Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Dari NTT untuk Dunia, Rumput Laut Semau Tanpa Bahan Kimia

Dari NTT untuk Dunia, Rumput Laut Semau Tanpa Bahan Kimia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
  • visibility 195
  • comment 0 komentar

Loading

Semau, Garda Indonesia | “Pengeringan rumput laut tanpa menggunakan bahan kimia dan ke depan, hasil olahannya dapat menjadi produk yang membanggakan NTT di mata nasional dan internasional karena merupakan produk yang ramah terhadap lingkungan,” ujar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam kunjungannya ke pabrik pengolahan rumput laut CV. Agar Kembang di Dusun Amdoke, Desa Akle, Kecamatan Semau Selatan, Kabupaten Kupang.

Keberadaan Gubernur VBL di Semau merupakan kunjungan kerjanya di Kabupaten Kupang usai menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat di Desa Naikean, Kecamatan Semau Selatan pada Jumat, 1 Oktober 2021.

Gubernur VBL mengapresiasi langkah cerdas tersebut dan mendukung pengolahan rumput laut di pabrik agar  ke depannya dapat memproduksi produk jadi dari rumput laut sehingga NTT tidak hanya mengirimkan bahan mentah ke luar daerah.

“Ini merupakan sebuah langkah maju dan sebagai Gubernur, kami akan memberikan bantuan agar pabrik ini dapat berjalan dengan baik serta kita mendorong para petani rumput laut agar dapat menyuplai kebutuhan bahan baku di pabrik ini dan dapat kita lanjutkan ke industri-industri lain sehingga diharapkan ke depan, kita tidak hanya mengirim rumput laut dalam bentuk bahan mentah tetapi rumput laut yang sudah menjadi produk seperti kosmetik dan bahan pangan dapat kita produksi sendiri.” urai Gubernur VBL.

Segala hal yang berkaitan dengan perizinan, tandas VBL, agar segera disampaikan ke provinsi untuk diproses secepatnya dan perizinan yang berhubungan dengan pemerintah pusat, juga segera diajukan untuk dikawal prosesnya hingga izin tersebut ditetapkan.

Pendiri CV. Agar Kembang, Made menyampaikan komitmennya bukan saja  berinvestasi di Semau untuk mendapatkan keuntungan, tetapi turut serta menyejahterakan masyarakat Semau.

“Sejak tahun 2001 saya masuk Semau, dan perusahaan kami baru berjalan selama 4 bulan dan mempunyai karyawan sebanyak 40 orang yang berasal dari sekitar pabrik rumput laut tersebut serta bahan dasar rumput laut di dapat dari petani yang ada di Pulau Semau,” ujarnya sembari menyampaikan bahwa model pengeringan yang dilakukan tanpa menggunakan bahan kimia dan hanya satu di dunia, hasilnya dalam bentuk produk Green Lable.

Made pun menyampaikan pihaknya membutuhkan izin konsesi dari Kementerian untuk peningkatan produksi. (*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang di periksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 3 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Rabu, 20 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/05/19/3-positif-covid-19-dari-kota-kupang-hasil-transmisi-lokal-total-76-kasus-di-ntt/ […]

  • Dari 11 Juta BPJS PBI Nonaktif, Baru 40 Ribu Aktif Lagi

    Dari 11 Juta BPJS PBI Nonaktif, Baru 40 Ribu Aktif Lagi

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Loading

    Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik akan melakukan ground check terhadap 11 juta data yang dinonaktifkan.   Jakarta | Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan sekitar 40.000 peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) telah melakukan reaktivasi dari total 11 juta kepesertaan yang sempat dinonaktifkan awal Februari 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 orang memilih beralih […]

  • Kapolri Mutasi Irjen Pol Johanis Asodoma Jadi Kapolda NTT

    Kapolri Mutasi Irjen Pol Johanis Asodoma Jadi Kapolda NTT

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi para perwira tinggi (Pati Polri). Mutasi Kapolri tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor :ST/2224/X/KEP/2022 tertanggal 14 Oktober 2022 yang ditandatangani mewakili Kapolri, AS SDM Drs. Wahyu Widada, M.Phil. Pada surat telegram tersebut, terdapat nama Kadiv Hubinter Irjen Pol Johanis Asadoma, M.Hum. diangkat dalam jabatan baru […]

  • PUSPA NTT Bina Pemulung TPA Alak Kupang Kelola Pupuk Bokashi

    PUSPA NTT Bina Pemulung TPA Alak Kupang Kelola Pupuk Bokashi

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Oktober 2018 hingga sekarang telah membina para pemulung di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kecamatan Alak Kota Kupang. Pola pembinaan yang dilakukan dengan melatih sekitar 40 pemulung yang setiap hari mengais rezeki dengan memanfaatkan limbah […]

  • Ansy Lema Sangkal Karya Nyata Jokowi di NTT

    Ansy Lema Sangkal Karya Nyata Jokowi di NTT

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Di NTT, program food estate dikembangkan di Kabupaten Sumba Tengah sejak tahun 2020 dengan luas lahan mencapai 10.000 hektare, terdiri dari 5.400 hektare kawasan persawahan, dan 4.600 hektare lahan pertanian kering untuk pengembangan tanaman jagung dan peternakan.   Kupang | Calon gubernur NTT nomor urut 1, Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) menyebut bahwa mantan Presiden […]

  • Generasi Muda dan Bela Negara

    Generasi Muda dan Bela Negara

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Warsito hadi – APN Kemhan Pesatnya kemajuan dan perkembangan Iptek mendorong cepatnya perubahan di era globalisasi sangat mempengaruhi pola dan pemikiran bagi generasi muda menghadapi setiap tantangan, hambatan dan ancaman dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan (ipoleksosbudhankam). Maka, perlu disiapkan generasi muda yang dapat menghadapi dan mengantisipasi perubahan tersebut. […]

expand_less