Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kelompok Tenun Moris Foun Raimanuk Butuh Fasilitas Pendukung

Kelompok Tenun Moris Foun Raimanuk Butuh Fasilitas Pendukung

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

Loading

Belu, Garda Indonesia | Kelompok Tenun Moris Foun sangat membutuhkan fasilitas pendukung dari pemerintah, seperti rumah dan alat guna memperlancar aktivitas tenun. Demikian disampaikan ketua kelompok, Madelina Kiik ketika diwawancara awak media di Dusun Raiulun, Desa Faturika, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 26 Maret 2022.

Kelompok tenun ini, jelas Madelina, dibentuk sejak tahun 2017 dengan jumlah anggota 25 (dua puluh lima) orang yang terdiri dari ibu – ibu rumah tangga Raiulun. Aktivitas tenun hingga saat ini masih berjalan normal, meskipun hanya dengan fasilitas seadanya.

Proses menenun sering mengalami kendala, sebagaimana diungkapkan ketua kelompok, bahwa mereka belum mendapatkan perhatian apa pun dari pemerintah desa dan kabupaten, terutama menyangkut rumah, alat dan bahan tenun. Kendala lainnya, harga pasaran hasil tenunan kain motif adat , masih belum seberapa nilainya, jika dibandingkan dengan tingkat kerumitan yang mereka alami.

“Untuk hasilkan 1 kain saja, memakan waktu sekitar 2 bulan. Kami tenun pakai alat tradisional peninggalan nenek moyang kami sendiri, dan bahan – bahannya juga kami belanja sendiri. Kami minta pemerintah desa dan kabupaten untuk dukung kami dengan bangun rumah, bantu alat  dan bahan tenun,” pinta Lia Kiik, sapaan karib Ketua Kelompok Moris Foun.

Disebutkan Lia Kiik, bahwa tenunan yang dihasilkan selama ini meliputi beberapa jenis motif, yakni berlikuknuk (sarang burung), kabasa fafuhun (cermin), we na’in (laba – laba air), fitun (bintang), bolas (ikat pinggang), toko (tokek), koba fafuhun (tempat sirih pinang), ema (orang), aifunan (bunga), dan lain – lain. (*)

Penulis (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak di Papua, Laki-laki Harus Terlibat

    Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak di Papua, Laki-laki Harus Terlibat

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura, Garda Indonesia | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Dewan Adat Papua mendorong keterlibatan laki-laki dalam penanganan masalah perempuan dan anak di Provinsi Papua. Sebab menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak, Yohana Yembise, selama ini partisipasi laki-laki di Papua dianggap kurang dan kesadaran akan melindungi perempuan dan anak yang belum […]

  • Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

    Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Oke, pertanyaan pertama dulu ya. Siapa yang takut dengan interpelasi? Apakah Gubernur Anies Baswedan? Atau ketujuh fraksi itu? Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKS, PKB-PPP. Atau keduanya? Ya Anies ya ketujuh fraksi itu, sama-sama takut. Kenapa Anies mesti takut dengan interpelasi? Apakah ada yang ia tidak mampu menjelaskannya, atau dibuat tidak […]

  • Ruben Sarwendah Cerai, Betrand Pilih Tinggal Bersama Sarwendah

    Ruben Sarwendah Cerai, Betrand Pilih Tinggal Bersama Sarwendah

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Loading

    Sarwendah menjadi sorotan setelah Betrand Peto, putra angkatnya, lebih memilih tinggal bersama dirinya ketimbang dengan Ruben Onsu usai kabar perceraian mereka tersebar. Keputusan ini tentu memicu banyak pertanyaan di kalangan penggemar, apalagi Betrand terlihat sangat dekat dengan Sarwendah. Tapi, apa sih alasan di balik pilihan Onyo, panggilan akrab Betrand, ini? Ternyata bukan hanya soal kedekatan […]

  • Bamsoet : “Tolak Upaya Delegitimasi  Hasil Pemilu 2019!”

    Bamsoet : “Tolak Upaya Delegitimasi Hasil Pemilu 2019!”

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI), yang tidak menginginkan adanya berbagai upaya deligitimasi terhadap hasil Pemilu 2019. Penghormatan terhadap hasil Pemilu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penghormatan atas suara rakyat. “Kita berharap pasca 17 April 2019, Bangsa Indonesia tetap berada dalam satu naungan kebangsaan. […]

  • Ketua KPU Belu Lantik 60 Anggota PPK, Tak Ada Perwakilan Perempuan di 3 Kecamatan

    Ketua KPU Belu Lantik 60 Anggota PPK, Tak Ada Perwakilan Perempuan di 3 Kecamatan

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak mengambil sumpah dan melantik 60 (enam puluh) anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Belu di Aula Hotel Nusantara II Atambua pada Sabtu, 29 Februari 2020 pagi. Keenam puluh anggota PPK yang dilantik tersebut, tiga kecamatan dari total dua belas kecamatan di Kabupaten Belu tidak ada keterwakilan […]

  • Listrik Nyala 24 Jam di Batas NTT-Timor Leste, Warga Ucap Terima Kasih

    Listrik Nyala 24 Jam di Batas NTT-Timor Leste, Warga Ucap Terima Kasih

    • calendar_month Ming, 20 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia |Sebanyak 845 masyarakat di perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste, kini dapat menikmati listrik 24 jam tanpa henti berkat peningkatan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Oepoli di Desa Netemnanu Utara, Kabupaten Kupang General Manager PLN Unit Induk Wilayah (IUW) NTT, Agustinus Jatmiko berharap kehadiran listrik selama 24 jam dapat […]

expand_less