Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Kaos Politik dan Politik Kaos

Kaos Politik dan Politik Kaos

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Kaos politik itu soal biasa di masa kampanye. Semua partai dan hampir semua kandidat, mulai dari capres, cagub, cabup, cawali, caleg, dan cakades pun memanfaatkannya. Bahkan kampanye pemilihan Ketua OSIS atau Ketua Alumni pun ikut pakai cara ini juga. Tak jadi soal.

Pasang logo parpol, foto diri, dan tulisan besar-besar di kaos untuk kemudian dibagikan gratis. Atau bisa juga ada yang jual untuk mereka (para loyalis) yang mau membelinya. Tak ada yang istimewa, terjadi di setiap putaran masa kampanye yang agendanya tercatat di KPU, serta dipelototi oleh Bawaslu.

Itu namanya Kaos Politik yang dibagi-bagi pada masa kampanye politik. Kegiatan politiknya boleh juga disebut sebagai Politik Kaos. Semasa kampanye jadi wajar saja karena terjadinya pada saat serta tempat yang tepat. Lagi pula produksinya tidak dengan mengutil anggaran rakyat.

Tapi, manakala Kaos Politik itu dimainkan pada saat dan tempat yang tidak semestinya, maka itu jadi Politik Kaos yang tidak etis. Bahkan bisa melanggar hukum. Coba perhatikan Pasal 276 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU (PKPU) nomor 23 tahun 2018.

Pelaksana, peserta dan Tim Kampanye Pemilu dilarang: menggunakan fasilitas pemerintah…dst. Lalu, Pelaksana dan/atau Tim Kampanye dalam kegiatan kampanye dilarang melibatkan: pejabat negara…dst. Aparatur Sipil Negara…dst. Itu semua tercatat di PKPU Pasal 69 poin 1 huruf ‘h’ dan poin 2 huruf ‘e’ dan ‘f’.

Lagi pula, menurut agenda KPU, sekarang bukanlah masa kampanye kan? Bisa-bisa kegiatan seperti itu bisa dituduh sebagai aksi “nyolong-start”, dan ini sangat memalukan! (bagi yang masih punya rasa malu tentunya).

Menjadi lebih memprihatinkan jikalau…

Terjadinya di momen kedinasan resmi pemerintah daerah: Pelepasan resmi pemudik yang dibiayai oleh APBD. Begitu kan yang kita paham dari video dan berita yang beredar viral?

Prihatin, justru di penghujung bulan puasa (Ramadan yang suci ini) bukankah semestinya semua menahan nafsu (termasuk libido berkuasa)? Tapi ini malah ada yang mengumbar syahwat berkuasa lewat cara kampanye yang sama sekali tidak etis, serampangan dan potensial melanggar aturan.

Di sebuah kota antah berantah…

Dipertontonkan dengan tanpa tedeng aling-aling, bahwa Politik Kaos itu dilakukan (terjadinya) persis di depan hidung seorang Kepala Daerah.

Dan terhadapnya Gubernur tidak melarang atau setidaknya mengimbau agar relawannya tidak melakukannya. Malu. Tapi ini kok malah berswafoto bahkan dengan mengenakan seragam dinas!

Astaghfirullah! Naudzubillah min dzalik.

Sabtu, 30 April 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Bahar bin Smith Segera Dipanggil Polisi

    Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Bahar bin Smith Segera Dipanggil Polisi

    • calendar_month Ming, 2 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penyidik Polda Jawa Barat terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dengan terlapor Bahar bin Smith. Sejauh ini, penyidik sudah memeriksa 50 saksi dan 6 barang bukti. “Adapun perkembangan sampai hari ini, saksi yang telah diperiksa bertambah menjadi total 50 orang […]

  • Domi Mere : Dua Pasien Covid di Ende dan Sikka Sembuh, Tak Ada Kasus Baru

    Domi Mere : Dua Pasien Covid di Ende dan Sikka Sembuh, Tak Ada Kasus Baru

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dr. drg Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam sesi jumpa media pada Selasa, 9 Juni 2020 menyampaikan kabar gembira terkait tak ada penambahan kasus baru positif Covid-19 di  Provinsi NTT. Ia juga menyampaikan 95 spesimen yang diperiksa di PCR Real Time dan 1 spesimen di TCM “Hari ini tak ada positif Covid-19, […]

  • Hikmah di Balik Orang NTT Pertama Positif Covid-19

    Hikmah di Balik Orang NTT Pertama Positif Covid-19

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Hikmah di Balik Orang NTT Pertama Positif Covid-19 Oleh : Rony Banase Membayangkan kita terpapar Covid-19, dinyatakan positif lalu diumumkan dan masuk dalam list orang positif Covid-19, ibarat peristiwa paling menyeramkan dalam sejarah hidup kita. Namun, kondisi ini berbeda terhadap seorang Putra Terbaik asal Pulau Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama El Asamau. Dengan […]

  • Cegah Anak Terlibat dalam Jaringan Terorisme

    Cegah Anak Terlibat dalam Jaringan Terorisme

    • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Palembang, gardaindonesia.id | Anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Walaupun anak telah diberikan jaminan perlindungan oleh UUD Tahun 1945 dan Undang-Undang Perlindungan Anak, namun kondisi di masyarakat masih ada yang memanfaatkan anak untuk kepentingan tertentu. Anak dibujuk, didoktrin untuk dilibatkan dalam tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan, seperti dalam jaringan […]

  • Ke Kamp Pengungsian di Kota Kupang, Ridwan Kamil Bantu 1 Miliar Rupiah

    Ke Kamp Pengungsian di Kota Kupang, Ridwan Kamil Bantu 1 Miliar Rupiah

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov  Jawa Barat turut memberikan perhatian kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana alam Siklon Tropis Seroja. Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian di Kampung Amanuban, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, pada Sabtu, 1 Mei 2021. Ridwan Kamil pun menyampaikan duka cita dan memberi […]

  • JADI KIPER, Jokowi Main Sepak Bola Bersama Warga Manggarai Barat

    JADI KIPER, Jokowi Main Sepak Bola Bersama Warga Manggarai Barat

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Jokowi dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 4—6 Desember 2023, dimulai dari ujung barat pulau Flores, yakni Kabupaten Manggarai Barat; menyempatkan diri bermain sepak bola bersama warga setempat. Lapangan Bola Wae Kesambi yang berada di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarat Barat, Provinsi […]

expand_less