Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Agrowisata Molakoli Dilirik Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

Agrowisata Molakoli Dilirik Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Mbay, Garda Indonesia | Kampung Adat Molakoli, Kecamatan Boawae di Kabupaten Nagekeo, memiliki kekayaan yang luar biasa. Jarak yang sangat dekat dengan Gunung Api Ebulobo, membuat mereka mendesain paket wisata tracking ke sana. Tentu dengan aneka fasilitas dan tour guide.

Bahkan tidak hanya kekayaan di dunia pariwisata, melainkan warga yang didominasi petani ini, selama bertahun-tahun sukses membudidayakan aneka potensi pertanian dan perkebunan. Sebut saja kopi, pala, cengkeh, coklat, kemiri dan vanila.

Produksi mereka berlimpah ruah, hingga di beberapa musim, mereka kesulitan mencari off taker. Pada Selasa, 8 November 2022, Dr James Adam, dosen/akademisi yang tergabung dalam juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD Tahun 2022, berkunjung ke sana.

Didampingi Kristoforus K Seda dari Direktorat Kredit Bank NTT kantor  pusat, mereka melakukan kunjungan terakhir pada penjurian even yang menginspirasi sejumlah BPD di Indonesia ini.

Di lokasi, tim kecil ini diterima Sekretaris Desa Molakoli, Kanisius Lako dan salah seorang Kepala Urusan (Kaur) desa, Heribertus Mola. Sementara Bumdes desa ini bernama Bumdes Molakoli berkonsentrasi usaha di Kampung Adat Molakoli.

Dalam diskusi, mereka terbuka bahwa kekayaan potensi perkebunan dan pertanian, membuat mereka sejahtera. Namun ada sejumlah kendala beberapa tahun terakhir¸ seperti produksi menurun, diikuti dengan harga yang tidak pasti.

“Karena itu kami minta agar kalau bisa Bank NTT menyiapkan off taker untuk bisa membeli hasil perkebunan kami supaya menghindari petani atau masyarakat menjual hasil mereka sendiri-sendiri dengan harga jual yang tidak tentu,” tegas Kanisius.

Saat itu juri menyarankan agar kepala desa bersama perangkatnya segera memfasilitasi pertemuan internal dengan semua petani atau penjual untuk menetapkan satu harga jual komoditi. Dan, memusatkan seluruh proses penjualan lewat Bumdes Molakoli agar menghindari tengkulak.(*)

Sumber (*/tim/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemerdekaan Pers, Mahfud MD : Kekuasaan Pemerintah Residu Hak Asasi

    Kemerdekaan Pers, Mahfud MD : Kekuasaan Pemerintah Residu Hak Asasi

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD menegaskan, kemerdekaan pers di era pasca-reformasi memiliki landasan yang semakin kuat karena kekuasaan pemerintah adalah residu dari hak asasi dan demokrasi. “Hak asasi diberikan semua, lalu pemerintah diberi sisanya, sedikit, untuk mengatur. Nah era ini menjadi tantangan baru bagi kemerdekaan pers […]

  • Kemah Konservasi Selancar Pertama Dihelat di Sumba Barat NTT

    Kemah Konservasi Selancar Pertama Dihelat di Sumba Barat NTT

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Pertumbuhan wisata selancar dan pembangunan di daerah pesisir Sumba Barat diharapkan dapat diimbangi dengan upaya pelestarian ekosistem sekitar agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai leluhur. Waikabubak | Puluhan anak muda dari 4 (empat) desa pesisir di Kecamatan Laboya Barat, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkumpul di Pantai Kerewei dan Pantai Watu Bela, Desa Patiala […]

  • Video Viral Kepala BGN Main Golf, Dadan : Itu Untuk Bencana Sumatra

    Video Viral Kepala BGN Main Golf, Dadan : Itu Untuk Bencana Sumatra

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Pada video yang beredar sejak Selasa, 16 Desember 2025, Dadan terlihat bermain golf di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 14 Desember 2025. Sejumlah unggahan menyebut aktivitas itu dilakukan saat Presiden Prabowo Subianto tengah menangani bencana di Aceh.   Jakarta | Video yang memperlihatkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bermain golf didampingi dua […]

  • Yasonna Laoly Bakal Jadi Pembicara Kunci Seminar MAHUPIKI

    Yasonna Laoly Bakal Jadi Pembicara Kunci Seminar MAHUPIKI

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Organisasi Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) kembali menghelat seminar nasional dalam rangkaian kegiatan pelantikan dan pengukuhan susunan pengurus DPP MAHUPIKI Periode 2023—2028. Kegiatan ini rencana dilangsungkan pada Kamis, 14 Desember 2023 di Ruang Audiorium Gedung M Untar, Jakarta Barat. Adapun untuk acara Seminar Nasional bertajuk, “KUHP Nasional dan Catatan […]

  • Hujan Angin Musim Kemarau, Lion Air Tunda Mendarat di Kupang

    Hujan Angin Musim Kemarau, Lion Air Tunda Mendarat di Kupang

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kapten pesawat Lion Air JT-270, Bimantoro Putra kepada Portal Berita Garda Indonesia menyampaikan, cuaca Kota Kupang sangat berkarakter seperti cuaca buruk hingga angin kencang 25 hingga 30 knot yang mendesak penundaan pendaratan.   Kupang | Pesawat Boing 737-900, Lion Air nomor penerbangan JT-270 dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali tujuan Bandara El Tari Kupang terpaksa […]

  • Mantan Penjual Kue Ingin Jadi Gubernur NTT

    Mantan Penjual Kue Ingin Jadi Gubernur NTT

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Panggil saja RR (inisial dari Richard Riwoe), pria kelahiran Kupang, 3 Juli 1973, pemilik nama lengkap Johanes Richard Riwoe, S.H., S.T., M.A. M.H. M.A. Sosok pekerja keras yang pernah menjadi penjual kue (lapis legit) dengan sistem konsinyasi pada kisaran tahun 1996, memutuskan  memindahkan domisili kartu tanda penduduk (KTP) dari Jakarta ke […]

expand_less