Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 7 Juta Raib, Lius Berek Bakal Laporkan Alfons Lete ke Polsek Tasbar

7 Juta Raib, Lius Berek Bakal Laporkan Alfons Lete ke Polsek Tasbar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
  • visibility 124
  • comment 1 komentar

Loading

Belu, Garda Indonesia | Basilius Berek alias Lius Berek, warga Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); bakal melaporkan Alfonsius Lete, warga Kecamatan Raimanuk ke Polsek Tasifeto Barat atas dugaan tindak pidana penipuan.

Lius Berek yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek merasa telah ditipu oleh Alfons Lete. Dugaan penipuan yang dilakukan pelaku itu menyebabkan korban telah mentransfer sejumlah uang bernilai Rp. 7.000.000 (tujuh juta rupiah) ke rekening milik pelaku. Korban diminta mengirimkan uang sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 23 dan 24 September 2022.

Korban, pertama mengirimkan uang sebanyak Rp. 5.400.000 (lima juta empat ratus rupiah) untuk pembelian bahan bangunan, dan kedua, Rp. 1.600.000 (satu juta enam ratus rupiah) untuk biaya transportasi.

Menurut Lius Berek, peristiwa itu berawal ketika pelaku mendatangi rumahnya untuk menawarkan penjualan bahan bangunan berupa semen dan seng dengan harga murah meriah. “Dia datang omong bilang mau jual semen dan seng dengan harga murah. Dia suruh saya transfer uang lima juta empat ratus untuk semen dan seng. Besoknya dia suruh kirim lagi satu juta enam ratus, katanya untuk isi bahan bakar truk. Saya kirim habis, dia bilang tunggu saja karena truk segera antar. Tapi, sampai sekarang barang belum diantar. Awal-awal saya telepon dia angkat, saya SMS juga dia balas, tapi sekarang dia sudah blok nomor telepon,” cerita korban pada Jumat pagi, 21 Oktober 2022.

Lius Berek yang merasa telah diperdaya pelaku hingga berbuntut merugi jutaan rupiah, ia bakal menempuh langkah hukum dengan melaporkan kejadian ini ke polsek Tasifeto Barat.

“Saya mau lapor saja ke polisi, biar polisi yang urus dia,” tekadnya.

Pelaku, Alfons Lete yang dikonfirmasi media ini pada Jumat siang via telepon, terkesan sengaja tidak mau berbicara selama panggilan berlangsung hingga akhirnya terputus. Dikonfirmasi lanjut  via pesan teks whatsapp, pelaku berkilah handphone-nya sedang mengalami kerusakan (tidak bisa mendengarkan suara lawan bicara).

“Saya tidak tipu, besok malam kita sudah di rumah. Tolong dulu mengerti, besok sudah beres. Hp tidak dengar (suara). Besok, paling lambat Minggu pagi, saya sudah (antar) barang di rumahnya. Saya tidak blok nomor telepon. Kalau telepon tidak angkat, saya simpan hp, saya sedang dengan tukang,” respons Alfons Lete. (*)

Penulis (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kementerian PUPR Kirim Jembatan Bailey Pengganti Jembatan Cipatujah

      Kementerian PUPR Kirim Jembatan Bailey Pengganti Jembatan Cipatujah

      • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 133
      • 0Komentar

      Loading

      Tasikmalaya,gardaindonesia.id | Jembatan Cipatujah yang menghubungkan Pameungpeuk, Kabupaten Garut dengan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, pada hari Selasa, 6 November 2018 sekitar Pukul 04.00 WIB, mengalami kerusakan akibat hujan lebat dan debit banjir Sungai Ciandum Cipatujah yang tinggi. Hal ini mengakibatkan lalu lintas terputus karena baik kendaraan maupun manusia tidak bisa melintas. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan […]

    • Hujan Badai Terjang Sistem Kelistrikan Lembata, Petugas PLN Sigap Pulihkan

      Hujan Badai Terjang Sistem Kelistrikan Lembata, Petugas PLN Sigap Pulihkan

      • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
      • account_circle Penulis
      • visibility 224
      • 0Komentar

      Loading

      Manager ULP Lembata, Vincentsius Leonardo Dwi Putra, mengungkapkan seluruh personel dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak, seperti Desa Imulolong, Desa Posiwatu, wilayah Bengkari, hingga Omesuri dan Buyasuri.   Lembata | Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir berdampak pada sistem kelistrikan di Kabupaten Lembata. Sejumlah […]

    • Siswi SMPN 6 Kupang Juara 1 Duta Guru CBP Rupiah BI NTT

      Siswi SMPN 6 Kupang Juara 1 Duta Guru CBP Rupiah BI NTT

      • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
      • account_circle Penulis
      • visibility 136
      • 0Komentar

      Loading

      Tiga peserta sebagai juara pertama dari masing-masing kategori bakal mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur pada ajang Festival Rupiah Berdaulat (FERBI) di Jakarta pada 12–17 Agustus 2025.   Kupang | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPw BI NTT) sukses menghelat CBP Championship sebagai bagian dari kampanye nasional “Cinta, Bangga, Paham Rupiah” menuju Festival […]

    • Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

      Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

      • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 127
      • 0Komentar

      Loading

      Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M. bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ir. Ali Jamil, MP., PH.D, Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, Kepala BWS Nusra II, Kadis Pertanian Provinsi NTT dan Kadis […]

    • Kasus Surat Palsu, PADMA Indonesia Kawal Laporan Anggota Polri di Polresta Kupang

      Kasus Surat Palsu, PADMA Indonesia Kawal Laporan Anggota Polri di Polresta Kupang

      • calendar_month Sen, 6 Jul 2020
      • account_circle Penulis
      • visibility 245
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sungguh miris penegakan hukum di NTT khususnya di Polresta Kupang Kota yang dialami langsung bukan warga sipil, namun oleh Anggota Polri sendiri. Direktur PADMA Indonesia dalam rilisnya yang diterima Garda Indonesia pada Minggu, 5 Juli 2020, menyampaikan telah terjadi pengabaian dan lambannya penanganan Laporan seorang Anggota Polri Bripka Vinsensius Bosko Heuk,S.H. […]

    • Garuda Indonesia Lunglai, Yenny Wahid & Peter Gontha Terbang Ke Mana?

      Garuda Indonesia Lunglai, Yenny Wahid & Peter Gontha Terbang Ke Mana?

      • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 149
      • 0Komentar

      Loading

      Oleh: Andre Vincent Wenas Yenny Wahid sudah mundur dahulu, akhirnya dalam RUPS Garuda Indonesia tanggal 13 Agustus 2021 yang baru lalu Peter F. Gontha pun tidak lagi tercatat sebagai komisaris. Ada apa? Kondisi keuangan GIAA memang sedang parah, menyusul kondisi operasionalnya yang memang buruk. Menilik laporan keuangan yang diunggah di laman resmi Garuda Indonesia terlihat […]

    expand_less