Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Poktan Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Untung Jutaan Rupiah

Poktan Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Untung Jutaan Rupiah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | Program hortikultura melalui Desa Berdaya yang dirintis oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) untuk para petani di wilayah Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT); telah menjadi sumber pendapatan utama bagi para anggota yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan).

Dari 10 (sepuluh) kelompok tani binaan PT PLN (Persero), 6 (enam) di antaranya sudah menuai hasil lewat panen perdananya. Tak tanggung-tanggung, hasil panen hortikultura ini diborong para pengepul sayur dan meraup keuntungan hingga jutaan rupiah. Hasil tersebut diperoleh dari 4 (empat) jenis varietas sayur yang sudah mulai dipanen, yakni 4.000 pohon sawi, 1.500 pohon pakcoy, 450 pohon bunga kol, dan 1.200 pohon fanbox.

PT PLN (Persero) juga turut serta memasarkan hasil panen sayuran hortikultura para kelompok tani ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Manggarai.  Adapun jenis tanaman lain seperti cabai, tomat, terong, timun, seledri, labu suprema, buncis, wortel serta lainnya diperkirakan akan dipanen 3 (tiga) minggu mendatang.

“Banyak sekali kemudahan selama ini, awalnya para petani cemas akan dijual ke mana semua sayur-sayur ini, puji Tuhan para pembeli memuji kualitas sayur binaan PLN,” ucap Nova, pendamping kelompok tani hortikultura.

Kini, lahan hortikultura kelompok tani binaan PT PLN (Persero) itu memiliki nilai ekonomis tinggi dan secara nyata telah memperkuat basis ketahanan pangan untuk mendukung wilayah Poco Leok sebagai kawasan penyangga untuk Manggarai Raya.

Melihat kebutuhan pasar yang semakin meningkat serta prospek dan keuntungan dari penjualan sayuran hortikultura yang menggiurkan, tak sedikit kelompok tani lainnya membuka lahan hortikultura baru secara mandiri.

Ketua Kelompok Tani Ca Nai Cako, Hendrik Epol, mengatakan selama 3 bulan terakhir, para kelompok tani sudah menggelar 6 kali panen dengan keuntungan jutaan rupiah. Dari hasil panen itu, Hendrik bersama anggota kelompoknya telah membuka lahan baru untuk pengembangan hortikultura.

“Luar biasa dan saya harus menyampaikan terima kasih kepada PLN,” ucap Hendrik Epol.

Program hortikultura yang digagas PT PLN (Persero) UIP Nusra ini berhasil mengubah lahan tidur seluas 3,6 hektare menjadi sektor pertanian produktif yang ditumbuhi beraneka tanaman hortikultura. Hal tersebut tak lepas dari kerja keras yang dilakoni oleh 167 orang warga binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra yang tergabung dalam sepuluh kelompok tani.

Bersama sepuluh kelompok tani ini, PT PLN (Persero) secara konsisten mengubah lahan semak belukar menjadi lahan hijau dan asri yang saat ini dikenal sebagai kawasan pertanian terpadu.

“Program Desa Berdaya ini menjadi bentuk kontribusi PLN dalam meningkatkan indeks SDM dan perekonomian masyarakat di wilayah sekitar pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok,” kata General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan.

PT PLN (Persero) memberikan pendampingan pertanian hortikultura kepada para kelompok tani mulai dari pembersihan lahan, pembuatan bedeng, semai benih, hingga pemasaran hasil panen.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teken Pedoman Implementasi UU ITE, Mahfud : Bisa Lindungi Masyarakat

    Teken Pedoman Implementasi UU ITE, Mahfud : Bisa Lindungi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 23 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Kapolri, dan Jaksa Agung resmi menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) Pedoman Kriteria Implementasi UU ITE. Adanya pedoman ini diharapkan penegakan hukum terkait UU ITE tidak menimbulkan multitafsir dan dapat menjamin terwujudnya rasa keadilan masyarakat, sambil menunggu RUU masuk dalam perubahan Prolegnas Prioritas Tahun 2021. Petunjuk teknis […]

  • Badan Narkotika Nasional Bakar 69 Ton Ganja di Aceh Utara

    Badan Narkotika Nasional Bakar 69 Ton Ganja di Aceh Utara

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Loading

    Sebanyak 151 personel gabungan dari berbagai institusi terlibat dalam operasi pemusnahan ini. Proses pembakaran dilakukan langsung di lokasi untuk memastikan seluruh tanaman ganja tidak disalahgunakan.   Aceh Utara | Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia memusnahkan ladang ganja seluas 6,5 hektare di Gampong Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, pada Kamis, 6 November 2025. Penemuan […]

  • Dibuka Wury Ma’ruf Amin, Dekranasda NTT Tuan Rumah Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha

    Dibuka Wury Ma’ruf Amin, Dekranasda NTT Tuan Rumah Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT telah melakukan berbagai terobosan strategis program pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di masa kepemimpinan Ketua Julie Sutrisno Laiskodat dan Wakil Ketua Maria Fransiska Djogo. Sejumlah prestasi ditorehkan Dekranasda NTT menjadi perhatian nasional. Pada tahun 2021, Dekranasda NTT menjadi tuan rumah pelaksanaan pembukaan program […]

  • Perhatian terhadap Perempuan dalam Konflik Agraria

    Perhatian terhadap Perempuan dalam Konflik Agraria

    • calendar_month Rab, 15 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Ketimpangan penguasaan lahan hutan antara yang dikuasai swasta dengan dikelola rakyat ternyata melahirkan banyak konflik agrarian. Dari luas sekitar 42,25 juta hektar hutan yang mendapat ijin usaha, hanya sekitar 4,14% kawasan hutan yang dikuasai masyarakat. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat, dalam tiga tahun terakhir (2015-2017) terjadi 1.361 konflik agrarian di Indonesia. Konflik […]

  • Membangun Perbenihan Tanaman Pangan di NTT

    Membangun Perbenihan Tanaman Pangan di NTT

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Emmanuel Richardo, S.P. Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia (IPBTI) Sektor pertanian sampai saat ini masih menempati peringkat pertama dalam menyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Nusa Tenggara Timur (NTT)  selama kurun waktu 2015—2019 di mana setiap tahunnya berada di angka yang mendekati 30%, tanaman pangan menyumbang antara […]

  • Suara Amanuban Utuh SIAGA

    Suara Amanuban Utuh SIAGA

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi terus melakukan konsolidasi politik di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ia berkampanye dan blusukan hingga pelosok-pelosok desa. Bahkan memilih tidur di rumah penduduk pedalaman TTS. Terhitung sudah empat hari, tamatan SMA Taruna Nusantara ini melakukan kampanye di Kabupaten dengan julukan The Freezing City. Terbaru SPK […]

expand_less