Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 9 Feb 2022
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Loading

Belu – NTT, Garda Indonesia | Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa petang, 8 Februari 2022. Akibatnya, puluhan rumah warga tergenang banjir di wilayah Kecamatan Tasifeto Barat dan Raimanuk.

Informasi yang berhasil dihimpun Garda Indonesia pada Selasa malam, menyebutkan bahwa dampak buruk hujan deras tersebut, selain menggenangi rumah warga, juga merusak sejumlah lahan pertanian milik warga, termasuk menghanyutkan 3 (tiga) ekor sapi piaraan.

Wilayah Kecamatan Raimanuk, menurut Kepala Desa Tasain, bahwa titik bencana terparah di Dusun Motamaro, Funeno dan Dusun Rarina, serta dua dusun lain. “Jumlahnya 48 KK, semuanya sudah diungsikan ke Gereja Sola Vide Motamaro. Dampak paling parah itu di Dusun Motamaro. Saat ini kami masih berada di lokasi bersama camat Raimanuk, Bupati Belu juga sudah turun langsung tadi,” kata Kades Tasain.

Adapun, ungkap Kades Tasain, bahwa luapan banjir itu telah merusak sejumlah lahan pertanian, namun belum bisa dipastikan jumlah nominal kerugiannya, dan akan dipastikan pada besok setelah diambil data riilnya.

Camat Raimanuk, Hironimus Mauluma ketika dikonfirmasi, ternyata sudah berada di lokasi bencana dan turut aktif mengambil bagian dalam mengevakuasi para korban ke Gereja Sola Vide Motamaro. Jumlah total 41 KK, 146 jiwa. Selain rumah warga, lahan pertanian perkebunan dan persawahan di sekitar bantaran kali, semuanya terkena dampak luapan banjir.

“Saya sudah langsung turun ke lokasi bencana sejak terima informasi ini. Saya bersama Bupati Belu, Kadis Sosial, Kapus, Kapolsek, Kades Tasain, semua ada di sini dan sementara mengevakuasi para korban ke Gereja Sola Vide Motamaro. Bupati Belu langsung memberikan bantuan secara pribadi kepada para korban,” bilang Camat Roni Mauluma.

Ia pun sudah melaporkan kondisi bencana secara langsung kepada Bupati Belu, dr. Agus Taolin di lokasi. “Kita akan berupaya bersama pemerintah tingkat kabupaten, agar ke depan segera dilakukan pembenahan sekitar daerah aliran sungai (DAS) untuk meminimalisir dampak banjir bagi masyarakat Dusun Motamaro,” tutur Roni Mauluma.

Camat Tasifeto Barat, Vinsen Bere (duduk, topi putih) sedang berada bersama korban banjir di rumah tumpangan sementara di Dusun Naresa

Wilayah Kecamatan Tasifeto Barat, ada 2 (dua) desa yakni Desa Rinbesihat dan Naekasa.

Kepala Desa Rinbesihat, Gregorius Ulu menceritakan via ponsel, bahwa bencana banjir di wilayahnya itu telah menimbulkan air tergenang di 3 (tiga) wilayah dusun, yakni Dusun Seo B, Maktaen, dan Dusun Bekomean. Dusun Seo B menjadi lokasi terparah, yang mana penduduk yang mendiami wilayah itu, semuanya terkena dampak luapan banjir dengan jumlah total 50 (lima puluh) lebih rumah terendam air.

“Jumlah totalnya ada 81 kepala keluarga, karena masih ada KK tumpang. Korban jiwa tidak ada. Air naik sekitar satu meter masuk sampai dalam rumah. Semua warga memang panik tetapi, mereka tetap berdiam di rumahnya hingga hujan dan banjir meredah,” kisah Goris Ulu, sapaan karib Kepala Desa Rinbesihat.

Di Dusun Maktaen, lanjut Goris Ulu, ada 3 (tiga) ekor sapi yang hanyut terbawa banjir. Sedangkan, di Dusun Bekomean, luapan banjir merusak lahan pertanian hortikultura dan persawahan. “Kerugiannya akan didata besok pagi,” tandasnya.

