Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Prestasi Bank NTT, Andil Semua Pihak

Prestasi Bank NTT, Andil Semua Pihak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Dua tahun terakhir (2021—2022), Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT, selalu mendapat tempat spesial dan berdiri sederetan dengan bank-bank besar tanah air. Penghargaan itu datang dari berbagai lembaga, di antaranya lembaga penerbitan yang fokus pada dunia perbankan, maupun kepercayaan dari Bank Indonesia (BI) untuk menjadi salah satu dari 20 bank tanah air, pelaksana BI Fast, di awal tahun kemarin.

BI Fast adalah layanan terbaru Bank Indonesia yang menyasar segmen transfer antar maupun interbank dengan biaya yang relatif sangat murah, yakni hanya Rp.2.500 per transaksi, sebelumnya lebih mahal.

Prestasi ini tentu saja memantik reaksi positif berbagai kalangan. Tak terkecuali, pakar ekonomi asal Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Dr. James Adam.

“Keberhasilan yang dicapai oleh Bank NTT 2 tahun terakhir ini seperti air yang mengalir tanpa bisa terbendung. Beberapa hari lalu, kita mendengar bahwa Bank NTT meraih predikat BUMD terbaik dalam bidang keuangan,” tegasnya pada Rabu,25 Mei 2022.

Bagi kita masyarakat yang kurang paham akan dunia perbankan dan keuangan, imbuh James Adam, tentu hal ini dianggap biasa saja dan lumrah bagi bank sebagai lembaga keuangan. Namun, informasi tentang keberhasilan Bank NTT melalui berbagai penghargaan yang diterima, bagi para ekonom atau analis perbankan akan tergugah untuk mengkaji lebih mendalam apa saja pemantiknya.

James Adam pun mulai mengurut secara sederhana mulai dari pergantian manajemen Bank NTT dua tahun lalu, yakni ketika RUPS Rote Ndao akhirnya mengesahkan Harry Alexander Riwu Kaho sebagai direktur utama. Tidak sampai di situ, melainkan diikuti dengan keseriusan pemegang sama untuk merombak serta melengkapi seluruh struktur badan pengurus.

Hingga kini, direksi dalam komposisi lengkap yakni Direktur TI & Operasional, dijabat oleh Hilarius Minggu, Direktur Dana, Johanis Landu Praing, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe dan Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh.

“Dari rekam jejak selama ini dan melalui kajian dalam perspektif ekonomi manajemen, saya dapat menemukan satu jawaban yang tentu tidak membuat kaget, sebab bagi ekonom itu adalah salah satu phenomenon. Ternyata domain factor yang saya temukan adalah leadership. Dari semua keberhasilan hingga mencapai modal inti minimum Rp. 1,9 triliun di akhir tahun kemarin  ternyata andil pemimpin paling dominan,” urai James serius.

Ada hal penting yang bisa digarisbawahi, imbuh James Adam, yakni Dirut Alex Riwu Kaho dan para direksi lainnya sangat bagus dan tepat dalam menata dan mengontrol seluruh proses manajemen perbankan. Sejumlah bukti seperti ada rewarding bagi yang berhasil dan punishment bagi yang tidak berhasil.

Selain itu, gebrakan sistem perbankan yang dibuat luar biasa pesatnya dalam konteks pengumpulan dana masyarakat dan penertiban kredit. Terbukti miliaran tunggakan kredit berhasil ditarik. Ini adalah capaian spektakuler yang tidak semua bisa melakukannya.

“Saya pun ingin menggarisbawahi bahwa peranan Gubernur NTT (Viktor Bungtilu Laiskodat) dalam hal ini sebagai pemegang saham pengendali (PSP) sangat luar biasa dalam memberi kebijakan dan dukungan bagi para direksi Bank NTT sehingga pengelola bank bangkit dan bergerak dalam satu irama yang sama. Hal ini termasuk andil dari para pemegang saham,” beber James Adam.

