Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Human Trafficking » Polres Tanjab Barat Dinilai Tak Serius Ungkap Kasus TPPO Anak

Polres Tanjab Barat Dinilai Tak Serius Ungkap Kasus TPPO Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

Loading

Jambi, Garda Indonesia | Hingga kini belum ada kejelasan dari Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung (Tanjab) Barat dalam mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur, sejak keluarga korban melaporkan ke polisi pada Sabtu, 21 Januari 2023 lalu.

Baca juga: 

https://gardaindonesia.id/2023/01/polisi-tindaklanjuti-kasus-tppo-teman-jual-teman-di-jambi/

Hingga saat ini, sudah terhitung 15 hari sejak keluarga korban melaporkan ke polisi, tapi belum ada kejelasan terkait kasus TPPO yang menimpa kedua korban. Seolah-olah pihak kepolisian Tanjab Barat tidak serius untuk menangani kasus tersebut.

Ibu korban, RK mendapatkan kabar yang beredar di tengah-tengah masyarakat Tanjab Barat bahwa pelaku yang menjual anak dan ponakannya masih berkeliaran. Bahkan, tak lama ini pelaku berinisial J melangsungkan pernikahannya.

“Percuma saja kamu melapor ke polisi. Tak akan ditanggapinya. Tengoklah J sudah menikah. Terlihat foto J menggunakan baju pengantin bersama suaminya dan keluarganya yang beredar di media sosial,” jelas RK usai mendapat kabar yang beredar di tengah masyarakat pada Minggu, 5 Februari 2023.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2023/01/human-trafficking-di-jambi-teman-jual-teman/

Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Tanjab Barat, Yuliawati menyampaikan bahwa dalam kasus TPPO ini meminta pihak Polres Tanjab Barat secepatnya untuk menangkap pelaku dan siapa saja yang terlibat.

Dijelaskan Yuliawati bahwa, pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku dan siapa saja yang terlibat dalam TPPO ini. Namun kenyataannya, sampai hari ini pelaku masih berkeliaran. Berarti ini bentuk tidak keseriusan Polisi Tanjab Barat dalam menuntaskan kejahatan anak di bawah umur di wilayahnya.

“Dengan adanya jejak kasus awal ini seharusnya pihak kepolisian segera menuntaskan tindak kejahatan anak di bawah umur di wilayah Tanjab Barat,” jelas Yuliawati sekaligus pendamping korban TPPO, saat dihubungi melalui WhatsApp pada Senin, 6 Februari 2023.

Dalam minggu ini, pihaknya fokus dalam penanganan psikologis kedua korban TPPO bersama keluarga akan mengupayakan korban mendapatkan perlindungan dan haknya.

“Karena khawatirkan, adanya upaya-upaya dari pelaku untuk berkomunikasi bersama korban untuk diajak damai dengan dalih mau dinikahkan,” ungkapnya.

Ketika kasus ini tidak terungkap, maka bisa dipastikan adanya kasus-kasus anak lainnya. Mungkin ini sebagian yang terungkap karena keluarga korban berhasil menemukan anaknya. Bisa jadi masih banyaknya korban anak di bawah umur yang tidak berani untuk bicara atau speak up karena malu.

Terpisah, Kapolres Tanjab Barat, Padli saat dikonfirmasi chat via WhatsApp hanya di-read bertanda centang biru namun tak dibalas. Saat ditelepon dijawab, katanya ada tamu coba hubungi langsung ke Kasat Reskrim.

Sementara itu, saat dihubungi Kasat Reskrim Septia Intan Putri melalui chat via WhatsApp tidak dibalasnya, berulang kali dihubungi via telepon bernada aktif, namun tidak diangkat/dijawab.(*)

Sumber (*/Wjs)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen Politani Kupang Latih Tular Demplot Pekarangan ke Warga Alak

    Dosen Politani Kupang Latih Tular Demplot Pekarangan ke Warga Alak

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Loading

    Sebelumnya, pada Kamis—Jumat, 25—26 Juni 2025, sebanyak 50 warga dari 35 RT dan 8 RW di Kelurahan Penkase Oeleta dilatih oleh dosen Politani Kupang terdiri dari Lenny Mooy, S.P., M.P. Theresia Ginting, S.P., M.P. dan Heny.M.C.Sine, STP., M.Si.   Kupang | Kabar gembira datang dari salah satu warga Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa […]

  • AMMTC XVII Labuan Bajo, Polri Bahas 10 Isu Kejahatan Transnasional

    AMMTC XVII Labuan Bajo, Polri Bahas 10 Isu Kejahatan Transnasional

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bakal membahas 10 isu prioritas kejahatan transnasional. “Sepuluh isu prioritas kejahatan transnasional itu jadi keprihatinan bersama, yakni terorisme, kejahatan dunia maya, penyelundupan senjata, perdagangan satwa […]

  • KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

    KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026 sekaligus memberikan alternatif transportasi yang terjangkau bagi masyarakat. Layanan ini merupakan hasil modifikasi dari kereta ekonomi AC generasi sebelumnya yang dikerjakan oleh Balai Yasa Manggarai, dengan sejumlah peningkatan pada sisi interior dan kenyamanan perjalanan. Kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan […]

  • Ratusan Ribu Tenaga Kerja Asosiasi Jasa Konstruksi Terancam PHK

    Ratusan Ribu Tenaga Kerja Asosiasi Jasa Konstruksi Terancam PHK

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian PUPR telah menerbitkan Surat Keputusan No 1410/KPTS/M/2020 tertanggal 4 September 2020 tentang asosiasi badan usaha jasa konstruksi, asosiasi jasa konstruksi dan asosiasi terkait rantai pasok jasa konstruksi terakreditasi. Surat keputusan hasil kerja tim akreditasi Ditjen Bina Konstruksi kementerian PUPR tersebut telah menimbulkan keresahan di masyarakat jasa konstruksi Indonesia, atas kondisi […]

  • PLN UIW NTT ‘Energize’ Gardu Induk 150 KV Tenau & SUTT 150 KV Bolok-Tenau

    PLN UIW NTT ‘Energize’ Gardu Induk 150 KV Tenau & SUTT 150 KV Bolok-Tenau

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIW NTT) berhasil melakukan energize ‘pemberian tegangan pertama’ untuk mengoperasikan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV Bolok-Tenau dengan panjang jaringan 19 kms (kilo meter sirkuit) dan 31 jumlah tapak tower, tersambung dari Gardu Induk Bolok di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat sampai Gardu Induk […]

  • Ganti Valentina Tanate, Syaiful Lubis Resmi Jabat Kepala Kantor Bahasa NTT

    Ganti Valentina Tanate, Syaiful Lubis Resmi Jabat Kepala Kantor Bahasa NTT

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Acara Pisah Sambut Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT dari pejabat lama Valentina Lovina Tanate, S.Pd., M.Hum. kepada pejabat baru Syaiful Bahri Lubis. S.S., M.A. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi; dilaksanakan di Aula Nusantara, LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 1 September 2019. Pejabat baru Kepala Kantor […]

expand_less