Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Megawati : Watak Politik PDI Perjuangan Berpihak Akar Rumput

Megawati : Watak Politik PDI Perjuangan Berpihak Akar Rumput

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan sejumlah pernyataan di acara puncak peringatan Bulan Bung Karno di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu, 24 Juni 2024. Ada beberapa poin penting terkait pernyataannya yang disampaikan di hadapan ribuan kader partai banteng bermoncong putih dan sejumlah pimpinan partai politik (parpol) itu.

Megawati pun menyinggung pimpinan 3 (tiga) parpol yang hadir: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid. Ketiga partai ini yang masih menimbang-nimbang ihwal rencana ikut serta di gerbong kerja sama politik PDI Perjuangan.

“Kalau di sini ada 3 (Golkar, PAN, PKB), itu yang saya bilang yaa katakan lagi ‘Aah mikir-mikir dulu dah,” kata Megawati.

Pernyataan Mega itu lantas disambut sorak-sorai dari para peserta. Ketiga pimpinan parpol yang dimaksud itu pun turut tertawa mendengarnya. Megawati lantas menjelaskan, dirinya menyerahkan keputusan itu kepada para parpol tersebut.

“Saya bilang ndak papa mau ikut boleh, endak ikut ya ndak papa. Betul ndak?” kata putri Presiden RI pertama itu sembari berpesan agar memilih pemimpin tidak didasarkan pada fisik alias rupa semata. Menurut dia, calon pemimpin ke depan mesti dipilih berdasarkan pengalamannya, baik di bidang legislatif maupun eksekutif.

Mega juga menyebut pertimbangan memilih pemimpin hendaknya didasarkan pada karakter kepemimpinan yang visioner, arif, bijaksana, dan punya rekam jejak prestasi yang baik. Faktor yang paling utama adalah mengakar kepada rakyat alias akar rumput.

“Kasih tahu, kalau memilih pemimpin jangan cuma lihat tampangnya. Haduh, Ibu suka pusing,” kata Megawati.

Ia kembali mengingatkan bahwa memilih pemimpin mesti hati-hati. Pasalnya, efek dari nyoblos 5 menit itu berdampak terhadap nasib bangsa 5 tahun ke depan.

“Hati-hati loh. Karena itulah gunakan hak pilihmu dengan sebaik-baiknya,” pesan Megawati.

Saat berpidato, ia pun mengingatkan bahwa di tengah-tengah akar rumput, tersimpan energi yang tidak pernah padam. “Rakyat itu akar rumput, kenapa? Karena lapangan ini (bayangkan saja) ada rumputnya, ditutupi, tapi nanti kalau dibuka, bisa cepat bertumbuh kembali. Jadi rakyat itu adalah akar rumput, itu tidak pernah bisa dipunahkan saudara-saudara ingat itu,” ujar Megawati.

Ia pun menuturkan keberpihakan harus selalu ada untuk akar rumput. Pasalnya, mengutip pernyataan Bung Karno, bahwa Tuhan bersemayam di gubuknya rakyat-rakyat miskin. “Karena apa kata Bung Karno, di dalam gubuk-nya rakyat miskin itulah energi perjuangan kepartaian berasal dan Tuhan bersemayam di gubuk-nya rakyat-rakyat miskin,” tutur Megawati.

Presiden RI kelima ini menegaskan bahwa watak politik yang berpihak pada akar rumput seperti itulah yang dipahami PDI Perjuangan. Ia mengaku sangat tahu pihak-pihak yang tidak turun ke bawah atau turba. Ia menyebut ada 2 (dua) opsi bagi kader yang tidak turun, yakni mengundurkan diri atau mengikuti mekanisme yang berlaku.

“Siapa nanti yang tidak turun, Ibu tahu. Sangat tahu. Jadi orang seperti itu hanya ada dua. Mundur sukarela atau nanti ada aturannya. Pasti sudah tahu,” kata Mega dalam pidatonya di GBK, Sabtu kemarin.

Penerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA) ini pun meminta para kader untuk melapor kepadanya jika ada pengurus partai baik di tingkat anak ranting, ranting, cabang, wilayah, maupun pusat yang tidak mau kerja. Bahkan, ia mengaku sudah punya alat monitoring untuk mengetahui hal tersebut.

“Ini di bawah Ibu semuanya itu, kupingnya dengerin Ibu, padahal hatinya udah degap degup karena mikir gini, aku udah turun ke bawah belum ya. Eh, Ibu sekarang udah punya loh tempat monitoring,” tandas Megawati. (*)

Sumber (*/tim PDI Perjuangan)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kupang Smart City—Perlu SDM dan Infrastruktur yang Memadai

    Kupang Smart City—Perlu SDM dan Infrastruktur yang Memadai

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang dibawah pimpinan Jefri Riwu Kore dan Hermanus Man, terus berupaya menjadikan Kota Kupang sebagai Kota yang bersih, cerdas,aman dan juga nyaman. Salah satunya melalui program Kupang Smart City. Bertempat di Neo Hotel Kupang, melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Pemerintah Kota Kupang mengadakan “Gerakan Menuju Kupang Smart […]

  • Belum Tanda Tangan NPHD, KPU Manggarai Belum Bisa Lakukan Tahapan Pilkada

    Belum Tanda Tangan NPHD, KPU Manggarai Belum Bisa Lakukan Tahapan Pilkada

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 9 Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2020 antara lain Kabupaten Sabu Raijua, Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Sumba Timur, Belu, Ngada, Sumba Barat, Manggarai Barat, dan Kabupaten Manggarai. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program […]

  • Bersikap Tak Acuh,Kepala SMAN Kie Tuai Protes dari Guru,Komite & Dewan Pendiri

    Bersikap Tak Acuh,Kepala SMAN Kie Tuai Protes dari Guru,Komite & Dewan Pendiri

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kie-T.T.S, Garda Indonesia | Ketidakadilan terjadi di SMAN Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Hal itu terjadi karena sikap Kepala Sekolah Yaner Benu, S.Pd. yang selalu mengambil kebijakan secara sepihak tanpa melalui pertimbangan yang matang, yang menyebabkan pengunduran diri dari tugas tambahan yang diemban oleh 3 orang guru. Selain itu, kekecewaan juga disampaikan oleh Dewan […]

  • Sampoerna Telekomunikasi Tunggak Pemasukan Negara Selama 2 Tahun

    Sampoerna Telekomunikasi Tunggak Pemasukan Negara Selama 2 Tahun

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia menunggak pembayaran Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Izin Pita Frekuensi Radio pada Rentang 450—457,5 MHz berpasangan dengan 460—467,5 MHz selama 2 (dua) tahun. Tunggakan atas pembayaran BHP IPFR Tahun Keempat (2019) dan Tahun Kelima (2020) itu berdampak terhadap pemasukan […]

  • 750 Calon Perwira Remaja TNI Polri Dilantik Presiden Jokowi

    750 Calon Perwira Remaja TNI Polri Dilantik Presiden Jokowi

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada Selasa, 14 Juli 2020, bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2020 yang bertempat di Istana Negara, Jakarta. Presiden dalam kesempatan tersebut melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 750 orang dari matra TNI dan Kepolisian. Para perwira yang dilantik […]

  • Sabu Raijua Wakil NTT dalam Even Wonderful Indonesia di Oslo Norwegia

    Sabu Raijua Wakil NTT dalam Even Wonderful Indonesia di Oslo Norwegia

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kabupaten Sabu Raijua menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ditunjuk menjadi wakil NTT untuk mengikuti even Wonderful Indonesia yang dihelat oleh KBRI Oslo di Norwegia pada 28—30 Juni 2019 Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari Sustainable Soft Diplomacy atau promosi terpadu ekonomi, budaya dan pariwisata dalam bentuk festival […]

expand_less