Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kapolres Belu : Jadikan Tribrata dan Catur Prasetya Nafas Pelaksanaan Tugas

Kapolres Belu : Jadikan Tribrata dan Catur Prasetya Nafas Pelaksanaan Tugas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Nov 2021
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna memantau langsung kinerja anggota tingkat Kepolisian Sektor (Polsek), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto, S.I.K mengunjungi Polsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 2 November 2021.

Kapolres Belu didampingi Wakapolres, Kompol Fajar V. Sjarifuddin, S.I.K bersama sejumlah pejabat utama polres tiba di Mapolsek Tasifeto Barat sekitar pukul 07.00 WITA dan disambut Kapolsek, IPTU Muardi, SH bersama anggota.

Kapolres Belu langsung memimpin apel pagi yang diikuti Wakapolres, Pejabat Utama Polres, Personil Polsek Tasifeto Barat, Polsubsektor Laktutus, dan Polsubsektor Nenuk.

Dalam arahannya, Kapolres Yosep Krisbiyanto menekankan bahwa  seluruh anggota wajib menjalankan tugas sesuai dengan nilai–nilai yang terkandung dalam Tribrata dan Catur Prasetya. Hal ini sebagai tindak lanjut atas instruksi Kapolri dan direktori Kapolda NTT agar seluruh anggota Polri melaksanakan tugas secara profesional, humanis dan tidak menyakiti hati masyarakat.

“Perlu rekan–rekan tahu bahwa beberapa waktu yang lalu, sudah banyak viral tentang tugas – tugas yang tidak dilaksanakan secara profesional oleh rekan – rekan kita. Saya harap, tindakan seperti itu jangan sampai terjadi di wilayah kita. Saya minta pak kapolsek agar setiap hari, setiap saat disampaikan ke anggotanya tentang poin – poin instruksi bapak Kapolri dan direktif (perintah, red) Kapolda NTT. Dan, sampaikan kepada rekan – rekan bahwa nafas kita dalam melaksanakan tugas adalah Tribrata dan Catur Prasetya,” tegas Kapolres Belu.

Kapolres Yosep Krisbiyanto pun meminta anggotanya untuk menegakkan hukum secara profesional dan humanis. Jika salah katakan salah, jika benar katakan benar, jangan sebaliknya. Sebagai abdi negara, jangan membuat masyarakat membenci anggota Polri sebagaimana diharapkan pimpinan tertinggi Mabes dan Polda.

“Masyarakat itu senang, masyarakat kangen apabila kita tidak ada. Jangan sampai nanti masyarakat bilang ‘nggak usah ada polisi di sini’. Karena ancaman dan tindakan yang sudah dilaksanakan beliau sudah jelas. Yang melanggar, diproses, PTDH (pecat tidak dengan hormat) dan tidak ada kompromi. Proses hukum pidana pun tetap dilaksanakan,” imbuh Kapolres Yosep.

Mengingat banyak anggota Polri yang terjerat kasus hukum akibat penyalahgunaan media sosial di ruang publik, maka Kapolres Belu mengimbau dan mengajak seluruh anggotanya agar bijak dalam menggunakan media sosial,  memanfaatkan media sosial hanya untuk hal yang positif.

“Di era revolusi industri 4.0 yang dibarengi dengan kemajuan teknologi, sekali lagi saya mohon rekan–rekan lebih berhati–hati dan bijak menggunakan media sosial seperti tiktok, facebook, instagram dan lainnya. Karena perlu rekan – rekan ketahui, sekarang Propam Mabes sampai Polda, Bareskrim semuanya memiliki tim cyber dan sudah ada contoh baru–baru ini diproses karena ulah istri di tiktok dan anggota yang berpacaran pakai mobil dinas,” kata Kapolres Belu.

“Jadi tolong, perilaku seperti itu tidak patut dicontoh karena dapat membuat malu institusi dan merugikan diri kita sendiri. Hiduplah yang sewajarnya, ada kelebihan harta atau yang lainnya, tidak usah dipamerkan ke orang lain apalagi lewat media sosial yang dipantau semua orang. Jangan hancurkan karier rekan– rekan hanya gara–gara istri, anak, atau ulah kita sendiri,” pinta Kapolres Belu.

Usai memberikan arahan dalam apel pagi, Kapolres Belu menutup kunjungannya dengan melakukan pengecekan ruangan kerja Polsek Tasifeto Barat, sekaligus peninjauan sumur bor di belakang kantor. (*)

Berita + foto: (*/Humas Polres Belu)

Editor: Herminus Halek

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hoaks! Beredar Pesan Berantai, Gelombang Panas Kini Melanda Indonesia

    Hoaks! Beredar Pesan Berantai, Gelombang Panas Kini Melanda Indonesia

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kini, cuaca sangat panas, suhu pada siang hari bisa mencapai 40 derajat celcius, dianjurkan untuk menghindari minum es atau air dingin. Berita yang beredar ini tentu tidak tepat atau hoaks, karena kondisi suhu panas dan terik saat ini tidak bisa dikatakan sebagai gelombang panas. Pesan berantai tersebut beredar melalu media sosial […]

  • Pemkot Kupang Terima Bantuan Material Cegah Covid-19 dari BI Perwakilan NTT

    Pemkot Kupang Terima Bantuan Material Cegah Covid-19 dari BI Perwakilan NTT

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si. dan Lurah Fatubesi, I Wayan Astawa menerima Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa alat bantu cuci tangan yaitu wastafel portabel, masker, sarung tangan (hand gloves), vitamin dan hand sanitizer untuk […]

  • Bimtek APH : Negara Harus Hadir dalam Penanganan Korban KDRT & TPPO

    Bimtek APH : Negara Harus Hadir dalam Penanganan Korban KDRT & TPPO

    • calendar_month Rab, 11 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap kelompok rentan marginal yakni perempuan dan anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menjadi perhatian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Data Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2016 yang dilaksanakan oleh BPS menunjukkan […]

  • Rakerda Perdana & Konser Musik PAPPRI NTT di Pantai Otan Semau Terap Prokes Ketat

    Rakerda Perdana & Konser Musik PAPPRI NTT di Pantai Otan Semau Terap Prokes Ketat

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dewan Perwakilan Daerah Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung upaya pemerintah mendorong pariwisata sebagai prime mover menuju ke New Tourism Territoy dengan menghelat rapat kerja daerah (Rakerda) perdana di salah satu destinasi pariwisata baru yang mulai menggapai perhatian masyarakat yakni di […]

  • Via ‘Electrifying Agriculture’ PLN Dukung Produktivitas 6 Ribuan Petani

    Via ‘Electrifying Agriculture’ PLN Dukung Produktivitas 6 Ribuan Petani

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sepanjang tahun 2020 hingga 2023, PT PLN (Persero) berhasil merealisasikan program electrifying agriculture (EA) yang dimanfaatkan 6.167 petani di 197 lokasi dalam upayanya meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Indonesia. Upaya tersebut telah membawa dampak signifikan pada hasil panen dan pendapatan para petani. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, program electrifying agriculture […]

  • Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

    Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTT, Hermanus Th. Boki menyoroti persoalan kemanusiaan yang diduga dilakukan oleh manajemen PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kupang di bawah kepemimpinan Arfan T. Rawuaten terhadap karyawan yang terpapar Covid-19. Heri Boki, sapaan akrab Ketua DPD KNPI Provinsi NTT kepada wartawan menguraikan, […]

expand_less