Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Oke, pertanyaan pertama dulu ya. Siapa yang takut dengan interpelasi? Apakah Gubernur Anies Baswedan? Atau ketujuh fraksi itu? Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKS, PKB-PPP. Atau keduanya? Ya Anies ya ketujuh fraksi itu, sama-sama takut.

Kenapa Anies mesti takut dengan interpelasi? Apakah ada yang ia tidak mampu menjelaskannya, atau dibuat tidak mampu (oleh sekelompok mafia misalnya) untuk menjelaskannya.

Lalu, kenapa ketujuh fraksi itu juga takut dengan interpelasi? Apakah ada yang mesti ditutup-tutupi jangan sampai terbongkar dalam sesi tanya jawab formal nanti?

Kemarin (Kamis, 23 Sept 2021), saya berdialog (berdebat?) dengan kader Gerindra di TV One, disiarkan secara live. Pak Syarif namanya. Ia bilang bahwa mereka menolak interpelasi lantaran framing dari PSI adalah untuk membatalkan Formula E. Dan karena itu mereka rupanya tidak setuju. Begitu menurutnya.

Hmm… aneh juga. Membatalkan Formula E itu adalah konsekuensi dari: Studi Kelayakan (apakah hasil studi menunjukkan layak atau tidaknya perhelatan ini dilakukan) yang mesti dibikin oleh eksekutif, dan dari kesepakatan pihak Eksekutif dan Legislatif setelah melewati proses interpelasi (tanya jawab formal). Mana bisa PSI sendiri membatalkan?

Kalau takut dengan apa yang ia katakan sebagai “framing” untuk membatalkan Formula E, ya tinggal berdebat dan ajukan argumentasi-argumentasi yang masuk akal saja dalam forum formal-terbuka di sesi interpelasi itu. Bukankah begitu selayaknya? Masak sih sudah gentar dahulu dengan apa yang menurutnya adalah “framing”, itu khan cuma gambaran bayang-bayang saja dalam suatu komunikasi politik?

Kalau Gubernur Anies begitu yakin bahwa perhelatan ini amat sangat penting dan genting penyelenggaraannya bagi kepentingan rakyat Jakarta, serta bisa menjelaskan rasionalisasinya secara terbuka, tentu tidak ada masalah untuk tidak membatalkannya. Bisa lanjut terus.

Tapi kalau tidak bisa atau tidak mampu, atau tidak mau menjelaskan secara formal dan terbuka (jujur dan transparan kata Giring Ganesha), ya simple saja toh kesimpulannya? Batalkan dan balikan duitnya! Gitu aja kok repot.

Balikin duitnya? Iya, apa ada masalah? Kedip…kedip…

Yah memang, yang paling aneh memang kalau legislatifnya itu sendiri yang alergi dengan interpelasi. Dan malah balik badan bertindak  sebagai jubir dan ajudannya eksekutif. Bahkan, ini yang lebih parah, malah jadi herdernya (anjing penjaga) pihak eksekutif. Ini khan lucu bin norax-to-the-max!

Seyogianya legislatif punya kedudukan politik yang setara dengan eksekutif dan berfungsi untuk mengawasi jalannya roda pemerintahan (eksekutif) agar tetap on-track.

Ini malah bukannya mengawasi jalannya roda pemerintahan (fungsi kontrol), tapi malah bertandang malam-malam untuk diberi makan oleh Gubernur Anies. Lalu setelah perut kenyang, laksana paduan suara, mereka bersama-sama seakan menyanyikan lagu dangdut: Ada Uang Abang Disayang, Tak Ada Uang Abang ditendang!

Sebuah lagu bernada manja sekaligus juga bernada ancaman.

Acara makan malam-malam itu pun ditutup dengan seremoni berfoto bersama, dengan hiasan senyum semu sambil mesem-mesem.

Adakah guratan kelicikan di wajah mereka? Yang sayangnya tertutup oleh masker.

Jumat, 24 September 2021

Penulis merupakan Andre pemerhati ekonomi-politik

Foto utama oleh tirto.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof Eniya : Lumpur Panas Geotermal di Flores Bisa Jadi Ekowisata

    Prof Eniya : Lumpur Panas Geotermal di Flores Bisa Jadi Ekowisata

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Dikatakan, Prof. Eniya, telah terdapat konklusi atau kesimpulan yang menghantar solusi, misalnya terkait semburan asap atau lumpur panas geotermal bakal disesuaikan dengan peraturan Kementerian ESDM untuk pemanfaatan langsung dengan pelibatan masyarakat.   Kupang | Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi, Prof. Dr. Eng, Eniya Lestiani Dewi, B.Eng., M.Eng. IPU. saat sesi doorstop dengan […]

  • Peduli Pasien Aldo Lusi, Bank NTT Buka Rekening Sumbangan

    Peduli Pasien Aldo Lusi, Bank NTT Buka Rekening Sumbangan

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT kembali membuka rekening donasi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban biaya atas perawatan seorang remaja bernama Leontius Ronaldo Lusi, asal Bobou, RT 005/RW 001 Kelurahan Faobata Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Sebelumnya, bank kebanggaan masyarakat NTT ini sudah berulang kali membuka rekening donasi atas berbagai peristiwa kemanusiaan maupun bencana alam untuk […]

  • Presiden Jokowi: Pakai Bantuan Tunai 2021 Secara Tepat, Jangan Beli Rokok

    Presiden Jokowi: Pakai Bantuan Tunai 2021 Secara Tepat, Jangan Beli Rokok

    • calendar_month Sen, 4 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa nilai bantuan yang diserahkan kepada para penerima manfaat Bantuan Tunai Tahun 2021 tidak akan ada potongan atau pungutan dalam bentuk apa pun. Presiden juga memerintahkan jajarannya untuk mengawal dan mengawasi proses penyaluran ini. “Bantuan yang diterima ini nilainya utuh, tidak ada potongan-potongan. Diingatkan kepada penerima dan […]

  • Ketua DPR RI: ‘Tidak Perlu Ada People Power!’

    Ketua DPR RI: ‘Tidak Perlu Ada People Power!’

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Mengingat pada 22 Mei 2019 Komisi Pemilihan Umum akan menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019, tidak menutup adanya kemungkinan provokasi dari segelintir orang yang menginginkan terjadinya gejolak di masyarakat. Tapi Ramadhan mengajarkan kita untuk mengendalikan hawa nafsu dan menahan ego pribadi,” ujar Bamsoet saat menjadi tuan rumah buka puasa bersama, […]

  • Viral Bendera One Piece Jelang 17 Agustus, Ada Gerakan Pecah Belah Bangsa?

    Viral Bendera One Piece Jelang 17 Agustus, Ada Gerakan Pecah Belah Bangsa?

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Menanggapi fenomena ini, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyuarakan kekhawatiran serius.   Jakarta | Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, fenomena unik mencuri perhatian publik dan media sosial. Sejumlah warga terlihat mengibarkan bendera dari cerita manga Jepang One Piece, yang menampilkan […]

  • Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Kapustekkom) Kemdikbud, Gogot Suharwoto, P.hD berpesan kepada guru untuk menciptakan pembelajaran berbasis digital di sekolah. Pesan ini disampaikan dalam pembukaan kegiatan peningkatan kompetensi pemanfaatan TIK untuk Sekolah Garis Depan (3T) yang dilaksanakan tanggal 27 Nopember 2018. Kegiatan yang diikuti oleh para guru dan […]

expand_less