Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » ‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Vaksinasi Tahap II Pelajar SMAN 4 Atambua

‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Vaksinasi Tahap II Pelajar SMAN 4 Atambua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Vaksinasi tahap II, bantuan ‘yellow clinic’ Partai Golkar sebanyak 250 dosis bagi pelajar SMAN 4 Atambua berlanjut di Puskesmas Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 29 September 2021.

Anggota DPRD Belu fraksi Golkar, Benediktus Hale yang memantau secara langsung proses vaksin di Puskesmas Umanen, mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi tahap II di SMAN 4 Umanen sebagai tindak lanjut dari vaksinasi tahap I yang disponsori oleh Partai Golkar.

Bene Hale yang juga menjabat sebagai ketua fraksi Golkar DPRD Belu, menguraikan bahwa vaksinasi tahap I dilaksanakan di sekolah dengan alasan untuk menyaring 250 siswa dari keseluruhan jumlah siswa SMAN 4 Umanen melalui fase screening. Sedangkan, tahap II berlangsung di Puskesmas Umanen yang jaraknya di bawah 100 meter dari lokasi sekolah. Tentu, tidak ada mobilisasi massa dan proses belajar mengajar bagi pelajar lain pun tetap berjalan normal.

“Pada bulan Oktober ini, partai Golkar masih punya jatah 150 ribu dosis untuk NTT dengan sasaran baru bagi kaum milenium, pelajar SD sampai SMA, mahasiswa dan masyarakat umum,” tambah Bene Hale, ketua komite SMAN 4 Umanen.

Bene Hale bersama Kepala Puskesmas Umanen, Yulius Fahik memantau proses vaksinasi

Guna mendukung target pemerintah daerah dalam mencapai 80% vaksin masyarakat Belu pada Desember 2021, Bene Hale meminta pemerintah meningkatkan upaya diseminasi bagi masyarakat umum.

“Jika kuantitas sosialisasinya ditingkatkan, maka bisa saja kita mencapai 90%. Saat ini, masyarakat punya image buruk bahwa vaksin itu hal yang menakutkan. Karena itu, sosialisasi itu penting untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dengan melibatkan tokoh masyarakat dan agama. Jadi, kendalanya masih tentang belum maksimalnya sosialisasi,” sebutnya.

Dokter Laura Cynthia Bria, ketika diwawancarai Garda Indonesia menuturkan, vaksinasi tetap mengikuti tahapan sama persis seperti tahap I, yakni didaftar, di-screening, ditensi, dan ditanya riwayat penyakit. Jika penerimanya sudah vaksinasi tahap I, akan ditanya riwayat seperti ada keluhan apa setelah disuntik. Sedangkan, riwayat penyakit, batuk pilek, dan covid, semua sama dengan fase I.

“Untuk vaksin hari ini, kita sediakan 250 dosis untuk mereka yang sudah terima jatah vaksin pertama. Soal keluhan kondisi fisik setelah vaksin pertama, sejauh ini tidak ada. Kalau ada rasa nyeri dan kram di sekitar daerah suntikan pada tiga hari pertama itu wajar. Ada siswa yang tunda tadi (kemarin,red.) karena dia sedang batuk pilek. Mereka yang tunda itu, tunggu tanggal 11 Oktober 2021,” jawab dr. Cynthia ketika ditanya seputar jumlah persediaan dosis vaksin tahap II dan pengalaman penerima vaksin tahap I.

Awalnya, sambung dr. Laura Cynthia, sasaran vaksin terbatas hanya bagi usia tertentu. Tetapi sekarang, vaksin sudah lebih terbuka untuk berbagai kalangan mulai dari usia 12 tahun sampai usia lanjut (lansia). Ibu hamil dan menyusui pun bisa divaksin lantaran vaksin sudah melalui fase penelitian ketat dan dipastikan relatif aman. Vaksin bekerja untuk membentuk antibodi sehingga jika ada rasa nyeri, kram dan demam, itu hal yang normal sama seperti imunisasi bayi di posyandu.

“Saya atas nama pribadi sebagai dokter yang bekerja di UPTD puskesmas Umanen berterima kasih kepada Partai Golkar yang punya perhatian dan mengambil bagian dalam program pemerintah, khususnya program vaksinasi Covid–19 terhadap remaja. Jadi, ini salah satu bentuk keterlibatan dari partai politik untuk sama – sama lawan pandemi Covid,” papar dr. Laura Cynthia. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Dukcapil TTS Wajibkan Masyarakat Bawa Kartu Vaksin Saat Urus Dokumen

    Kadis Dukcapil TTS Wajibkan Masyarakat Bawa Kartu Vaksin Saat Urus Dokumen

    • calendar_month Sab, 22 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Apris Manafe meminta kepada masyarakat agar membawa kartu vaksin (minimal vaksin dosis pertama) saat mengurus dokumen. “Kami tidak bermaksud untuk membuat susah masyarakat, tetapi ini adalah bagian dari perlindungan terhadap masyarakat,” jelas Apris Manafe […]

  • Terindikasi TPPO, CTKI Asal TTU Dicekal Petugas di Bandara El Tari

    Terindikasi TPPO, CTKI Asal TTU Dicekal Petugas di Bandara El Tari

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Satgas TKI Nonprosedural Bandara El Tari Kupang mencekal 1 (satu) Calon Tenaga Kerja nonprosedural di depan pintu cek in dengan tujuan Surabaya-Pangkalan Bun menggunakan pesawat Lion Air JT 0695, pada Minggu, 30 Juni 2019 pukul 10:10 WITA. Calon Tenaga Kerja yang bernama Maria Anjilia Haki, lahir di Unina,30 Maret 2001, Perempuan […]

  • H-7 KTT G20 di Nusa Dua, Presiden : Indonesia Siap Terima Tamu

    H-7 KTT G20 di Nusa Dua, Presiden : Indonesia Siap Terima Tamu

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | Sepekan jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Bali guna meninjau sejumlah kesiapan pertemuan pemimpin negara-negara G20. Dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 7 November 2022, sekitar […]

  • 43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    • calendar_month Jum, 22 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang mencatat Sebanyak 43 (Empat Puluh Tiga) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang meninggal dunia sejak bulan Januari hingga Juni 2018. Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,SE kepada gardaindonesia.id melalui pesan Whatsapp, membeberkan kondisi tersebut. “Posisi menjadi 43 jenazah, hari ini (Jumat/22 Juni 2018) […]

  • Sowan Ketua MUI Sulsel, Listyo Pererat Hubungan Polri, Ulama dan Ormas

    Sowan Ketua MUI Sulsel, Listyo Pererat Hubungan Polri, Ulama dan Ormas

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar, Garda Indonesia | Saat kunjungan kerjanya ke Sulawesi Selatan (Sulsel), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan commander wish berupa arahan kepada para pejabat utama Polda Sulsel. Kemudian melanjutkan silaturahmi mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulsel, Anre Gurutta (AGH) KH Sanusi Baco di kediamannya Jalan Kelapa Tiga, Makassar, pada Jumat malam, 12 […]

  • Gempa Tektonik 6,6M di Kupang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

    Gempa Tektonik 6,6M di Kupang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada Kamis, 2 November 2023 pukul 04.04 WIB atau 05.04 WITA, wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,26° LS ; 123,72° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 […]

expand_less