Informasi dari Camat Tasifeto Barat, Vinsen Bere yang dihubungi Garda Indonesia via ponsel mengatakan, dirinya sedang berada bersama para korban di lokasi. Bahwa satu – satunya korban di Dusun Halikelen B telah diungsikan ke rumah Kepala Dusun Naresa A.

“Saat ini saya sedang bersama dengan korban, keluarga bapak Silvester Nahak di rumah tumpangan sementara di Naresa. Bersyukur, karena tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, meskipun perabot rumah tangga keluarga ini ludes terbawa banjir. Korban diungsikan dalam kondisi memprihatinkan karena tinggal pakaian di badan. Barang dalam rumah, banyak yang tidak sempat diselamatkan,” imbuh Camat Vinsen Bere. (*)

Penulis (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Gubernur NTT Saat Isolasi Covid-19, Julie Laiskodat : Kami ‘Video Call’

    Ini Pesan Gubernur NTT Saat Isolasi Covid-19, Julie Laiskodat : Kami ‘Video Call’

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Angkatan Darat di Jakarta, pasca terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa malam, 12 Januari 2021. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/13/gubernur-provinsi-ntt-viktor-laiskodat-positif-covid-19/ Julie Sutrisno Laiskodat, istri Gubernur NTT kepada Garda Indonesia pada Kamis sore, 14 Januari […]

  • 28 Hari Tak Makan, Kakak Beradik di Kendal Ditemukan Lemas di Samping Jenazah Ibu

    28 Hari Tak Makan, Kakak Beradik di Kendal Ditemukan Lemas di Samping Jenazah Ibu

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Loading

    Peristiwa ini terjadi di Dusun Songopuro, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, dan pertama kali diketahui setelah tetangga mencium bau tidak sedap dari rumah korban pada Sabtu, 1 November 2025.   Kendal | Kisah memilukan datang dari Kendal, Jawa Tengah. Dua kakak beradik, Putri Setya Gita Pratiwi (23) dan Intan Ayu Sulistyowati (19), ditemukan lemas di samping […]

  • Kapolri Bakal Tegur Kapolda & Kapolres Tak Tindak Tegas Aksi Premanisme

    Kapolri Bakal Tegur Kapolda & Kapolres Tak Tindak Tegas Aksi Premanisme

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan memberikan teguran kepada Kapolda dan Kapolres yang saat ini belum melakukan penindakan terhadap aksi Premanisme di wilayahnya masing-masing. Kapolri mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajarannya di wilayah untuk menindak aksi Premanisme dan pelaku kejahatan konvensional lainnya yang meresahkan masyarakat. Mengingat, hal tersebut menjadi atensi dari […]

  • Yayasan ‘Hands of Hope Indonesia’ Bedah Rumah Korban Banjir di Alor

    Yayasan ‘Hands of Hope Indonesia’ Bedah Rumah Korban Banjir di Alor

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, Garda Indonesia | Menyikapi bencana Badai Seroja yang menimpa sebagian wilayah Indonesia termasuk NTT, Yayasan Hands of Hope Indonesia melakukan program bedah rumah bagi korban banjir dan longsor di beberapa lokasi. Kegiatan ini mulai dilakukan sejak tanggal 12 April, 2021 atau satu minggu setelah bencana yang menelan korban jiwa, sebagian hilang, kerusakan fasilitas umum, […]

  • SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

    SAPA TANA Pertamina Patra Niaga Bantu Ekonomi Sirkular Petani

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 654
    • 1Komentar

    Loading

    Program SAPA TANA hadir untuk menjawab dua persoalan utama masyarakat, yaitu ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan sampah organik.   Maumere | Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maumere (FT Maumere) meresmikan Program SAPA TANA (Sampah Jadi Pangan dan Tanaman). Program tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan sekaligus […]

  • KSAD Jenderal Maruli Klarifikasi Insiden Pendukung Paslon

    KSAD Jenderal Maruli Klarifikasi Insiden Pendukung Paslon

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Insiden penganiayaan terhadap pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03 Ganjar-Mahfud beberapa waktu lalu di Boyolali yang menjadi atensi publik kini tengah dijawab tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak. Jenderal bintang empat itu secara tegas mengatakan bahwa insiden tersebut tidak ada kaitannya dengan netralitas TNI […]

expand_less