Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Mantan Napi Korupsi Nyaleg, Bagaimana Komitmen Parpol?

Mantan Napi Korupsi Nyaleg, Bagaimana Komitmen Parpol?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 27 Agu 2023
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Apa artinya “extra ordinary crime”, kejahatan luar biasa, kalau tindakan yang diambil biasa-biasa saja? Useless, percuma, enggak ngefek! Kita sudah sepakat bahwa korupsi itu tergolong kejahatan luar biasa. Paling tidak secara definisi. Walaupun dalam kenyataannya… jauh panggang dari api.

Nginep “sebentar” di Sukamiskin, dalam tempo “sesingkat-singkatnya” lalu bisa kembali bersuka tanpa jadi miskin. Padahal jadi miskin (dimiskinkan) adalah momok yang paling ditakuti para koruptor.

Korupsi di sini artinya yang dilakukan oleh koruptor yang sudah tertangkap maupun yang masih hahaha-hihihi sambil zzzzzzzzzz (ngorok) di ruang sidang.

Makanya, RUU Perampasan Aset Koruptor dan RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal adalah dua RUU yang terus-menerus dihalangi pengesahannya oleh para konspirator korupsi.

Indonesia Corruption Watch (ICW) baru saja merilis nama-nama mantan napi korupsi yang kembali menjadi calon legislatif (nyaleg). Nyaleg artinya ikut kontestasi pemilu, mau jadi pejabat negara lagi. Sementara ini ada 15 nama yang sudah terdeteksi.

Kenapa ICW yang merilis, kok bukan KPU? Yah, kita tunggu saja bersama jawaban KPU yang sampai sekarang masih bungkam.

Parpol (yang punya caleg mantan napi korupsi itu) juga bungkam. Apakah lantaran nama-nama caleg yang sudah keluar di DCS (daftar calon sementara) itu masih punya banyak “amunisi” yang juga bisa menguntungkan parpol? Soal idealisme pemberantasan korupsi? Ah… apa itu?

Kita sebut saja nama kelima belas eks napi korupsi itu, dari parpol (untuk DPR) dan independen (DPD). Ini daftar sementara ya, bisa jadi nanti bertambah panjang (belum lagi yang DPRD). Sumber dari DetikNews, Minggu 27 Agustus 2023:

Dari Partai Nasdem: 1) Abdillah, caleg DPR RI, dapil Sumut I, no urut 5, kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelewengan dana APBD. 2) Abdullah Puteh, caleg DPR RI, dapil Aceh II, no urut 1, kasus pembelian helikopter saat menjadi Gubernur Aceh. 3) Rahudman Harahap, caleg DPR, dapil Sumut I, no urut 4, kasus dana tunjangan aparat desa Tapanuli Selatan saat menjadi Sekda Tapanuli Selatan.

4) Eep Hidayat, dapil Jabar IX, no urut 1, korupsi pajak bumi dan bangunan Kabupaten Subang, mantan Bupati Subang. 5) Budi Antoni Aljufri, dapil Sumsel II, no urut 9, kasus suap Ketua MK, mantan Bupati Empat Lawang.

Dari Partai PKB: Susno Duadji, caleg DPR, dapil Sumsel II, no urut 2, korupsi pengamanan Pilkada Jabar 2009 dan korupsi penanganan PT Salmah Arowana Lestari

Dari Partai Golkar: Nurdin Halid, caleg DPR, dapil Sulsel II, no urut 2, korupsi distribusi minyak goreng Bulog.

Dari Partai PDIP: 1) Al Amin Nasution, caleg DPR, dapil Jateng VII, no urut 1, kasus suap Sekda Kab Bintan Kepri untuk memuluskan proses alih fungsi hutan lindung di Kab Bintan. 2) Rokhmin Dahuri, caleg DPR, dapil Jabar VIII, no urut 1, kasus dana nonbudgeter Departemen Kelautan dan Perikanan

Caleg independen (DPD): 1) Patrice Rio Capella, dapil Bengkulu, no urut 10, kasus gratifikasi proses penanganan perkara bantuan daerah, tunggakan dana bagi hasil, dan penyertaan modal sejumlah BUMD. 2) Dody Rondonuwu, dapil Kaltim, no urut 7, kasus dana asuransi 25 orang anggota DPRD Kota Bontang periode 2000—2004 (saat itu Dody anggota DPRD).

