Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tular Nular Latih Milenial Kritis Hadapi Pemilu 2024

Tular Nular Latih Milenial Kritis Hadapi Pemilu 2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Des 2023
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Tular Nalar merupakan sebuah program pelatihan literasi digital yang diinisiasi oleh Masyarakat Anti fitnah Indonesia (MAFINDO) bersama Love Frankie dan didukung oleh Google.org.

Program Tular Nalar dilakukan di 38 provinsi di Indonesia. Kali ini, saat pelaksanaan di Kota Kupang, Tular Nalar bersama mitranya IRGSC (Institute of Resource Governance and Social Change) melaksanakan Sekolah Kebangsaan di Kampus STIM (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen) Kupang.

Sekolah Kebangsaan Tular Nalar dimaksudkan untuk melatih kaum muda menyebarluaskan cara berpikir kritis terhadap hoaks dan disinformasi seputar Pemilu.

Tular Nalar dihelat pada Kamis, 7 Desember 2023, dibuka dengan sambutan dari Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento yang mengingatkan betapa peran generasi milenial dan generasi z penting untuk menjadi motor penggerak dalam menghadapi pemilu 2024.

“Jumlah generasi milenial dan generasi z yang mendominasi pemilu 2024 nanti diharapkan dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk menjadi pemilih muda yang kritis,” tekannya.

Ketua STIM Kupang yang diwakili oleh Wakil III Ketua STIM Kupang, Aldrin Alexander, S.E., MM..Mketika membuka kegiatan Tular Nalar mengharapkan agar mahasiswa bisa menularkan pengetahuan kritis kepada masyarakat umum.

Kegiatan Sekolah Kebangsaan Tular Nalar melibatkan peserta dari Kampus STIM Kupang dan Kampus Universitas Katolik Widya Mandira Kupang dengan total 90 orang.

Ketua panitia Emanuel Kosat dalam pesanya menegaskan kembali agar para pemilih muda menyadari bahwasannya perannya sangat krusial untuk mengidentifikasi hoaks melalui literasi media dan pemikiran kritis.

“Jumlah pemilih muda mencapai 52 persen dari total 204 juta voters menurut KPU RI, maka anak muda tidak saja dominan secara jumlah tetapi juga wajib menjadi determinator pemilu yang idealis dan progresif,” tutup Emanuel.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Kupang: “Tanam Pohon.. Iya!, Tebang Pohon.. Tidak Boleh!

    Walikota Kupang: “Tanam Pohon.. Iya!, Tebang Pohon.. Tidak Boleh!

    • calendar_month Ming, 30 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id – Pohon yang berada di perkotaan mampu membersihkan udara dari partikulat kotor, sehingga bisa menyelamatkan satu kehidupan per tahun di tiap kotanya (Penelitian dari Davey Institute dan Departemen Kehutanan AS). Disamping itu Fungsi pohon untuk menyediakan air bersih, menurunkan pencemaran udara (sebuah pohon dapat menyerap sebanyak 48 ton karbondioksida per tahun), menyehatkan […]

  • Layanan Internet PLN Desa Pintar di Poco Leok Manggarai

    Layanan Internet PLN Desa Pintar di Poco Leok Manggarai

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Selain penyediaan layanan internet, melalui program PLN Peduli Desa Berdaya di kawasan geotermal PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok, PT PLN (Persero) UIP Nusra aktif mendukung terwujudnya desa pintar, sehat, dan mandiri melalui sejumlah program lainnya, di antaranya budidaya hortikultura, serta pemugaran sanitasi dan MCK.   Ruteng | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa […]

  • Kiat Sukses Belajar Daring Saat Pandemi

    Kiat Sukses Belajar Daring Saat Pandemi

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Siapa pun tidak siap untuk bersekolah dengan metode pembelajaran daring atau online. Setiap guru dan anak didik di wilayah yang melakukan belajar mengajar di rumah belum tentu difasilitasi infrastruktur dan peralatan yang memungkinkan belajar melalui daring. Situasi pandemi masih mengakibatkan pelaksanaan tahun ajaran dan tahun akedemik baru 2020/2021 dengan menerapkan belajar […]

  • Dekranasda NTT Kolaborasi MOI Pecut Kelor Jadi ‘Supply Cain’ Berbasis Kualitas

    Dekranasda NTT Kolaborasi MOI Pecut Kelor Jadi ‘Supply Cain’ Berbasis Kualitas

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat ingin mengelaborasi dan mengembangkan potensi Kelor atau Moringa berkualitas ekspor dengan menggandeng Kang Dudi selaku owner ‘pengelola’ Moringa Organik Indonesia (MOI) yang menekuni Kelor sejak tahun 2013. Demikian penekanan Julie Sutrisno Laiskodat yang didampingi Bunda Maria Fransisca Djogo; Kiki dari Dapur Kelor; Courage, Mahasiswa Negara […]

  • Komitmen Berantas Korupsi, Mantan Napi Korupsi Jadi Komisaris BUMN ?

    Komitmen Berantas Korupsi, Mantan Napi Korupsi Jadi Komisaris BUMN ?

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas To the point saja. Perihal siapa yang mesti “mengawal” total aset BUMN yang kabarnya telah mencapai Rp.8,400 triliun ini? Kita tahu bahwa operasional BUMN diawasi oleh Komisaris, maka soal pengangkatan Komisaris di BUMN pun dibikinlah aturan (pedomannya). Beginilah bunyinya: Persyaratan Anggota Dewan Komisaris, syarat materiilnya meliputi: 1) Integritas dan moral dalam […]

  • Mengapa Praktik Oligarki & Demokrasi Semu Tumbuh Membudaya?

    Mengapa Praktik Oligarki & Demokrasi Semu Tumbuh Membudaya?

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Sumarna, APN Ditjen Strahan Kemhan Pesatnya kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di era globalisasi sangat berdampak terhadap perubahan cara pandang dan pola pikir manusia, termasuk setiap WNI dalam menghadapi dinamika dan problematika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta kehidupan politik dan berdemokrasi yang dilandasi nilai-nilai ke-Indonesia-an berbasis legitimasi negara. Hingga saat […]

expand_less