Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Cegah Anak Terlibat dalam Jaringan Terorisme

Cegah Anak Terlibat dalam Jaringan Terorisme

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Palembang, gardaindonesia.id | Anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Walaupun anak telah diberikan jaminan perlindungan oleh UUD Tahun 1945 dan Undang-Undang Perlindungan Anak, namun kondisi di masyarakat masih ada yang memanfaatkan anak untuk kepentingan tertentu.

Anak dibujuk, didoktrin untuk dilibatkan dalam tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan, seperti dalam jaringan terorisme. Menanggapi hal ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melalui Asisten Deputi (Asdep) Perlindungan Anak Berhadapan dengan Hukum dan Stigmatisasi merasa perlu menyusun kebijakan berupa Peraturan Menteri (Permen) Tentang Pedoman Perlindungan Anak dari Radikalisasi dan Tindak Pidana Terorisme.

Menurut Hasan, Asisten Deputi Perlindungan Anak Berhadapan dengan Hukum dan Stigmatisasi, penyempurnaan terhadap draft Permen PPPA perlu dilakukan salah satunya melalui kegiatan sosialisasi konsep kebijakan perlindungan anak korban stigmatisasi dan jaringan terorisme di Provinsi Sumatera Selatan.

“Sosialisasi selain ingin mendapatkan masukan-masukan dari peserta tentang substansi dari pedoman ini, juga untuk mengingatkan peserta tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme dilihat dari tumbuh kembang anak, pemahaman agama dan pergaulan anak,” jelas Hasan, Asdep Anak Berhadap dengan Hukum dan Stigmatisasi Kemen PPPA.

Di sisi lain menurut Hasan, anak-anak kita rentan dipengaruhi dan referensi utama mereka adalah orang tua, guru, teman sebaya sehingga anak sering tidak tepat dalam menterjemahkan sesuatu termasuk paham-paham yang sifatnya ekstrem atau berlebihan sehingga membahayakan keselamatan anak. Terorisme yang melibatkan anak menjadi salah satu isu anak yang perlu ditindaklanjuti. Ke depan dijelaskan Hasan rencananya setelah peraturan menteri telah terbit, Kemen PPPA akan memfasilitasi dan mendorong Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan untuk membuat peraturan berikutnya seperti peraturan daerah.

“Kita harus mengawasi agar anak-anak di Provinsi Sumatera Selatan tidak terpapar radikalisme dan terorisme karena ancaman radikalisme dan terorisme ini akan mengancam dan membahayakan anak-anak kita secara terus menerus,” tambah Hasan.

Sumber berita(*/Publikasi dan Media Kemen PPPA)

Editor (*/Rony Banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Wartawan Binjai Dibakar, Yakub Ismail : Polisi Kejar & Tangkap Pelaku!

    Rumah Wartawan Binjai Dibakar, Yakub Ismail : Polisi Kejar & Tangkap Pelaku!

    • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub Ismail, mengecam keras aksi pembakaran rumah milik Sabarsyah (65 tahun), wartawan di Binjai Sumatra Utara, yang ditengarai dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK). Atas perbuatan melawan hukum ini, dia meminta agar Kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku. “Kami mendesak agar Kepolisian bisa bertindak cepat menangani […]

  • Tahukah Anda? Ada 8 Ribu Jenis Keju di Dunia

    Tahukah Anda? Ada 8 Ribu Jenis Keju di Dunia

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Keju merupakan produk susu populer yang dikonsumsi di seluruh dunia. Keju dibuat melalui proses fermentasi susu, yang mirip dengan proses pembuatan yogurt. Baik keju maupun yogurt mengandung bakteri asam laktat, yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Proses produksi keju melibatkan konsentrasi susu, yang menghasilkan konsentrasi tinggi protein, kalsium, lemak, fosfor, dan vitamin dalam setiap kilogram keju. […]

  • Festival Seni & Budaya TTS di Jakarta, Bupati Tahun Apresiasi Penyelenggara

    Festival Seni & Budaya TTS di Jakarta, Bupati Tahun Apresiasi Penyelenggara

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lopo Billionaire Project menggelar Festival Seni & Budaya Timor Tengah Selatan (TTS), giat tersebut dihadiri oleh seluruh masyarakat TTS yang berada di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten; Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, M.T., M.M. turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut pada Minggu, 12 Januari 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/10/masyarakat-timor-di-jakarta-siap-helat-festival-budaya-tts/ Festival Seni […]

  • Gubernur Viktor Imbau Gereja Terlibat Aktif Perangi Sampah

    Gubernur Viktor Imbau Gereja Terlibat Aktif Perangi Sampah

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Saya minta para diakon yang sudah ditahbis harus mampu tunjukkan jati dirimu sebagai orang bersih. Bukan hanya bersih secara spiritual tapi juga aktif untuk melihat lingkungan bersih”, Imbau Gubernur Viktor saat memberikan sambutan pada acara Pentahbisan Diakon di Kapela Seminari Tinggi Santo Mikael Penfui, Jumat, 31 Mei 2019. Dihadapan 18 Diakon […]

  • 1.081 SPKLU BEROPERASI, Kebutuhan  Kendaraan Listrik Terpenuhi

    1.081 SPKLU BEROPERASI, Kebutuhan Kendaraan Listrik Terpenuhi

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) sukses menghadirkan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) lewat ekosistem yang kokoh dari sisi suplai maupun stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang mudah dijumpai. Hingga akhir tahun 2023, telah ada 1.081 unit SPKLU yang beroperasi, baik milik PLN maupun mitra dan swasta. Dari total SPKLU […]

  • Hingga 14 April, Korban Meninggal Akibat Badai Seroja NTT Capai 181 Orang

    Hingga 14 April, Korban Meninggal Akibat Badai Seroja NTT Capai 181 Orang

    • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jumlah korban meninggal akibat bencana alam siklon tropis (Badai Seroja) yang memorak-porandakan wilayah NTT, kini mencapai 181 jiwa. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT (Aula El Tari) pada Rabu, 14 April 2021. “Berdasarkan data dari lapangan […]

expand_less