3) Emir Moeis, Dapil Kaltim, no urut 8, kasus suap proyek pembangunan PLTU di Tarahan. 4) Irman Gusman, Dapil Sumbar, no urut 7, kasus suap impor gula Perum Bulog. 5) Cinde Laras Yulianto, Yogyakarta, no urut 3, kasus dana purna tugas Rp 3 miliar. 6) Ismeth Abdullah, dapil Kepulauan Riau, no urut 8, kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran, mantan Gubernur Kepulauan Riau.

Bagaimana ini proses seleksinya (oleh parpol)? Ini kan ibarat memasang maling (atau mantan maling) untuk jadi satpam di rumah kita.(*)

Jakarta, Minggu 27 Agustus 2023

Penulis merupakan Direktur Pelaksana, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CINTA SIAGA, Relawan Sukarela Cetak Atribut Kampanye

    CINTA SIAGA, Relawan Sukarela Cetak Atribut Kampanye

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Para relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) melakukan sebuah gerakan sebagai wujud cinta dan komitmen. Para Relawan secara sukarela dan swadana mencetak atribut kampanye berupa kalender untuk SIAGA dengan menggunakan biaya pribadi. “Gerakan tersebut dimotori akademisi dan peneliti senior Dr. Antonius Bele bersama […]

  • Perdana, Gubernur Sulsel Jalan Kaki 2.2 Km Usai Sholat Idul Fitri

    Perdana, Gubernur Sulsel Jalan Kaki 2.2 Km Usai Sholat Idul Fitri

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar-Sulsel, Garda Indonesia | Untuk pertama kali dari seluruh Gubernur yang menjabat di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan jalan kaki sejauh 2.2 kilometer, usai Sholat Idul Fitri, di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu, 5 Juni 2019. Jalan kaki di pagi hari merupakan kebiasaan sosok dengan sejuta karya itu, sejak puluhan tahun silam. Pria kelahiran Kota […]

  • Wakil Bupati Sumba Timur Dukung Revitalisasi Bahasa Kambera

    Wakil Bupati Sumba Timur Dukung Revitalisasi Bahasa Kambera

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menghelat Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera yang merupakan implementasi Program Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah. Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera ini sebagai kegiatan terakhir rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Nusa […]

  • Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang di periksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 3 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Rabu, 20 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/05/19/3-positif-covid-19-dari-kota-kupang-hasil-transmisi-lokal-total-76-kasus-di-ntt/ […]

  • Dekranasda NTT Kolaborasi MOI Pecut Kelor Jadi ‘Supply Cain’ Berbasis Kualitas

    Dekranasda NTT Kolaborasi MOI Pecut Kelor Jadi ‘Supply Cain’ Berbasis Kualitas

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat ingin mengelaborasi dan mengembangkan potensi Kelor atau Moringa berkualitas ekspor dengan menggandeng Kang Dudi selaku owner ‘pengelola’ Moringa Organik Indonesia (MOI) yang menekuni Kelor sejak tahun 2013. Demikian penekanan Julie Sutrisno Laiskodat yang didampingi Bunda Maria Fransisca Djogo; Kiki dari Dapur Kelor; Courage, Mahasiswa Negara […]

  • Garnita NasDem NTT Latih Merajut Perempuan GMIT Glorya Tuatuka

    Garnita NasDem NTT Latih Merajut Perempuan GMIT Glorya Tuatuka

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perempuan GMIT Glorya Tuatuka di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkesempatan memperoleh pelatihan merajut dari Garda Wanita (Garnita) NasDem NTT yang dihelat pada tanggal 2—3 Oktober 2021. Diinisiasi oleh DPW NasDem NTT bertajuk “NasDem Peduli” ikut membantu pemerintah dalam membangun kembali laju perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk akibat bencana […]

expand_less