Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kumham Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Kumham Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) menghelat Seminar Nasional “Peran Kementerian Hukum dan HAM dalam Mengakselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional” dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021. Seminar Nasional ini dilaksanakan secara hybrid, luring di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM serta daring melalui zoom dan youtube mengundang seluruh elemen masyarakat agar dapat berperan aktif ikut serta membangun Indonesia yang lebih baik.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly menyampaikan seminar nasional ini adalah momentum dalam menyinergikan dan mengkoordinasikan peran pemerintah sebagai katalisator dan dinamisator baik kepada masyarakat maupun dunia usaha. Hasil dari seminar ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai rumusan kajian dan rekomendasi kebijakan di bidang Hukum dan HAM.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai salah satu pilar pemerintahan turut berperan mendorong pemulihan kesehatan dan peningkatan ekonomi nasional melalui revolusi digital serta mengakselerasi kebijakan dalam mendorong kemudahan berusaha (ease of doing bussiness) melalui peran Ditjen PP dan BPHN dalam pembenahan regulasi serta peran AHU dalam penyederhanaan proses perizinan. Ditjen KI juga berperan mendukung UMKM dengan menyediakan layanan digital untuk pendaftaran merek sedangkan Ditjen Imigrasi berinovasi menciptakan visa elektronik bagi kemudahan investor.

Guna mempertajam mainstreaming Bisnis dan HAM di Indonesia, Ditjen HAM juga telah membangun aplikasi penilaian risiko bisnis untuk memfasilitasi perusahaan di semua lini bisnis.

Pada giat ini, hadir Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sebagai keynote speaker. Ia menyampaikan bahwa kondisi pandemi ini memerlukan ketepatan dalam setiap kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan guna menjaga keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi nasional. “Aturan kedaruratan” dibutuhkan guna mencegah keterlambatan bertindak yang berpotensi menyebabkan kerugian negara yang lebih besar.

Ma’ruf Amin menegaskan bahwa konsep rukhsah (kemudahan pada kondisi tertentu) yang serupa dengan pintu darurat di masa krisis dapat kita aplikasikan dalam tata peraturan perundang-undangan. Setiap keputusan/kebijakan harus berdasar pada azas pemerintahan yang baik utamanya asas kemanfaatan dan kepentingan umum.

Berbagai narasumber baik dari pembuat kebijakan, akademisi, praktisi kesehatan serta pelaku ekonomi berkumpul dalam seminar ini, untuk bersama-sama mendiskusikan mengenai proses dan strategi pemerintah dalam mempercepat Indonesia sehat dan pemulihan ekonomi nasional. (*)

Sumber dan foto (*/Humas Kumham)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Listrik ke-80, PLN NTT Tebar Energi Kebaikan Bagi Sesama

    Hari Listrik ke-80, PLN NTT Tebar Energi Kebaikan Bagi Sesama

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 1.277
    • 0Komentar

    Loading

    Maxim Wila Huki, perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperinda) Provinsi NTT, yang turut menjadi pendonor menyampaikan Selamat Hari Listrik Nasional ke-80 untuk PLN.   Kupang | PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga hati. Berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Palang Merah […]

  • Banyak Ruang Bermain Ramah Anak Dapat Menyebabkan Anak Jadi Korban

    Banyak Ruang Bermain Ramah Anak Dapat Menyebabkan Anak Jadi Korban

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Salah satu hak anak menurut Konvensi Hak Anak (KHA) yaitu bermain. Tidak hanya memberikan kesempatan bagi anak untuk bermain, namun infrastruktur pendukung juga harus diupayakan. Salah satunya dengan penyediaan ruang bermain ramah anak. Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Lenny Rosalin menyebut meski ruang […]

  • Dua SD di Kupang Jadi ‘School Gardening Project’ Rotary Kupang

    Dua SD di Kupang Jadi ‘School Gardening Project’ Rotary Kupang

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Guna  mendukung program pencegahan stunting dan ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah, maka District Governor 3420 melalui Rotary Club of Kupang Central akan melaksanakan “Program Bertanam di Sekolah” atau School Gardening Project. Pada Rabu, 14 September 2022, tim Rotary Kupang Central terdiri dari President Elsje Mansula, Rtn Benny Pellu, Rtr Fery Kase […]

  • Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur Alami Inflasi

    Mei 2019, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur Alami Inflasi

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Inflasi pada Mei 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran, dimana kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 0,04 persen Dan, Kelompok Sandang alami kenaikan sebesar 0,42 persen dan transpor sebesar 1,68 persen. Sedangkan 4 (empat) kelompok yang mengalami penurunan yakni […]

  • Doni Monardo Tinjau Kelompok Rentan Pengungsi Gunung Ile Lewotolok

    Doni Monardo Tinjau Kelompok Rentan Pengungsi Gunung Ile Lewotolok

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata-NTT, Garda Indonesia | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) agar memberi penanganan yang lebih baik kepada para pengungsi Gunung api Ile Lewotolok, khususnya bagi mereka yang masuk dalam kelompok rentan. Hal tersebut ditegaskannya saat melakukan kunjungan kerja bersama Anggota Komisi VIII DPR […]

  • Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

    Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Megawati mengungkapkan bahwa ia sudah mengutus seseorang untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo, menyampaikan permintaan agar buzzer-buzzer tersebut disingkirkan.   Jakarta | Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan permintaan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto agar mengambil langkah konkret memberantas buzzer yang dinilainya menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat. Perlu diketahui, […]

expand_less