Dari sejumlah butir di atas, pakar ekonomi asal Universitas Citra Bangsa Kupang ini berpendapat bahwa direktur utama sebagai top manager adalah seorang designer yang hebat. Apalagi didukung oleh para direksi yg mumpuni dalam bidangnya. PSP adalah advisor unggul yang mempunyai big vision bagi daerah ini, didukung oleh para pemegang saham yang telah memberi arahan atau direction terbaik.

“Semoga Bank NTT tetap menjadi yang terbaik bagi pembangunan perekonomian di NTT,” tandasnya. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi: Pengendalian Banjir di Jakarta dari Hulu ke Hilir

    Presiden Jokowi: Pengendalian Banjir di Jakarta dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kam, 27 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, gardaindonesia.id | Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pembangunan bendungan kering (Dry Dam) Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12/2018). Presiden menilai progres pembangunan 2 […]

  • Jadi Penjabat Bupati Belu, Ini 4 Arahan Gubernur VBL ke Zakarias Moruk

    Jadi Penjabat Bupati Belu, Ini 4 Arahan Gubernur VBL ke Zakarias Moruk

    • calendar_month Sab, 27 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Zakarias Moruk, dilantik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menjadi Penjabat Bupati Belu pada Sabtu pagi, 27 Maret 2021 di lahan Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Saat dihubungi Garda Indonesia usai pelantikan, Zaka Moruk menyampaikan bahwa Gubernur VBL memberikan 4 (empat) arahan kepada para Penjabat Bupati. […]

  • 8 Destinasi NTT Masuk Nominasi API 2020, ‘Lonely Planet’ Harap Masuk Top 10 Dunia

    8 Destinasi NTT Masuk Nominasi API 2020, ‘Lonely Planet’ Harap Masuk Top 10 Dunia

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan Lonely Planet telah menghubunginya serta mengharapkan agar NTT tetap masuk 10 destinasi terbaik dunia 2021. “Penerbit buku travelling terkemuka di dunia ini baru saja menghubungi saya dan mengharapkan NTT tetap jadi salah satu dari 10 daerah tujuan destinasi pariwisata dunia atau Top 10 tahun […]

  • Kemenristek Uji Klinis Jahe Merah Hingga Pil Kina untuk Imunitas Cegah Covid-19

    Kemenristek Uji Klinis Jahe Merah Hingga Pil Kina untuk Imunitas Cegah Covid-19

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah melakukan uji klinis terhadap jahe merah, jambu biji dan minyak kelapa murni yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan tubuh dari paparan Covid-19. “Kita sudah melakukan baik sistematic review, kemudian studi bioinformatika dan saat ini sedang melakukan uji klinis, […]

  • PKB Buka Pendaftaran Balon Bupati/Wabup Sabu Raijua Hingga 9 Desember 2019

    PKB Buka Pendaftaran Balon Bupati/Wabup Sabu Raijua Hingga 9 Desember 2019

    • calendar_month Sen, 2 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sabu Raijua, Venos Oktovianus Lado pada Minggu, 1 Desember 2019 pukul 18.16 WITA kepada media ini mengatakan bahwa DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sabu Raijua mulai membuka pendaftaran bagi bakal calon Bupati/Wakil bupati Sabu Raijua. Pendaftaran Balon Bupati/Wakil bupati Sabu Raijua dimulai pada […]

  • Kisah SPK Hadir Kampanye di Kupang Meski Terjebak Abu Vulkanik Lewotobi

    Kisah SPK Hadir Kampanye di Kupang Meski Terjebak Abu Vulkanik Lewotobi

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Pada kondisi kritis Simon Petrus Kamlasi (SPK) tak bisa hadir saat kampanye akbar, panitia telah menyiapkan rencana cadangan atau plan B. SPK bisa hadir secara virtual lewat 3 (tiga) layar besar di panggung kampanye karena kondisi yang memang tidak memungkinkan.   Kupang | Puluhan ribu massa yang memadati lapangan Sitarda Kupang pada Rabu, 13 November […]

expand_less