Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Sangatta, Garda Indonesia | Filosofi ‘kau susah aku bantu, dan aku susah kau bantu” adalah  dasar pijak koperasi kredit yang mengharuskan semua warga “orang miskin” bisa terlibat saling membantu, bergotong-royong, bahu membahu untuk meningkatkan ekonomi keluarga dengan pola simpan pinjam.

Koperasi kredit, sejatinya adalah jembatan emas untuk hidup sejahtera asal anggotanya memahami sungguh cara berkoperasi yang benar melalui pola 3R yakni rajin menabung, rajin meminjam dan rajin mengangsur.

Demikian dipaparkan tokoh koperasi regional, nasional dan internasional, Romanus Woga saat memberi motivasi dan membakar semangat insan koperasi kredit di Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi  Kalimantan Timur. Ia hadir di Sangatta, dalam rangka menghadiri undangan peresmian Kantor Cabang KSP Kopdit Pintu Air ke-57 di Kota Sanggata pada tanggal 22 November 2022 di Kecamatan Sangata Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Di hadapan Wakil Bupati Kutai Timur, Dr. H. Kasmidi Bulang, S.T., M.M. tamu undangan VIP, Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air Yakobus Jano, jajaran Pengurus, Pengawas, Manajemen serta ratusan pelaku koperasi kredit dan anggota KSP Kopdit Pintu Air, Romanus Woga menjelaskan pentingnya bergabung menjadi anggota koperasi kredit.

Baginya koperasi kredit sangat erat kaitannya dengan hajat hidup orang banyak. Dengan gayanya yang khas, lugas, cerdas serta menghibur, Romanus berkisah tentang sepak terjang koperasi kredit di Indonesia, dimulai sejak dirinya masih muda, “batal kuliah” hingga bisa berkeliling ke-37 negara dengan modal pendidikan SMEA Suryadikara Ende yang dimilikinya.

Selama puluhan tahun berkarya di Koperasi kredit, Romanus yang adalah Wakil Bupati Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur itu mengaku sangat tekun menjadi seorang penggiat koperasi kredit. Dia sungguh ada bersama masyarakat dan terus membumikan koperasi kredit di Flores, Nusa Tenggara Timur hingga ke level nasional dan internasional.

Karena ketekunan, pengetahuannya yang didapat dari giat membaca dan pengalaman praktis lapangan, sering berbicara dan membangun relasi interpersonal yang baik maka dia dipercayakan menjadi Ketua Puskopdit di NTT, Ketua Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) Nasional di Jakarta selama 2 periode dan juga pernah menjabat sebagai vice president ICCU (wakil presiden)  koperasi kredit tingkat Asia selama 2 periode.

Dengan kapasitas, kapabilitas dan kemampuan yang dimiliki dan paham sungguh akan gerakan koperasi kredit regional, nasional dan internasional itulah maka, Ia mengajak seluruh hadirin dan masyarakat Indonesia termasuk di kota Sangatta Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur dan masyarakat Indonesia umumnya untuk tidak ragu-ragu menjadi anggota koperasi kredit terutama Kopdit Pintu Air Rotat – Indonesia.

Foto bersama para pengurus Kopdit Pintu Air

Romanus mengedukasi warga dan sungguh meyakini bahwa hanya orang susah yang bisa membantu orang susah;  dan itu hanya di koperasi kredit.

“Saya dulu tidak pernah kuliah, gelar saja hanya SMEA, tapi sejak puluhan tahun saya terus mewartakan kabar baik soal credit union kepada siapa saja mulai dari Maumere, NTT, Indonesia bahkan Asia dan dunia. Kita yakini hanya orang susah yang bisa membantu orang susah, bersama credit union harapan itu bisa menjadi nyata karena di dalam wadah ini kita berkumpul dan berbagi kasih melalui 3 R tadi,” ujarnya disambut tepuk tangan ratusan hadirin yang memenuhi tenda peresmian Kopdit Pintu Air Cabang Sangatta itu.

Kepada insan koperasi kredit serta pengelola, manajemen dan anggota Kopdit Pintu Air yang hadir, Romanus juga meminta untuk tetap menerapkan nilai dan prinsip-prinsip dasar berkoperasi kredit yang baik dan benar.

Jadi Investor Lokal

Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano saat itu menyapa semua tamu undangan yang hadir dengan ucapan syukur dan berterima kasih karena lembaga yang awalnya dimulai 50 orang warga kampung di Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur akhirnya juga bisa hadir dan melayani masyarakat kabupaten Kutai Timur setelah 27 tahun berkiprah.

Pilihan ke Kutai Timur, kata Yakobus Jano, karena daerah itu adalah daerah yang kaya rasa dari sisi potensi sumber daya alam yang bisa digerakkan secara lebih bijak dan cerdas menjadi kekuatan untuk mengangkat hajat hidup orang banyak melalui koperasi kredit.

“Daerah ini sekilas terlihat kaya raya, luas dan sangat berpotensi untuk dikolaborasi bersama pemerintah daerah dan para pihak termasuk gerakan koperasi kredit untuk memberi ruang kepada masyarakat berusaha, membangun ekonomi keluarga melalui akses pembiayaan berbunga murah dan jauh dari rentenir,” ujarnya.

