Minggu malam, […]

  • Retret Kabinet Merah Putih di Mata Para Menteri Hingga Utusan Presiden

    Retret Kabinet Merah Putih di Mata Para Menteri Hingga Utusan Presiden

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 1Komentar

    Loading

    Retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang menjadi momen yang penuh kesan bagi jajaran kabinet yang mengikuti senam pagi, latihan baris-berbaris, hingga pembekalan. Kegiatan ini bukan hanya menguji fisik, tetapi juga mempererat ikatan antar anggota kabinet, menyelaraskan visi, dan membentuk kekompakan sebagai satu tim.   Magelang | Retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer […]

  • Polri Buka Penyelidikan Baru Kasus Dugaan Pencabulan Tiga Anak di Luwu Timur

    Polri Buka Penyelidikan Baru Kasus Dugaan Pencabulan Tiga Anak di Luwu Timur

    • calendar_month Jum, 15 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri membuka penyelidikan baru terkait kasus dugaan pencabulan tiga anak di bawah umur di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polri membuat laporan polisi (LP) tipe A yang dibuat penyidik Polri pada dua hari lalu. “Saya mendapatkan update dari tim asistensi dari tim Luwu Timur. Di mana penyidik telah membuat laporan polisi […]

  • Polri : Kami Akan Tindak Tegas Kelompok Kriminal Bersenjata di Indonesia

    Polri : Kami Akan Tindak Tegas Kelompok Kriminal Bersenjata di Indonesia

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri menegaskan akan menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Indonesia. Mereka selalu mengganggu masyarakat saat kondisi di suatu wilayah telah damai. “Kalau mereka datang dengan perlengkapan seragam atau identitas khusus pasti kami akan tindak tegas, mengganggu dalam waktu tertentu, sudah aman, sudah landai, damai kemudian dia terus melakukan upaya-upaya […]

  • Kunjungi Warga Namosain, Anita Gah Helat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

    Kunjungi Warga Namosain, Anita Gah Helat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kembali terpilih keempat kali pada periode 2019—2024 sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah, S.E. mengunjungi dan menyapa warga Kelurahan Namosain Kecamatan Alak Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menghelat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Berlokasi di Gereja Wesleyan Indonesia (GWI) Manahain Jemaat Namosain Kecamatan Alak […]

expand_less