Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Definisi Orang Kaya vs Miskin ala Viktor Laiskodat

Definisi Orang Kaya vs Miskin ala Viktor Laiskodat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Ternyata gampang kok membedakan orang kaya dari orang miskin, begini versi Viktor Laiskodat. Dalam acara ulang tahun Bapanas (Badan Pangan Nasional) disampaikannya begini,

“Jadi ciri khas manusia kaya, itu lihat di tempat makannya. Kalau nasinya ambil banyak itu orang miskin, tapi kalau proteinnya banyak itu orang kaya.”

Viktor Laiskodat adalah seorang gubernur dari provinsi termiskin ketiga di Indonesia, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagaimana gambaran 15 daftar provinsi termiskin di Indonesia. Data BPS yang dirilis tahun 2023 berdasarkan persentase tingkat kemiskinan periode Maret – September 2022.

Papua 26,80%, 2. Papua Barat 21,43%, 3. Nusa Tenggara Timur 20,23%, 4. Maluku 16,23%, 5. Gorontalo 15,51%, 6. Aceh 14,75%, 7. Bengkulu 14,34%, 8. Nusa Tenggara Barat 13,82%, 9. Sulawesi Tengah 12,30%, 10. Sumatera Selatan 11,95%, 11. Sulawesi Barat 11,92%, 12. Daerah Istimewa Yogyakarta 11,49%, 13. Lampung 11,44%, 14. Sulawesi Tenggara 11,27%, 15. Jawa Tengah 10,98%.

Statistik mengenai kemiskinan di Indonesia secara umum ada penurunan. Dari 9,71% di tahun 2021 menjadi 9,57% di tahun 2022.

Mungkin Viktor Laiskodat sedang gusar dengan kondisi di provinsi yang dipimpinnya. Dia sempat bilang, jika masih terjadi keributan soal urusan beras, itu tandanya masyarakat sedang miskin.

Maka menurut Viktor, kebutuhan pangan di provinsinya itu harus didorong yang banyak proteinnya bukan yang banyak karbohidratnya. Bahkan menurutnya orang miskin makan lauk hanya dicium lalu makan nasi putih. Padahal makan nasi putih bisa bikin gendut

Katanya, “Itu dia makan sambil cium lagi nasi putih. Harusnya perbanyak protein supaya kamu jangan gendut.” Tambahnya, kebanyakan nasi juga bisa memicu diabetes, akibatnya bikin orang cepat ngantuk.

Lalu dia tak lupa berpesan, agar Bapanas segera menyosialisasikan pentingnya protein ketimbang karbohidrat.

Bagus sih pesannya, dan kita yakin Bapanas sudah mengerti itu.

Yang belum kita mengerti, lantaran belum disampaikan oleh Gubernur Viktor Laiskodat adalah apa saja inisiatif pemerintah provinsi NTT dalam menjamin ketersediaan pangan bergizi yang murah dan terjangkau oleh rakyatnya.

Jakarta, Selasa 15 Agustus 2023

Penulis merupakan Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah! DPT Pilkada Kota Kupang 2024, Linus Lusi: Jaga Netralitas

    Sah! DPT Pilkada Kota Kupang 2024, Linus Lusi: Jaga Netralitas

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | KPU Kota Kupang menghelat rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan kepala daerah (Pilkada) wali kota dan wakil wali kota Kupang tahun 2024. Penetapan DPT pada Kamis, 19 September 2024 di Hotel Harper, Kupang. Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe di hadapan PJ Wali Kota Kupang Linus Lusi, […]

  • “Bayar Cuma Tempel HP” Bank Indonesia Kembangkan QRIS NFC

    “Bayar Cuma Tempel HP” Bank Indonesia Kembangkan QRIS NFC

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta | Bank Indonesia (BI) mengembangkan alat pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) Tap berbasis interface Near Field Communication (NFC). Berbeda dengan QRIS sebelumnya memerlukan scan QR code melalui kamera, QRIS Tap memungkinkan transaksi dilakukan tanpa menggunakan kamera. Pengguna hanya perlu menekan tombol QRIS Tap dan mendekatkan ponsel mereka yang sudah mendukung NFC ke perangkat pembayaran yang ada, namun […]

  • Perubahan di Sensus Penduduk 2020, Masyarakat Isi Data Sendiri

    Perubahan di Sensus Penduduk 2020, Masyarakat Isi Data Sendiri

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sensus penduduk (SP) merupakan proses pendataan penduduk yang dilakukan 10 tahun sekali di Indonesia. Pada tahun 2020 akan diadakan sensus penduduk yang ketujuh kalinya untuk mengetahui jumlah penduduk di Indonesia. Menariknya, pada SP 2020 terdapat perubahan di mana akan dilakukan sensus daring (online). Sensus online merupakan pembaharuan yang dilakukan guna memanfaatkan […]

  • Kali Kedua, Bank NTT Beri CSR 250 Juta Kepada Pemda Rote Ndao

    Kali Kedua, Bank NTT Beri CSR 250 Juta Kepada Pemda Rote Ndao

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Ba’a, Garda Indonesia | Bank NTT Cabang Rote Ndao kembali memberi bantuan CSR senilai Rp250 juta kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Bantuan itu digunakan untuk pembangunan alun-alun Kota Ba’a dan membangun patung Bupati Pertama, Christian Nehemia Dillak, S.H. “Kami berterima kasih kepada Bank NTT yang telah menyalurkan CSR-nya kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao masuk tahap kedua,” […]

  • Anggaran Kemen PPPA Tidak Berubah, Menteri Bintang Maksimalkan Kinerja

    Anggaran Kemen PPPA Tidak Berubah, Menteri Bintang Maksimalkan Kinerja

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menghadiri Rapat Kerja (raker) bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, pada Selasa, 22 September 2020. Pembahasan utama rapat ini terkait penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian atau Lembaga Tahun Anggaran 2021 Hasil […]

  • Tapak Sepatu Energi di Sembalun– Mandalika Lombok

    Tapak Sepatu Energi di Sembalun– Mandalika Lombok

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Menapaki Pulau Lombok ibarat solah nasib (bahasa Lombok) yang bermakna nasib baik. Mengapa? Sebab bisa melahap keindahan, keramahan, eksotis pulau yang disebut Bali kedua itu merupakan anugerah-Nya. Ya, Dia izinkan diri ini dan 18 teman media dari Nusa Tenggara Timur (NTT) menggapai kesempatan mengikuti perhelatan media gathering Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus […]

expand_less