Pintu Air sebagai salah satu koperasi besar secara nasional saat ini harus memberi andil dalam menggerakkan ekonomi lokal dengan mengajak banyak orang di Kutai Timur menjadi investor, membangun ekonomi daerah berbasis koperasi.

Hanya dengan koperasi, imbuh Yakobus Jano, maka derajat kehidupan warga lokal terangkat, dia diakui, diberi ruang dan kepercayaan luas untuk mengelola ekonomi sendiri melalui wadah ini karena wadah ini adalah milik anggota. “Koperasi itu pemiliknya adalah anggota dan kami ini hanya menjadi pelayan yang siap membantu memfasilitasi keperluan anggota yang adalah pemilik lembaga ini menjadi orang kaya; kaya jasmani dan rohani,” ujarnya.

Yakobus berterima kasih kepada Wakil Bupati Kutai Timur atas dukungan dan kehadirannya juga semua anggota atas partisipasinya selama ini dan terus mengajak warga Kutai Timur untuk menjadi anggota Kopdit Pintu Air sekaligus memenuhi target lembaga yakni mencapai 1 juta anggota pada tahun buku 2025.

Yakobus yang adalah mantan karyawan sebuah bank nasional itu menjelaskan selama 27 tahun bersama Pintu Air, sudah ada 335.550 orang warga nusantara yang telah menjadi anggota tersebar di 57 kantor cabang di 20 provinsi di Indonesia dengan total asset saat ini Rp 1,7 triliun lebih.(*)

Sumber (*/Tim/42na)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UPK Flores Tanam Ratusan Pohon Perindang di Pusat Pembangkit Listrik

    PLN UPK Flores Tanam Ratusan Pohon Perindang di Pusat Pembangkit Listrik

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Aksi nyata peduli lingkungan sekitar dibuktikan dengan penanaman pohon oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Flores dengan melibatkan seluruh pegawai di Unit Pusat Listrik Maumere–Wolomarang selama bulan Juni 2020. Aksi yang digelar dengan tajuk “Jumat Bersih” tersebut bertujuan untuk mewujudkan kawasan hijau (Go Green) di sekitar kawasan pembangkit tersebut ditanami […]

  • PPKM Tahap Ketiga di Kota Kupang Berlaku 14 Hari Sejak 10 Februari 2021

    PPKM Tahap Ketiga di Kota Kupang Berlaku 14 Hari Sejak 10 Februari 2021

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang kembali melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang mana melanjutkan PPKM tahap kedua yang berakhir pada Selasa, 9 Februari 2021. Demikian penegasan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sesi jumpa media di beranda Kantor Wali Kota Kupang pada Selasa siang, 9 Februari 2021. PPKM tahap ketiga, […]

  • Cerita Jein Koten-‘Oa Pariwisata Flotim 2019 Bersama Pangan Kelor’

    Cerita Jein Koten-‘Oa Pariwisata Flotim 2019 Bersama Pangan Kelor’

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka-NTT, gardaindonesia.id | Temaram tenggelamkan Sang Surya di pelukan bukit sebelah barat Kota Reinha Larantuka. Butiran titik-titik hujan masih tersisa di pucuk kelor halaman rumah penduduk Desa Mokantarak; Sebuah desa kecil nan asri di arah barat kotaku, Larantuka. Inilah Kisah dibalik suksesnya Jein Koten menjadi Oa (Putri) Pariwisata Flotim 2019. Sore itu, aku menyempatkan diri […]

  • Gerakan Eliminasi TBC di Indonesia, Presiden: Utamakan Tindakan Pencegahan

    Gerakan Eliminasi TBC di Indonesia, Presiden: Utamakan Tindakan Pencegahan

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Cimahi, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Pencanangan Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030 yang dipusatkan di Cimahi Techno Park, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 29 Januari 2020. Presiden secara tegas menyatakan dukungan atas dilaksanakannya kegiatan tersebut, terutama mengingat pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu fokus kerja […]

  • Menteri Yohana Yembise: Jangan Coba Main Main Dengan Anak Anak

    Menteri Yohana Yembise: Jangan Coba Main Main Dengan Anak Anak

    • calendar_month Kam, 5 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Target PBB tidak ada kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tahun 2030, mendapatkan perhatian dari Pemerintah Indonesia, saat 2 Tahun lalu, Presiden RI Jokowi cukup marah terkait kekerasan seksual terhadap anak anak sampai ada yang meninggal, sehingga Kementrian PPPA RI dan Kementrian terkait menerbitkan Undang Undang No 17 Tahun 2016 Undang Undang […]

  • Surabaya Ubah Sampah Jadi Listrik, Presiden Minta Daerah Lain Tiru

    Surabaya Ubah Sampah Jadi Listrik, Presiden Minta Daerah Lain Tiru

    • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meninjau dan meresmikan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis, 6 Mei 2021. Dalam sambutannya, Presiden mengapresiasi gerak cepat pemerintah Kota Surabaya dalam merealisasikan fasilitas tersebut dan meminta kota-kota lain untuk meniru apa […]

expand_less