Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pakai Pompa Listrik PLN, Petani Sumba Timur Hemat Hingga 30%

Pakai Pompa Listrik PLN, Petani Sumba Timur Hemat Hingga 30%

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Kambera, Garda Indonesia | Marthen Manu (44), putra Sabu kelahiran  Sumba Timur bersama Istrinya Tutik Widyawati (31) yang berasal dari Nganjuk, Jawa Timur. Sebagai suami istri, pasangan ini sehari-hari berprofesi sebagai petani jagung manis dan pepaya seluas lebih kurang 500 m² di Kelurahan Mauhau, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Profesi petani telah ditekuni selama 10 tahun yang mengandalkan mesin pompa air berbahan bakar minyak dengan biaya Rp 700.000/bulan untuk empat kali panen/tahun. Namun, mulai Agustus 2022  melalui program electrifying agriculture dari PLN, Marthen beralih menggunakan pompa listrik.

Program electrifying agriculture  merupakan inovasi PLN yang memanfaatkan energi listrik di bidang pertanian, perikanan, perkebunan serta peternakan untuk memudahkan para petani untuk melakukan aktivitasnya  dengan lebih mudah, efektif dan hemat biaya operasional serta menambah produktivitas hasil pertaniannya.

Tutik Widyawati mengatakan, sebelumnya untuk mengairi kebun jagung manis dan pepaya, masih menggunakan genset untuk menghidupkan mesin pompa air. “Namun sekarang, kami sudah bisa menggunakan mesin listrik, maka kami pun beralih dari mesin genset ke Listrik PLN,” ujarnya.

Tutik pun sangat bersyukur dengan adanya listrik dari PLN untuk mengairi  kebun jagung dan pepaya karena dengan adanya inovasi dari PLN ini, tak perlu mengantre lagi membeli BBM untuk mengisi mesin genset. Melalui listrik PLN, mereka menghemat pengeluaran, di mana menggunakan mesin genset pengeluaran hingga 700 ribu, sedangkan memakai listrik dari PLN, hanya mengeluarkan uang 450—500 ribu rupiah.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PLN karena sudah membantu dalam pengairan perkebunan jagung manis dan juga pepaya. Semoga PLN lebih bisa meningkatkan lagi kinerjanya dan pelayanan lewat program electrifying agriculture dapat lebih bermanfaat bagi petani atau pertanian lainnya,” tandas Tutik.

Usai menggunakan mesin listrik PLN, petani jagung manis dan pepaya di Mauhau terus memanen 3 (tiga) bulan sekali dan dalam setahun bisa melakukan 4 (empat) kali panen berbiaya hemat.

General Manager PLN UIW NTT, I Gede Agung Sindu Putra berharap dengan adanya program ini, PLN dapat terus berinovasi   untuk membantu masyarakat mendorong dan mendongkrak peningkatan produktivitas pertanian.

“PLN siap mendukung masyarakat dengan program electrifying agriculture ini seperti membantu masyarakat dalam kegiatan pertaniannya. Kami melihat petani yang sangat antusias dengan adanya program ini. Mudah-mudahan dengan adanya pertanian jagung manis dan pepaya di  Mauhau, PLN dapat  menginspirasi  petani-petani lain di Sumba Timur bahkan di Pulau Sumba,” tutur Sindu.(*)

Sumber (*/PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiba di Kota Pancasila, Ini Agenda Kerja Presiden Jokowi

    Tiba di Kota Pancasila, Ini Agenda Kerja Presiden Jokowi

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Ende, Garda Indonesia | Presiden RI Joko Widodo tiba di Kabupaten Ende pada  Selasa, 31 Mei 2022. Presiden Jokowi berangkat menggunakan pesawat kepresidenan dari Bandara Internasional Udara Soekarno – Hatta Jakarta pukul 13.50 WIB dan tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende pada pukul 17.50 WITA. Usai tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende, Presiden […]

  • Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Tanaman Jagung bagi masyarakat yang bermukim di daratan seluas sekitar 15.000 km (termasuk di Negara Republik Demokratik Timor Leste[RDTL]) mempunyai beragam manfaat, mulai dari sebagai makanan pokok yang dapat diolah menjadi Jagung Katemak (rebusan bulir Jagung tua beserta beragam sayur mayur, red) dan Jagung Bose (jagung yang diolah dengan cara ditimpa […]

  • Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    Masa Kecil Tak Akan Datang untuk Kali Kedua

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Anto Narasoma Jakarta, Garda Indonesia | Masa kecil tak datang kedua kali. Karena masa adalah kesempatan untuk menikmati pengalaman yang tak mungkin sama dibanding masa-masa berikutnya. Saat kecil dulu, persahabatan antarsesama anak-anak pun terjalin murni. Yang ada di hati hanyalah mengumbar perasaan suka dan senang, serta saling menyenangkan. Persahabatan anak-anak dalam konteks bermain, […]

  • Pemda Belu Cipta Lapangan Kerja Produktif bagi 100 Orang

    Pemda Belu Cipta Lapangan Kerja Produktif bagi 100 Orang

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah daerah Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan 5 balai besar di Bandung, Semarang, Bekasi, Tangerang dan Medan menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Keterampilan Kerja Berbasis Unit Kompetensi tahun anggaran 2021; dibuka oleh Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. di aula Kantor Camat Atambua Barat pada […]

  • JNE Berbagi 10.000 Takjil Saat Ramadan 1444 Hijriah

    JNE Berbagi 10.000 Takjil Saat Ramadan 1444 Hijriah

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada Ramadan 1444 Hijriah atau di tahun 2023, JNE turut berbagi keberkahan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat kepada masyarakat luas yakni bagi-bagi 10.000 bingkisan takjil yang dilakukan di 12 Kantor Cabang Utama seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Surabaya, Bekasi, Semarang, Pontianak, Makassar, Palembang, Medan, Jogjakarta, dan Denpasar, berlangsung dari […]

  • IMO-Indonesia Teropong Indonesia Per Triwulan

    IMO-Indonesia Teropong Indonesia Per Triwulan

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia baru saja merilis sebuah lensa pembacaan yang perdana pada Kamis, 2 Januari 2025 dengan judul “Domino Efek Imbas PPN 12 Persen, Siapa Dirugikan?” sebagai wadah edukasi dan diseminasi informasi serta opini publik untuk memberikan alternatif pembacaan terkait peristiwa penting yang terjadi di Indonesia. Hasil pembacaan terhadap dinamika dan […]

expand_less